Friday, December 18, 2015

Cita-citaku

            Dalam menjalani kehidupan, kita tidak bisa terlepas dari cita-cita. Karena cita-cita sendiri merupakan suatu spirit yang sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan yang monoton. Dengan memiliki cita-cita, kita akan termotivasi untuk bisa sukses dalam menjalanin kehidupan ini.
            Lalu cita-cita saya apa? Saya ingin menjadi game developer. Mengapa? Karena saya suka main game. Saya ingin membuat game yang beredukasi dan seru. Jadi selain kita mendapatkan kesenangan dalam memainkan game, kita juga bisa mendapatkan ilmu.
            Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, saya harus bisa mengenal cita-cita saya lebih baik/dalam lagi, tidak cepat merasa puas, tidak menyerah, terus mengembangkan apa yang telah saya dapatkan serta berdoa.
            Akan tetapi, kadang kala apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan. apabila saya kurang beruntung dalam mewujudkan cita-cita saya untuk menjadi game developer, alternatif saya adalah menjadi Dosen di Teknik Informatika. Karena saya ingin membagi ilmu yang saya peroleh dalam meraih cita-cita saya sebelumnya ke orang lain.

Nama   : Devi Indah Sari
NRP     : 5115100138

Tuesday, December 15, 2015

Intelligent System Developer

Tugas STI yang ketiga: menceritakan cita-cita / profesi di bidang teknologi informasi. Jujur sampai sekarang saya belum yakin mau fokus ke bidang apa saya nanti. Tapi karena kebetulan dapat tugas ini, saya coba mencari informasi mengenai bidang-bidang / profesi yang mugkin bisa diambil di bidang IT. Saya menemukan satu yang menarik, yaitu Intelligent System Developer.

Yang ada di pikiran saya tentang Intelligent System Developer (ISD) adalah Artificial Intelligent (AI), dan yang saya tahu tentang AI adalah system / program AI yang ada di game-game. Ternyata ISD tidak hanya sebatas AI dalam game saja, tetapi ada juga system seperti face / voice recognition, intelligent system, virtual reality, dll.

Yang membuat saya tertarik adalah bagaimana membuat sebuah komputer / perangkat bisa memiliki kecerdasan seperti layaknya manusia. Padahal semua inputan yang mungkin akan kita berikan kepada komputer mungkin aneh, seperti  contohnya system face recognition. Atau mungkin juga memiliki bayak kemungkinan yang mungkin tidak akan bisa diprediksi hanya dengan beberapa langkah dan bagaimana mengambil keputusan yang tepat, seperti contohnya membuat system AI untuk game yang mana apa yang dilakukan player bisa sangat bervariasi dan mungkin bisa menghasilkan jutaan kemungkinan.

Karena itulah saya jadi tertarik untuk mengenal lebih jauh tentang intelligent system. Saya juga coba cari informasi apa saja yang dibutuhkan untuk bisa menguasai intelligent system. Ternyata yang dibutuhkan adalah menguasai tentang probabilitas, computational intelligent, data mining, artificial intelligent, computer vision, dsb.

Itulah cerita saya mengenai Intelligent System Developer. Tapi saya belum pasti ingin menjadi seorang Intelligent System Developer, karena saya masih ingin menelusuri semua yang ada di bidang IT ini agar bisa memilih yang terbaik.

Sekian dari saya, terima kasih.

Ronald Andrean
5115100174

Friday, December 11, 2015

Cita-cita Saya

Cita-cita saya adalah menjadi game developer.
Game developer adalah cita-cita saya.

Apa itu?

Orang yang membuat game.

Kenapa?

Saya suka game.
Saya suka suka programming.
Saya suka animasi dan kartun.

Lalu?

Saya belajar.
Saya kuliah.
Saya berdoa dan berusaha.

Supaya?

Cita-cita dapat terwujud.

Pius Pambudi 5115100069.

Alasan bisa memilih informatika

Assalamu'alaykum Wr Wb

          Mengambil kuliah di jurusan teknik informatika bukanlah hanya untuk sekedar mencari gelar atau melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Ada berbagai alasan yang membuat saya ingin masuk (alhamdulillah udah masuk) ke jurusan yang hubungannya sering kali dihubungkan dengan "komputer". Saya cukup menyukai dunia IT, karena banyak hal bisa berkaitan dengan IT, serta perkembangannya yang tak ada habis-habisnya. Lalu hal apa yang bisa membuat saya "terjerumus" ke dunia IT?, tidak lain dan tidak bukan adalah game. Hal paling pertama yang saya lakukan dengan komputer adalah game, membuat saya berkutat dengannya hingga berjam-jam, membuat penasaran mengapa komputer bisa berjalan seperti itu, dan jadilah saya seperti sekarang.

Ada apa dengan game?

          Saya sangat suka bermain game, terutama game-game yang bergenre RPG. Lalu apa hubungannya dengan cita-cita saya?. Saya sangat suka bermain game "Final Fantasy", game besutan square enix ini cukup menyerap banyak perhatian "gamers" diluar sana, perusahaan square enix sudah merelease banyak game bergenre RPG yang memiliki rating yang baik, bahkan bagus di dunia game. Inilah salah satu cita-cita saya, bekerja di perusahaan produsen game square enix (dulu bernama square soft).

Apa yang dilakukan untuk mencapainya?

          Karena saya tidak memiliki bakat di bidang desain grafis, apalagi musik, maka saya bisa menuju kesana dengan menjadi bagian di game programmer, dan untuk menjadi hal tersebut maka mengambil jurusan teknik informatika adalah pilihan yang tepat menurut saya. Saya sebenarnya juga ingin menjadi bagian menjadi game designer, tapi sepertinya untuk langsung kesana akan sangat sulit, maka menjadi game programmer adalah hal yang tepat menurut saya, mungkin nantinya nama saya akan ada di credit screen saat ending game tersebut :p

Apa ada cita-cita lain yang pernah terbesit?

          Saya sempat pernah berfikir sebuah cita-cita lain, yakni membuat aplikasi saat saya tetap bisa duduk dirumah, jadi saya bekerja, namun tidak meninggalkan rumah. Saya juga pernah berfikir membuat sebuah aplikasi yang sangat berguna dan bernilai jual diluar sana, jadi saya hanya tinggal menunggu uang mengalir ke rekening saya B) .

Bagaimana jika tidak tercapai?

          Tidak semua hal berjalan sesuai keinginan atau rencana, lalu bagaimana jika saya tidak bisa menjadi cita-cita saya?, saya mungkin akan menjadi web developer atau bekerja di perusahaan hardware, karena dua hal diatas sepertinya cukup menarik untuk dipelajari.

Extra1 : Kenapa Square Enix?

          Mungkin ada yang bertanya mengapa square enix, padahal produsen game-game diluar sana banyak, seperti EA,Ubisoft atau sejenisnya. Seperti yang saya sebut diatas, saya sangat suka game bergenre RPG, dan square enix adalah pilihan yang paling tepat, karena rata-rata game keluaran square enix bergenre RPG.

Extra2 : Jika bisa, ingin menjadi bagian di game apa?

          Ada 2 series game yang menurut saya sangat senangi, yaitu Final Fantasy dan Kingdom Hearts, saya berharap bisa menjadi bagian di dalam pembuatan 2 game itu, aamiin. FYI, Final Fantasy dan Kingdom Hearts merupakan series game, jadi memiliki banyak game dengan nama itu (Final Fantasy main linenya sudah sampai FF15).

Terima kasih sudah membaca artikel saya, saya mohon doanya agar cita-cita saya bisa tercapai (yang doain semoga cita-citanya juga tercapai :p) aamiin.

Nama :Rezky Alamsyah
NRP   :5115100109

VALVE !


Cita cita saya dalam bidang teknologi informasi adalah ingin menjadi konsultan game, dan menjadi game designer dalam Valve Corporation. Valve Corporation itu sendiri adalah perusahaan game developer yang berada di Amerika Serikat. dan didirikian pada tahun 1996 dengan nama Valve Software, didirikan oleh mantan pegawai Microsoft Gabe Newell and Mike Harrington. Perusahaan ini sudah membuat beberapa game yang cukup terkenal seperti Half-Life, Counter-Strike, Portal, Day of Defeat, Team Fortress, Left 4 Dead seri video game. dan Dota 2 termasuk dalam salah satu hasil dari Valve yang cukup sukses.



Mengapa Valve? karena saya termasuk salah satu penggila game seperti Dota 2. saya berkeinginan terjun langsung kedalam dunia game tersebut, karena sesuai dengan passion saya.


Untuk mencapai cita-cita saya, saya akan memperdalam skill dalam dota 2, memperdalam pengetahuan tentang game, belajar bahasa inggris lebih dalam lagi, dan mungkin mengikuti beberapa tambahan pelajaran yang mendukung tentang game.

jadi target saya setelah lulus dari Teknik Informatika sudah mendapat bekal tentang dunia game dan dapat daftar ke Valve Corporation, sehingga diharapkan akan lebih mudah masuk kesana.

Jika cita-cita saya tercapai maka saya akan sangat senang dapat bekerja ditempat yang sesuai dengsn hobby dan passion saya. dan saya mungkin lebih memilih menetap di United States.


Nama : Narendra Haryo Bismo
NRP : 5115100009

Banyak Cita-Cita, Jadi Bingung Nih (?)

Sebenarnya cita-cita yang saya miliki banyak sekali akan tetapi saya akan ringkas menjadi 4 cita-cita yang harus saya capai setelah lulus dari Teknik Informatika ITS ini, apa saja ?? Yak, inilah listnya :

1. Membuat framework untuk web design
Sebelumnya, framework adalah sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi. Kenapa saya ingin membuat suatu framework karena saya ingin membuat suatu framework web progamming yang lebih mudah digunakan sehingga banyak orang nantinya dapat membuat suatu website dengan lebih mudah dan pastinya saya ingin memiliki suatu framework yang sesuai dengan ciri khas saya.  Contoh framework yang sering digunakan dalam web progamming adalah Bootstrap dan JQuery.            





2. Membuat sistem operasi

Sistem Operasi adalah  komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Contoh sistem operasi adalah LinuxAndroidiOSMac OS X, dan Microsoft Windows.

3. Membuat game
Nah, membuat game merupakan projek jangka panjang saya karena game yang saya akan buat cukup rumit, yaitu game simulasi Manajer Sepakbola. Mengapa ? Karena menurut saya seru bisa menjadi seperti seorang Manajer Sepakbola, memang sudah banyak game seperti ini akan tetapi saya ingin mencoba membuatnya sendiri. Contoh game seperti ini adalah Football Manager, FIFA Manager, Top Eleven.




4. Menjadi seorang web designer sekaligus web progammer yang dapat bekerja sekreatif mungkin


MOHAMMAD FIKRI
5115100049

My Dream...

Sejak SMA tidak pernah terbayang jika saya akan kuliah T.Informatika, sejak dulu saya tidak terlalu tertarik dengan dunia IT, tidak terbesit pikiran sedikitpun bahwa saya masuk jurusan ini. Tapi pada akirnya saya memilih jurusan ini karena orangtua saya mengusulkan untuk mangambilnya. Memang awalnya saya ragu, tapi bagaimanapun keinginan orangtua adalah yang nomer satu, jadi saya mulai memasuki dunia IT. Tak disangka-sangka saya merasa cocok dengan apa yang ada, memang sangat sulit diawal tapi bila dijalani dengan sepenuh hati maka sesulit apapun tidak akan terasa.

Ditahun pertama ini saya masih bingung ingin menjadi apa setelah lulus nanti, ataukah memiliki pekerjaan sebelum lulus saja? sebenarnya saya masih baru dibidang IT belum memutuskan jalan mana yang ingin saya ambil karena saya belum mengerti dibidang apa saya lebih unggul.

Tetapi untuk saat ini saya tertarik menjadi Site Reliability Engineer di Google, tugas Site Reliability Engineer sendiri adalah memastikan bahwa situs Google berjalan normal dan tidak mengalami down.
pasti sulit untuk mencapai hal tersebut, apalagi untuk pemula seperti saya, tapi bila kita berusaha dan ditambah dukungan dan doa orangtua apasih yang ngga'. 

sekian sedikit ulasan mengenai cita-cita saya yang masih remang-remang, semoga saya bisa mencapainya amin.....


Hidayatul Munawaroh
5115100054

GALAU CARI CITA-CITA


Kalau ditanya cita-cita, saya selalu kesulitan untuk menjawab. Memang sih dari dulu saya tidak pernah terlalu memikirkan masa depan, pokoknya yang sekarang terjadi, lakukan saja sebisanya. Dengan pemikiran yang sangat nggak ambisius seperti itu, saya belum mendapatkan kendala yang berarti. Makanya saya masih belum mulai berpikir tentang masa depan dengan serius. Saya tahu itu bukanlah hal yang baik, tapi apa daya, saya sangat tidak termotivasi untuk memikirkan masa depan.
Walaupun saya tidak punya cita-cita sekarang, bukan berarti saya tidak pernah punya cita-cita. Duluuu sekali, saat saya masih di bangku sekolah dasar kelas 3, saya ingin menjadi dokter. Cita-cita yang sangat mainstream memang, tapi alasannya bukan “soalnya aku pingin menyembuhkan orang sakit” atau semacamnya :v sebenarnya saya ingin jadi dokter karena ingin seperti ayah saya yang kebetulan adalah seorang dokter.
Begitu beranjak ke kelas 6, karena kegemaran saya menggambar dan membaca manga, saya ingin sekali menjadi seorang mangaka aka komikus. Tapi orang tua saya tidak membolehkan karena ada hadits yang melarang kita untuk menggambar manusia atau hewan. Tapi tentu saja walaupun dilarang, saya tidak terlalu mengindahkan larangan orang tua saya. Saya tetap latihan menggambar dan terus membaca manga, dan terkadang mengarang cerita untuk komik yang ingin saya buat. Dan hingga pada akhirnya saya menemukan sebuah profesi bernama arsitek saat sudah kelas 3 SMP. Pada saat itu saya berpikir, menjadi arsitek adalah cita-cita yang tepat, mengingat larangan agama untuk menggambar orang dan hewan.
Beberapa bulan setelahnya, tiba-tiba saja saya tidak dapat menjadi arsitek. Kenapa? Karena ternyata saya buta warna parsial. Saat itu kakak saya yang pertama baru lulus SMA dan akan mendaftar kuliah, dan dia ingin melanjutkan studinya ke arsitektur UB. Sebagai persyaratan, kakak saya harus bebas buta warna. Oleh karena itu, ayah saya memberikan tes buta warna kepada kakak saya. Melihat sesuatu yang tidak biasa, kami sekeluarga bergerombol mengelilingi ayah dan kakak saya untuk melihat keberlangsungan tes buta warna tersebut, dan ternyata dari enam orang anak orang tua saya, ada satu yang buta warna.
Mulai saat itu, saya sudah kehilangan ketertarikan untuk memikirkan masa depan. Sebenarnya hingga sekarangpun saya tidak tertarik untuk memikirkan masa depan. Cita-cita? Saya belum punya.
Tapi kalaupun harus ada, saya memiliki 2 pekerjaan yang menarik bagi saya. Pertama adalah cita-cita paling mainstream buat anak informatika (kayaknya), yaitu game developer. Mengingat saya suka kecanduan main game, saya ingin menghancurkan masa depan anak-anak di dunia dengan game yang akan saya buat sampai mereka semua juga kecanduan dan melalaikan sekolah mereka :v oke itu bercanda, tapi kalau boleh jujur, saya tidak punya alasan apa-apa selain karena saya suka main game. Untuk masalah strategi untuk bisa menjadi seorang game developer, saya pribadi sudah mulai mendalami dasar-dasar pemrograman. Untuk sekarang, saya mengikuti CP (Competitive Programming) yang dibina oleh Bapak Rully Soelaiman. Walaupun baru belajar hal-hal yang sangat dasar di CP, saya benar-benar merasa mendapat banyak ilmu yang tidak saya dapatkan di kelas. Dan jika kelak saya tidak bisa menjadi seorang game developer, saya akan memilih pekerjaan yang saya pikir menarik setelah game developer.
Pekerjaan menarik yang kedua adalah UI designer. Alasannya sudah sangat jelas, karena saya passionnya sebenarnya di gambar. tapi kenapa saya jadikan hal yang sebenarnya adalah passion saya di pilihan kedua? Karena saya tidak pede dengan kemampuan saya. Dibandingkan orang-orang yang memang mendalami desain visual dan semacamnya, saya akan butuh belajar sangat banyak untuk bisa menyaingi mereka. Untuk sekarang, walaupun menjadi UI designer adalah pilihan kedua, saya masih tetap rajin coret-coret di kertas dan buku, hehe. Walaupun pasti nanti saya perlu belajar lebih banyak lagi, tapi untuk sekarang saya akan mendalami dasar-dasar menggambar yang dapat saya pelajari secara otodidak.
Kalau pilihan kedua juga tidak bisa gimana? Hmm, mungkin saya akan jadi pekerja kantoran saja. Atau freelancing jadi programmer, hehe.
Yah, begitulah kira-kira kegalauan saya tentang cita-cita saya. Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca, kalau ada pertanyaan jangan sungkan-sungkan untuk bertanya :3

M. Rosyid Abdurrohman

5115100144

Cita - Cita ku Sebagai Mobile Application Development

Dengan perkembangan IT yang begitu maju, saat ini banyak orang yang lebih memilih ponsel untuk melakukan banyak hal dari pada harus memakai laptop, karena lebih mudah untuk dibawa kemana mana. Dengan aplikasi yang dapat diinstal di ponsel dengan berbagai mudah sesuai kebutuhan membuat banyak orang beralih menggunakan ponsel, dengan demikian membuat ku tertarik untuk ikut membuat dan tidak hanya menjadi pengguna.

Untuk membuat apps mobile banyak yang harus dipertimbangkan, seperti panjang ukuran layar, spesifikaasi hardware, meminimalkan penekanan tombol, memperhatikan keterbatasan pengguna, konfigurasi, dan desain juga merupakan hal penting dalam pembuatan aplikasi mobile.
Untuk mencapai cita cita ini, saya harus melatih kemampuan saya di bidang IT, mencari informasi tentang perkembangan IT dan mencari ilmu nya sebanyak mungkin serta berpikir kritis dan pantang menyerah. Berusaha mengatur waktu sebaik mungkin dan belajar bekerja sama juga diperlukan. Saya akan banyak belajar dasar dasarnya, belajar dengan orang orang yang lebih berpengalaman, meningkatkan kreaktivitas, serta tidak lupa berdo'a dan meminta do'a orang tua.
Dengan kuliah di teknik informatika tentu saya berharap dapat mencapai cita cita saya dengan ilmu yang saya dapat.

demikian yang dapat saya uraikan, semoga cita cita saya terwujud dan berjalan dengan lancar.

Ari Setyaji
5115100104


Jika Aku Menjadi






                Cita – cita, 

 

                Jika bicara cita – cita tentu semua orang memiliki cita – cita, oleh karena itu banyak pula macamnya cita – cita yang ada. Contohnya menjadi dokter, pilot, astronot, presiden, atau pun menjadi seorang hokage (?), bebas bagi kita untuk memilih selama itu pekerjaan yang baik dan untuk tujuan  yang baik.  Selain itu pada umumnya untuk  tiap cita – cita macamnya banyak juga atau bisa dibilang sebagai spesialisasi , misalnya kita menjadi dokter. Ada yang namanya dokter gigi, dokter anak, dokter hewan, dokter gigi anak hewan (?), dari  situ kita harus mulai berpikir  untuk menentukan sesuai minat dan bakat kita.  Semua itu jika kita bicara tentang cita – cita keprofesian. Selain itu ada juga cita – cita diluar itu semua, bisa dibilang sebagai cita – cita informal. Sebagai contoh ada seseorang yang ingin membahagiakan orang tuanya, ada yang bekerja secara rela di bidang kemanusiaan, ada yang menyerahkan segenap hidupnya untuk menekuni keagamaannya, bahkan untuk berpetualang mencari tujuh bola naga(?). Selama untuk tujuan yang baik dan tidak mengganggu kenyamanan hidup bersama sah saja untuk mencita – citakan semua itu. 


                Dari kilasan yang saya tulis di atas (walaupun sedikit tidak masuk akal) ada poin – poin yang saya dapat dari berpikir dalam merangkai cita – cita. Dalam konteks sebagai mahasiswa teknik informatika tentu kita memiliki  satu cita – cita yang sama yaitu untuk menjadi seorang yang bekerja di  bidang IT. Tetapi apakah itu cukup , dilihat dari perkembangan di jaman digital ini tentunya lingkup kerja di bidang IT semakin luas. Jadi menyinggung apa  yang saya katakan diatas kita membutuhkan spesialisasi dalam menekuni cita  - cita kita sebagai seorang IT Proffessional. 


                Bekerja di bidang  IT memiliki banyak spesialisasi yang dapat ditekuni. Sebagai bukti laboratorium di Teknik Informatika saja ada 9. Pada umumnya pekerjaan di bidang IT adalah sebagai system analyst , application designer, web developer, database administrator, security system, quality assurance atau tester, IT consultant, atau bergerak di online marketing sebagai Technopreneurship.
                Kalau begitu setelah banyak omong kosong di atas apa cita – cita saya? Untuk sekarang saya tidak memiliki cita – cita yang realistis. Tetapi saya punya impian untuk bekerja di perusahaan grafis komputer seperti NVIDIA atau Radeon. Alasan saya adalah saya tertarik dengan game – game yang memiliki kualitas grafis tinggi. Game – game ini tentunya dapat tampil optimal jika di support dengan perangkat  grafis komputer yang berkualitas baik pula. Dari situ timbul rasa ingin tahu bagaimana cara kerja sebuah grafis komputer sehingga bisa menghasilkan kualitas gambar yang bagus.


 

                Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk membuat sebuah aplikasi atau program yang menyangkut bidang musik. Keinginan ini berawal dari kekaguman saya pada seorang musisi dari sidoarjo yaitu Doddy Hernanto. Beliau adalah founder Rick Harnes guitar yang memiliki keunikan yaitu efek gitar yang digunakan bisa menggunakan gadget keluaran apple. Dari situ muncul ketertarikan saya untuk membuat aplikasi di bidang musik.


Di atas saya menyinggung cita – cita informal seseorang, saya juga memiliki cita – cita seperti itu, yaitu membahagiakan orang tua dan menjadi anak yang bisa menunjang kebutuhan ekonomi keluarga. Cita – cita ini penting bagi saya karena keluarga saya adalah alasan untuk saya  berjuang menuntut ilmu agar kelak saya menjadi orang yang sukses dan tidak lupa diri karena semua yang ingin saya capai semua berasal dari keluarga, orang tua dan saudara – saudara saya.
                Sekian terima kasih.

Nama : Racsi Beryl Wirawienta Hartono
NRP  : 5115100064

Jadi orang yang berguna? Please, be more specific!

   Mendung tak selalu berarti hujan. Ketika kau mau tersenyum, maka itulah mentari yang kau cipta sendiri. Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam rekan kolega! Masuk pada penghujung tahun, hujan mulai hadir hari demi hari, materi semakin jauh mesti di kejar, tumpukan buku menanti dibaca menuju UAS, tugas akhir semester menunggu untuk dijamah. Tapi bukan berarti kita harus nyerah sama situasi, bukan berarti lepas tangan pada semester awal. Jalan kita baru dimulai kawan, ingat kembali kenapa kita mau masuk ke Teknik Informatika ITS, ingat kembali soal mimpi-mimpi, cita-cita yang ada dalam diri masing-masing. Nah, bicara soal cita-cita, semua orang pasti punya. At least, cita-cita jangka pendek seperti lulus matkul Kalkulus dengan nilai A......

   Lantas, apasih cita-cita saya sendiri? apa yang saya mimpikan? Jadi orang yang berguna? Memang tidak ada yang salah dengan menjadi orang yang berguna. Tapi, ayolah. Jadi orang yang berguna merukapan sebuah keharusan, bukanlagi mimpi. Bahkan (maaf) tukang becak sekalipun merupakan orang yang berguna. Kenapa? Karena mereka membayar pajak yang berguna bagi bangsa dan negara. Lah terus? Apa dong? Menjadi seorang Mobile Apps Developer merupakan mimpi saya, lebih bagus lagi jika bisa membangun sebuah perusahaan berbasis Pengembangan Aplikasi Mobile dengan saya sendiri sebagai CEO.
  
   Kenapa saya ingin menjadi seorang Mobile Apps Developer?
  • "Pekerjaan paling menyenangkan di dunia adalah hobi yang dibayar" -Ridwan Kamil. Tidak perlu penjelasan panjang tentang ini saya rasa.
  • Dari 256juta penduduk Indonesia, 75juta diantaranya merupakan pengguna internet, dan 308 juta tercatat aktif menggunakan mobile network (1 orang memiliki lebih dari 1 handphone). Dapat kita lihat betapa menjanjikannya pekerjaan ini.
  • Perkembangan smartphone yang makin hari makin pesat, hal ini juga mempengaruhi gaya hidup masyarakat.
  • Penggunaan mobile apps yang terus meningkat setiap tahunnya
   Strategi untuk mewujudkannya apa saja? Yang pertama dan paling utama adalah bergerak mulai dari sekarang, Mengembangkan kemampuan di bidang programmer, mencari lebih banyak ide untuk desain aplikasi, Karena seperti yang kita tahu untuk membuat apps yang menarik butuh lebih dari sekadar ngoding yang bagus, Mulai dari ide, desain menarik, sampai pengalaman user yang memuaskan, semuanya harus diramu dengan baik untuk menghasilkan apps yang keren pula.
   Apps yang bagus tidak serta merta ada hanya karena kita punya ide, dieksekusi, setelah itu dilempar ke store lalu tiba-tiba masuk top 10 download. Banyak hal yang perlu diperhatikan seperti riset pasar, mengumpulkan feedback, dan memperbaiki proses berdasarkan masukan dari user tsb. Oleh karena ini, berkolaborasi dan membangun tim yang tepat dalam menghasilkan sebuah aplikasi dan produk sangatlah penting, karena cuma dengan cara itu kita bisa membuat karya yang kuat. 
   Jika nantinya cita-cita saya menjadi founder sekaligus CEO di bidang Mobile Apps Development, setidaknya saya harus bisa menjadi seorang mobile apps developer yang bekerja secara freelance, baru nantinya sedikit demi sedikit mengembangkan sayap ke pelosok negeri!!


Ivan Fadhila
5115100039


Road To Success

                   Haloo... Bagaimana kabar anda? Saya harap kabar anda baik-baik saja. udah tidak tersa kalau sudah mau EAS, kalau denger EAS ada kabar buruk. kabar buruknya kalo sudah EAS itu kita meninggalkan semester 1 yang dimana ada mata kuliah STI yang diajar oleh bapak imam sedih nih, meskipun tidak diajar lagi InsyaAllah masih bisa ketemu dengan bapak imam di lingkungan Teknik Informatika. oh ya saya ada cerita nih, saya mau cerita tentang cita-cita saya.

Bagaimana sih ceritanya saya bisa tertarik di Teknik Informatika?

Dulu ketika TK, SD, SMP pasti paling banyak cita-cita nya ingin jadi dokter, polisi, pilot, dll.. saya juga termasuk pernah mencita-citakan menjadi dokter, tetepi pada masa SMA saya sudah tidak terpikir untuk menjadi dokter, saya SMA ingin masuk Teknik Informatika padahal orang tua suruh saya menjadi dokter. setelah itub saya berdiskusi dengan orang tua dan akhirnya orang tua saya mengikuti apa keinginan saya, nah kenapa saya tertarik di Informatika? ketika saya SD, SMP, SMA saya adalah penggila game, gadget, dan dunia IT. dari kecil saya tidak pernah lepas dari itu, menurut saya dunia IT/Game itu keren, canggih, dll.. nah dari situlah pada masa SMA saya ingin belajar di Teknik Informatika. pada waktu SMA saya punya senior yang bernama Prasetyo Nugrohadi dan mas pras ini keterima di Teknik Informatika ITS dari situ saya terpacu untuk mengikuti jejak mas pras dengan cara belajar yang tekun dan mengikuti lomba-lomba yang bergenre IT. nah alhamdulillah sekarang saya diterima juga di Teknik Informatika ITS.

Setelah lulus nanti saya bercita-cita ingin menjadi game developmen, saya ingin bergabung/ambil bagian di perusahaan EA atau Ubisoft. kenapa saya memilih itu? karena 2 perusahaan tersebut memiliki quality dan performa game yang keren. mulai dari gamplay, graphic, dll.. dan 2 perusahaan tersebut masih bersaing memproduksi game-game yang keren abis.

Apabila saya tidak terjun ke game developmen saya ingin terjun kedunia IT lainnya, apapun yang terjadi nanti saya tetep berusaha dan berdo'a agar masih bisa terjun di dunia Game/IT.

Terimakasih sudah mau mendengar cerita dari saya.



Renaldi Wahyudiono
5115100044

Jadi seniman dalam game

“Apa cita-citamu?” jika ada pertanyaan demikian apa yang akan kalian lakukan? Merespon dengan menjawab dengan bersemangat? Diam saja? Tidak peduli? Atau malah bingung? Jika saya pribadi, saya akan diam karena kebingungan. Jujur saja pada tugas kali ini saya juga cukup kebingungan untuk menulis tentang artikel ini, tetapi saya akan mencoba untuk menjawab pertanyaan yang menurut saya sulit ini.
Dari kecil sampai saya sudah masuk menjadi mahasiswa, cita-cita saya selalu berubah dan pada akhirnya saya seperti tidak memiliki cita-cita karena semakin saya bertambah usia saya semakin memiliki wawasan yang meluas. Dan setelah mencari info di internet, akhirnya saya memutuskan cita-cita yang menurut saya agak sesuai dengan potensi saya dan bidang yang saya geluti yaitu IT. Walaupun saya masih tidak yakin.
Apa itu?
Menjadi seorang game designer atau game artist.
Kenapa?
Karena saya sangat suka menggambar dan saya suka dunia tulis menulis (Bahkan sampai sekarang saya masih menggelutinya).

Setelah merangkum informasi dari beberapa artikel yang saya baca, game designer adalah orang yang bertugas untuk membuat alur cerita atau blueprint dari sebuah game yang akan dibuat. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya analisis para pemain.
Sedangkan game artist sendiri adalah seseorang yang mengolah ide dari para game designer untuk mewujudkannya secara visual. Tujuannya adalah agar game menjadi menarik untuk dimainkan.
Untuk menjadi seorang game designer dan game artist perlu memiliki kemampuan untuk berimajinasi yang tinggi dan kreatif. Selain itu teknik menggambar dan haruslah pintar menganalisis agar game yang dibuat menarik untuk dimainkan.
Adapun beberapa hambatan yang saya hadapi. Salah satunya adalah kurangnya pengalaman saya dalam bermain game, karena dalam salah satu artikel yang saya baca menyebutkan pentingnya pengalaman dalam bermain game (meski tidak menyukainya) untuk menjadi game designer.
Yang kedua, teknik menggambar yang perlu dikembangkan. Dan yang terakhir, perlunya mengembangkan teknik programming saya, hal ini dibutuhkan untuk mempermudah mengkomunikasikan ide game ke game artist dan game programmer saat membuat game.

Mudah-mudahan dengan saya berusaha dan berlajar untuk mengembangkan diri saya, saya dapat mencapai apa yang saya inginkan diatas. Aamiin.

Nama : Nuzul Ayu Safitri
NRP : 5115100134

Bingung, cita-citaku apa ya?

Berbicara mengenai cita-cita, sebelum aku kuliah di Informatika ITS aku ingin menjadi pengusaha beras melanjutkan usaha ayah. Tapi setelah kuliah di sini aku malah bingung dengan pekerjaan apa yang kuinginkan.

cita-cita saat masih di bangku sekolah
Namun dulu ayah pernah berkata seperti ini, "Kalau kamu cuma kerja jadi pegawai kamu cuma memberi nafkah untuk keluargaamu saja, tapi kalau kamu menjadi pengusaha kamu bukan cuma menafkahi keluargamu, tapi pegawai-pegawaimu juga mendapatkan nafkah darimu, bukan hanya itu kamu telah memberi lowongan perkerjaan untuk orang lain dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang angka penganggurannya sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara maju."

Dengan ucapan ayah, kini aku punya pandangan untuk cita-citaku, yaitu menjadi pengusaha atau tecnopreneur. Intinya saat ini aku masih gak minat jadi pegawai.

Cukup itu saja dari saya, maaf karena cita-cita saya masih belum jelas.
Terima kasih telah meluangkan waktu dengan membaca postingan ini.


Nama : Muahammad Fajri Salam
NRP   : 5115100099

“MICROSOFT” I’m Coming ^_^


Sebelum memulai pembicaraan kali ini, izinkan saya untuk memperkenalkan diri. Nama saya Adi Darmawan, panggil saja Adi, kelahiran Kota Mangga yaitu Kota Probolinggo. Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai cita-cita saya.  Masih kecil saya mempunyai cita-cita yaitu menjadi pengajar entah itu guru maupun dosen. Yah, itu cita-cita saya hanya sampai SMA, ketika memasuki era kuliah. Terpintas di pikiran saya nama “MICROSOFT”, pasti semua tidak asing dengan nama tersebut, bagi yang tidak tahu akan saya jelaskan apa itu Microsoft.
Microsoft adalah sebuah perusahaan multinasional yang didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen. Microsoft merupakan pembuat perangkat lunak terbesar didunia. Perangkat lunak tersebut antara lain Microsoft Office yang sering anda gunakan untuk mengerjakan tugas sekolah anda, selain Microsoft Office , Microsoft juga mengembangkan OS yang kita terapkan di PC kita, yaitu Windows , dan yang terbaru saat ini masih Windows 10. Nah, sudah cukup jelaskan apa itu Microsoft, bagi yang ingin memperdalam apa itu Microsoft bisa di search sendiri ya ^_^ banyak kok di mbah Google.
Mari kita lanjut, awalnya sih hanya ingin bekerja di Microsoft saja tanpa tau job yang ingin dituju. Saat itu masih polos hehehehe. Kemudian terpintas lagi kata Manager di pikiran saya. Saya langsung kepikiran ingin jadi manager di Microsoft. Nah, permasalahnnya sampai sekarang saya masih tidak tahu ingin jadi manager Microsoft di bagian apa. Impian terbesar saya itu menjadi manager di Microsoft. Sangat tidak mungkin sih bagi saya untuk menjadi manager di Microsoft, tapi jika saya berusaha dan terus belajar dan selalau bertawakkal dan berdoa, insya Allah akan tercapai. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita bersama Allah.

Hanya itu sih cerita singkat saya mengenai cita-cita dan impian saya, mungkin jika ada yang tau job-job yang ada di Microsoft apa saja, diwajibkan comment ya. Itu sangat membantu bagi saya. Terima kasih telah membaca dan mengisi daftar di comment saya ^_^.


Nama : Adi Darmawan
NRP : 5115100079

Dare to Dream Big

Banyak anak kecil yang ketika ditanya ingin menjadi apa, jawabannya adalah ingin menjadi dokter, dokter gigi, guru, astronout, dan sebagainya. Begitu pula dengan saya. Cita-cita saya sewaktu kecil adalah menjadi dokter gigi. Tetapi, semenjak SMA, cita-cita saya berubah. Berubah menjadi apa?

Saya masuk di jurusan Teknik Informatika ini adalah pilihan saya sendiri karena saya memang tertarik dengan dunia informatika, ditambah dengan semuanya sekarang berhubungan dengan teknologi. Jadi saya berpikir, mudah untuk mendapatkan pekerjaan saat saya lulus nanti. Pada semester 1 ini, cita-cita atau pekerjaan yang saya inginkan masih belum jelas. Karena saya masih belum menemukan dimana ketertarikan saya sebenarnya di dunia IT ini. Rencana saya adalah sambil saya menjalani perkuliahan sehari-hari, saya juga mencari ketertarikan saya di bidang apa.

Orang tua menginginkan saya untuk bekerja di perusahaan besar, melihat saudara saya yang lulusan Teknik Informatika yang bekerja di salah satunya. Tetapi, saya masih belum ada bayangan untuk hal tersebut.

Untuk sementara ini, saya tertarik untuk menjadi Android Developer, didukung dengan pengalaman saya yang pernah mempelajari sangat sedikit bagaimana cara membuat aplikasi di Android. Selain karena gaji yang besar, saya melihat Android adalah sesuatu yang sedang booming pada jaman sekarang, jadi saya lebih tertarik lagi untuk mempelajarinya. Banyak orang yang berkata, untuk menjadi Android Developer adalah hal yang susah. Tetapi saya menanamkan pada diri saya bahwa jika mau belajar, pasti tidak ada yang susah.



Nama : Cynthia Dewi
NRP : 5115100074




I Wanna Be..

Bicara soal cita-cita, saya sudah memilikinya semenjak di bangku sekolah dasar. kala itu saya pernah bermimpi menjadi seorang dokter. Mengapa? waktu itu, ketika saya duduk di bangku kelas 2 SD, saya sempat sakit dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Saat itu ibu saya bercerita, bahwa jadi jokter itu bisa dapat uang banyak, sehari menginap saja bayar nya sampai jutaan. Nah semenjak saat itu saya bercita-cita menjadi dokter "karena uang". 

Waktu demi waktu berlalu, semakin lama cita cita itu semakin kabur. Saya mulai berubah pikiran ketika saya mulai mengenal "biologi". Menjadi dokter tinggallah angan angan semu belaka. hingga suatu saat, saya mulai memiliki ketertarikan terhadap suatu hal baru. Apakah itu?? Robotika jawabannya. SMP adalah saat dimana saya mengenal dan jatuh cinta pada dunia robotika. Namun tidak ada sarana dan prasarana yang mendukung.

Akhirnya saya bisa bahagia ketika saya duduk di bangku SMA. Di tempat itu saya mendapatkan materi yang sangat daya idam idamkan yaitu, robotika. Setelah mempelajari cukup jauh, saya mulai mengenal tentang dunia elektronika, saya juga mulai mengetahui bahwa robotika hanyalah sebagian kecil dari dunia elektronika. banyak teknologi teknologi canggih yang dibuat berdasarkan dunia elektronika. Mulai saat itu saya mendapatkan cita cita baru, yaitu menjadi seorang Inventor. Mengapa? karena melihat perkembangan teknologi di indonesia yang belum optimal, untuk itu saya ingin berkontribusi.

Lalu mengapa saya kuliah di teknik Informatika dan elektronika? Masih menjadi sebuah misteri, yang sampai saat ini belum bisa saya jawab. Kemudian bagaimana cara saya menggapai cita cita saya? Bisa dilihat di gambar berikut..

Nah itu tadi sedikit cerita tentang perjalanan cita cita saya, semoga bisa terwujud.. aamiin..


Fuad Dary Rosyadi / 5115100089


Network Security Expert

Cita-cita saya di bidang teknologi informasi adalah menjadi network security expert. Dari kalimatnya, network security expert berarti seseorang yang ahli dalam bidang keamanan jaringan.


Mengapa network security expert? Karena saya memiliki hobi dalam bidang jaringan terutama dalam bidang keamanannya. Selain itu, karena luasnya jaringan, jaringan tersebut belum tentu seratus persen aman sehingga keahlian dari network security expert dibutuhkan.


Untuk mencapai cita-cita saya, saya akan mengambil kursus dalam bidang jaringan serta ujian sertifikasinya. Pertama, Cisco Certified Entry Networking Technician (CCENT). CCENT merupakan tingkatan sertifikasi cisco paling bawah. Pada sertifikasi ini, seseorang memiliki kompetensi untuk memasang, mengoperasikan dan troubleshoting jaringan enterprise berskala kecil.

Kedua, Cisco Certified Network Associate (CCNA). Kandidat yang telah lulus CCNA memiliki pengetahuan yang cukup komprehensif mengenai fundamental wireless networking, dasar-dasar keamanan jaringan, TCP/IP, VLSM, CIDR, RIP, EIGRP, OSPF, NAT, ACL, VLAN, dan koneksi WAN.

Ketiga, Cisco Certified Network Professional (CCNP). Sertifikasi ini menyatakan bahwa pemiliknya telah memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN/WAN dengan jumlah antara 100 sampai dengan 500 buah perangkat jaringan.

Setelah itu, ada Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE). Dan yang paling puncak adalah Cisco Certified Architect (CCAr). Namun, saya tidak berencana mengambilnya.

Jadi, target saya setelah lulus dari teknik informatika ITS adalah memiliki sertifikasi CCENT, CCNA, dan CCNP sehingga akan lebih mudah masuk pekerjaan dalam bidang networking.


Jika cita-cita saya tidak tercapai, maka saya akan memilih menjadi mobile apps developer atau web developer. Saya memilih bidang ini karena smartphone sudah marak digunakan oleh orang saat ini. Jadi, mobile apps developer merupakan kesempatan yang menjanjikan. Di samping itu, banyak enterprise yang membutuhkan jasa web developer. Karena website sudah bisa diakses di smartphone, maka keahlian web developer menjadi semakin dibutuhkan.

Nama : Lucas Susanto
NRP : 5115100134

Sumber: www.transiskom.com/2015/07/mengenal-macam-macam-sertifikasi-cisco.html

Cita-Cita ku


Assalamualaikum wr wb, kali ini saya akan menceritakan tentang cita cita saya. Cita cita saya memang sering berubah. Mulai dari bercita cita jadi polisi waktu SD, jadi guru waktu SMP, jadi pengangguran banyak duit waktu SMA, lalu ketika masuk ke jenjang perkuliahan saya mulai menemukan ketertarikan pada bidang yang saya belajar di dalam nya, yaitu informatika. Dibawah akan saya jelaskan mengenai apa yang menjadi cita cita saya.

Saya sebenarnya ingin meneruskan cita cita saya ketika SMA meskipun itu awalnya sesuatu yang tidak mungkin. Karena cita cita yang tinggi memerlukan usaha yang lebih tinggi pula. Dengan melihat banyak sekali technopreneur bermunculan akhir akhir ini dan tentunya mampu meraup untung yang sangat besar dengan bermodal pemikiran kritis saat menyikapi masalah , modal yang minimal, dan tekad dan usaha yang keras, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi technopreneur.

Apakah itu technopreneur?

Technopreneur merupakan penggabungan antara pemanfaatan perkembangan Teknologi dan Konsep Entrepreneur.  Dimana entrepreneur  sendiri dapat di definisikan sebagai sesesorang yang menciptakan bisnis / usaha dengan keberanian untuk mengambil resiko guna mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Technopreneur adalah Entrepreneur yang mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang ada  sebagai basis pengembangan usaha yang di jalankannya, atau bisa di bilang Technopreneur ini adalah Entrepreneur modern yang berbasis pada teknologi dalam menjalankan usahanya.

Alasan saya menjadi technopreneur

Technopreneur adalah profesi dimana kita akan menjadi seorang yang akan memimpin suatu usaha tentu saja dengan dilandasi dengan penggunaan teknologi. Kita dapat berkerja dimana saja dan dapat mengatur waktu dan lama nya kita bekerja. Tentu saja menjadi technopreneur tidak mudah tapi ketika kita sudah dapat berjalan dengan usaha kita pasti hasilnya juga akan memuaskan. Oleh karena itu saya memilih menjadi technopreneur.

Strategi saya untuk dapat menjadi technopreneur

Tentu saja saya akan terus berusaha untuk dapat memahami semua mata kuliah saya di teknik informatika. Dan mengikuti organisasi agar setidaknya dapat melatih kemampuan saya dalam hal untuk menjalin kerjasama dengan orang lain atau teamwork. Dan sebisa mungkin berpikir kritis dan tahan banting dalam menghadapi setiap permasalahan yang dihadapi.

Alternatif jika tidak memungkinkan untuk menjadi technopreneur

Jika cita cita saya menjadi technopreneur tidak dapat saya capai. Tapi semoga saja bisa tercapai Amiin. Saya memilih menjadi seorang mobile game developer karena saat ini mobile game memiliki peminat yang banyak.

Nah sekian deskripsi singkat saya tentang cita cita saya. Dan saya mohon doa nya semoga cita cita saya tercapai. Amiin. Sekian dan terimakasih.





Nama    : Andrean Januar Priatmojo
NRP     : 5115100029

NO LIMIT

Selamat malam guys, malam yang indah bukan?
Saya Hafara Firdausi 5115100043, seorang manusia biasa dengan sejuta harapan dan impian ingin bercerita banyak tentang cita-cita

!Warning! : Postingan ini panjang banget, oleh karena itu nyamankan posisi anda, jangan membaca sambil tidur, dan baca di tempat terang ya;)

CITA - CITA?

Cita-cita jangka pendek - @hafaraf
[Background Story]
Berbicara tentang cita-cita pasti ada kaitannya dengan impian dan keinginan. Namun, impian dan keinginan kita tak selamanya sejalur dengan keinginan orang tua. Yap, itulah yang terjadi pada diri saya dulu. Ketika duduk di bangku SD, keinginan saya sederhana yaitu menjadi DOSEN, tanpa tahu dosen itu apa. Saya hanya terinspirasi dengan bapak saya yang pandai mengajar dan caranya yang efektif dalam menyampaikan ilmu. Apapun yang beliau ajarkan, sesulit apapun materinya, pasti langsung mudah dipahami.

www.duniadosen.com
Ketika sampai di bangku SMP, cita-cita saya tetap menjadi Dosen, namun saya sudah memiliki alasan dan tujuan. Saya ingin menjadi orang yang berguna dengan mengajarkan sebanyak-banyaknya ilmu kepada generasi muda untuk Indonesia yang lebih baik.
Sampailah di bangku SMA, saya akhirnya menyadari bahwa skill saya dalam mengajar sangatlah jelek. Saya tidak bisa mengajari orang dengan baik, terlalu mudah emosi dan kata-kata saya sulit dipahami. Mulai disini, saya memutuskan untuk menjadi orang yang berguna dengan cara lain.

Pikiran saya terbuka. Saya baru menyadari, passion saya daridulu adalah di bidang IT. Sejak SD, sepulang sekolah, saya selalu bermain PlayStation, PSP, GameBot bersama adik saya. Yah walaupun hanya modal skill gaming abal-abal dan kalah telak jika dibanding adik saya yang 4 tahun lebih muda, namun saya sangat menikmati bermain game.
Kemudian saat SMP, saya juga sering bermain game-game PC multiplayer semacam Guitar Hero, OSU, Frets on Fire bersama teman sekelas saya, dan itu seru banget! Saya juga rela begadang demi main The Sims, Harvest Moon, Virtual Villager dll. Yah bisa dibilang masa-masa itu memang sangat tidak produktif.

quotes.lifehack.org
Kemudian tiba di SMA, kegiatan gaming mulai saya tinggalkan karena sibuk dengan pendidikan 2 tahun. Disini saya mulai hilang arah karena bosan dengan pelajaran-pelajaran lain yang saya anggap tidak jelas dan tidak berguna. Namun gairah hidup saya kembali dibangkitkan oleh pelajaran TIK yang sangat menarik. Saya rela-relakan meninggalkan tugas lain demi mengerjakan tugas TIK, seperti mengedit video, mengedit grafis menggunakan Corel dan Photoshop, membuat animasi, mempelajari sedikit bahasa pemrograman HTML, dan banyak lagi. Akhirnya saya memutuskan "Teknik Informatika ITS" sebagai pilihan pertama saya di SNMPTN.

Namun masalah kembali menghadang. Orang tua saya menolak pilihan saya. Mereka menyuruh saya masuk ke kedokteran, karena saat itu mindset mereka masih sempit dan kebetulan di keluarga saya belum ada yang pernah menggeluti bidang IT. "Orang sukses itu dokter" yap masih seperti itu.

"Udah, gausah masuk yang aneh-aneh, FK aja jelas pekerjaannya." 
"Jadi programmer gapunya masa depan, ga jelas kerjanya ngapain. Kamu tahu prospek kerjanya apa aja?"

Kalimat-kalimat itulah yang setiap kali saya dengar ketika saya mengutarakan untuk masuk Teknik Informatika ITS. Ya saya bisa memaklumi itu sih, mungkin karena kurangnya informasi dan pengetahuan. Bisa dibilang orang tua saya kudet dengan teknologi zaman sekarang. Oleh karena itu, dengan jiwa pantang menyerah dan menggebu-gebu, saya memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang Teknik Informatika, dunia IT dan keadaan dunia sekarang yang semuanya perlu teknologi kepada mereka. Dengan bantuan google, saya mencari info-info tersebut, saya print, saya presentasikan di depan orang tua saya.

"Pak, bu, kita harus berani mengambil jalan yang beda dari orang lain. Ga semua orang sukses itu dokter. Percuma juga kan ntar kalo kuliah tapi ga menikmati apa yang dipelajari. Percuma juga aku jadi dokter tapi tidak menikmati pekerjaanku" 

Akhirnya mereka luluh, dengan kesepakatan jika saya tidak lolos SNMPTN Teknik Informatika ITS, saya harus memilih FK untuk SBMPTN. Saya sih setuju-setuju saja karena saya sudah memperhitungkan peluang saya diterima di Teknik Informatika ITS cukup besar.

Alhamdulillah saya diterima di Teknik Informatika ITS yeay!
Selesai?
Belum
Disinilah awal cerita baru dimulai...

HMTC Optimasi
Sejak berkuliah disini, pandangan saya tentang dunia IT mulai meluas. Ada berbagai hal yang dapat saya pelajari disini. Programming, designing, network security, web developing, mobile developing, data mining, dan banyak lagi. Saya mulai menata ulang langkah, ingin pergi kemana saya sekarang?

Fokus jadi Programmer? Awalnya begitu, namun tidak ah. Mengikuti pelajaran dasar pemrograman saja saya harus berlari. Lagipula tampilan codingan yang hitam putih tidak terlalu berhasil menarik perhatian saya, serta logika saya yang pas-pasan.

Jadi Designer? Bisa jadi. Sejak masuk informatika, ketertarikan saya dengan dunia design mulai tumbuh. Saya menjadi bagian sie publikasi dan dokumentasi di event TC League, dan menjadi bagian dari sie kreatif di event ILITS 2016. Itu semua dapat menjadi tools bagi saya untuk berkembang di bidang design. Design ini mencakup UI Design dan Game artist.

Web developer? Mobile developer? Game Developer? Gajinya banyak tuh, tapi saya tidak tertarik sih, lebih tertarik menjadi UI designer-nya.

Data miner? Big No. Tidak tertarik dengan data-data karena ruwet ribet dan tidak ada seninya.

Network dan Security? Hmmmm....

Meskipun masalah cyber security Indonesia masih di level invansi atau level awal, namun kesadaran tentang cyber security belum ada. Sehingga Mastel mendesak pemerintah untuk sebuah lembaga nasional khusus cyber yang mengkoordinir lembaga cyber di Kementerian. Lembaga tersebut nantinya harus mampu mengidentifikasi dan bertanggung jawab terhadap masalah cyber security system dalam sebuah negara, sebab ancaman besar bisa datang kapan saja.
...
Ia menambahan, serangan cyber saat ini menjadi ancaman bagi semua industri di Indonesia, baik perbankan, migas, militer, media dan bahkan pemerintah. Oleh sebab itu masalah ini harus mendapat perhatian baik dari pemerintah, swasta, akademisi dan semua pihak yang ada di Indonesia.” - www.apkomindo.id

Miris bukan? Oleh karena itu saya memutuskan, cita-cita utama saya adalah menjadi...

Cyber Security Engineer/
Information Systems Security Engineer/
Cyber Security Specialist/
apapun lah itu

www.nuspire.com
Intinya adalah pekerjaan yang menjaga keamanan sistem, jaringan, data dari virus-virus pencuri, perusak serta para hacker tak bertanggung jawab. Lebih spesifiknya lagi, saya ingin bekerja di keamanan negara, menjaga data-data negara. Entah apalah itu. Sebenarnya masih ngambang juga sih, tidak tahu persis bekerjanya bagaimana, cara mencapainya bagaimana dll. Misi saya yang terbesar adalah Membuat Sistem Keamanan Terkuat yang Tidak Terbobol. Impossible? Haha memang. Tapi di kamus saya hanya dapat ditemukan kata NO LIMIT

Mengapa ingin menjadi mereka?
Kalau ditanya mengapa sih, jawabannya tidak tahu. Saya memang tertarik dengan dunia per-hackingan, keamanan jaringan, cyber crime, detektif, intel dan kawan-kawannya itu sedari dulu. Mungkin akibat saya terlalu sering menonton anime Detective Conan, film Sherlock Holmes, film-film intel yang lain, serta membaca manga dan novel semacam Bloody Monday. Yap menurut saya, dunia mereka terlihat keren. Yah belum tau tepatnya sih, belum pernah merasakan.
Selain itu, saya juga sudah cukup muak dengan kejahatan di negeri ini. Terutama cyber security Indonesia yang dibilang masih lemah. Saya ingin sebaik-baiknya mengabdikan diri untuk menjaga keamanan cyber Indonesia dari serangan luar, karena bisa di bilang cyber ini titik lemah yang berakibat fatal sekali jika tidak dijaga. Coba bayangkan, ada sebuah bank dengan sejuta data yang disimpan. Kemudian pihak-pihak berhati busuk mencoba meng-hack dan mencuri data-data si bank tersebut. Jika keamanan bank tersebut lemah, maka si hacker akan sangat mudah membobol dan mencuri semua data-datanya. Belom lagi jika itu menyangkut data rahasia negara, yang jika diketahui negara lain bisa berakibat kehancuran bagi negara kita.

Sedikit bercerita lagi, saya juga pernah memiliki cita-cita gila ketika duduk di bangku SMA, yaitu menjadi INTEL. Alasannya? Sederhana sih, terinspirasi dengan tokoh-tokoh keren di film-film. Keren aja gitu kan? Menyamar ke negeri tetangga, spying, menangkap teroris, punya sejuta identitas, tinggalnya berpindah-pindah, haha benar-benar fantasi. Saya hampir memutuskan masuk Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Namun, saya mendengar bahwa menjadi intel sama dengan melupakan keluarga. Saya harus melupakan keluarga saya, menyembunyikan identitas, yap benar-benar pekerjaan yang berbahaya. Tentu saja keluarga tidak setuju, dan saya membuang jauh-jauh impian itu.

237desain.blogspot.com

Oke kembali lagi.
Selain menjadi Cyber Security Engineer, saya memiliki berbagai cita-cita yang lain (Sebagai sambi-sambian, untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri, seni dan logika) yaitu menjadi...

UI Designer
matadesain.com
Game Artist
studenttime.org
Animator
helpx.adobe.com
Film Editor
Jasper Bender, prezi.com
Pokoknya pekerjaan-pekerjaan yang penuh seni, warna dan gambar. Film editor yang saya maksud disini adalah editor film yang banyak animasinya, namun animasi tersebut terlihat nyata, semacam Jurassic Park, Spiderman, Gozilla, film-film fantasi yang banyak monsternya begitu deh. Saya cukup miris dengan keadaan film indonesia dengan tingkat kehalusan animasinya yang rendah.

Namun, tak lupa saya juga akan menggapai cita-cita saya sebagai kodrat manusia :
Membahagiakan orang tua dan keluarga
Memenuhi kodrat wanita
"Macak, Masak, Manak"
-Nabilah Zaki Lismia 2015
Sukses dunia akhirat!!! Aaamin

Nah setelah bercerita panjang lebar tentang cita-cita saya yang terlalu terlihat tidak nyata dibanding skill saya yang masih cupu, kalau kata seseorang sih “Kalau mimpi jangan muluk-muluk, lihat kemampuan juga”, saya akan memberikan gambaran langkah-langkah apa saja yang saya lakukan untuk menggapai cita-cita saya

Pertama, yang pastinya adalah berkuliah di Teknik Informatika ITS, lulus dengan IP tinggi (4,1 haha) dan sertifikat kemampuan yang banyak. Yah walaupun semester awal ini, kehidupan kuliah saya bisa dibilang dalam masa bobrok. Kuliah selalu terlambat, selalu jadi deadliner tugas, belum bisa membagi waktu dan menentukan prioritas, selalu mengerjakan yang tidak penting sehingga yang penting jadi terbengkalai, masih sering main-main dsb. Kalo bisa dibilang sih, saya masih sedang dalam mencari jati diri dan mencari cara yang menarik untuk survive dari kebosanan di dunia perkuliahan. Yap doakan ke depannya bisa berubah menjadi semakin dewasa, Aamin!
giphy.com
Kedua, untuk menjadi UI designer yang kreatif yaitu dengan sering berlatih membuat design poster, UI web, aplikasi atau game. Kemudian rajin mengupgrade skill aplikasi grafis editor (Corel, Photoshop, AI, Blender, dll) secara otodidak. Kemudian untuk jadi animator dan film video editor yang kreatif, saya juga harus sering berlatih dan rajin mengupgrade skill aplikasi edit video dan animasi (Premiere, After Effect, Flash, dll). Selain itu juga rajin-rajin berlatih berfikir kreatif, berfikir out of box, tidak perlu logika, tidak perlu banyak berfikir, cukup ikuti hati dan pikiran, bebaskan idemu!

@hafaraf
Ketiga, untuk menjadi cyber security engineer, langkah awal saya adalah dengan memilih project LBE di lab NCC (Net Centric Computing). Kemudian selanjutnya saya akan memilih RMK (Rumpun Mata Kuliah) yang berhubungan dengan keamanan jaringan, serta berusaha mendalaminya. Selain itu saya juga harus explore sendiri, otodidak belajar linux, mempelajari cara berfikir hacker (hacker adalah orang yang jenius lho, jangan salah), mempelajari lubang-lubang keamanan yang bakal dibobol si hacker, yap ini seperti bermain game.

Cara berfikir hacker - www.plimbi.com
Keempat, Insya Allah saya akan melanjutkan S2 dan S3 di luar negeri, di negara-negara yang teknologinya maju, tentu saja dengan beasiswa. Spesifiknya sih, S2 di Tokyo Institute of Technology, Japan. Kenapa memilih Jepang? Karena saya tertarik dengan Jepang sedari dulu. Cita-cita saya adalah pergi ke Akihabara, membeli banyak anime dan game, dan berteriak “A-Ki-Ha-Ba-Raaa” di tengah jalan di keramaian kota. Kemudian S3 di Massachusetts Institute of Technology, USA. Kenapa? Karena itulah universitas teknologi terbaik di dunia. Hahah memang impian saya terlampau tinggi. Yap sekali lagi JANGAN PERNAH TAKUT BERMIMPI.

"A-Ki-Ha-Ba-Raaa" - japanguide.com
Terakhir, saya tidak akan berhenti belajar hal-hal baru, karena yang baru tidak akan membosankan. Memperbanyak bersosialisasi, berorganisasi, meningkatkan relasi, tidak perlu malu berinteraksi dengan orang lain, mengembangkan diri dengan ikut UKM atau club-club, dan yang terpenting adalah RAJIN BERIBADAH DAN BERDO'A. Jangan lupakan Tuhanmu, karena tanpa Tuhan kita hanyalah secuil debu, dan dengan Tuhan semua Insya Allah Man Jadda Wa Jada.


www.ashabulkahfie.com
Pesan terakhir saya, mimpilah setinggi-tingginya! Hingga kita seakan-akan tidak bisa meraihnya, hingga orang-orang menertawakan kita, hingga kita harus berlari, karena itulah yang membuat kita termotivasi. BERMIMPILAH, BERLARILAH! Karena langit cukup luas buat nampung semua mimpi-mimpi kita.

@hafaraf
Hidup itu sederhana, atau pikiran saya yang terlalu sempit? Intinya sih jangan takut menjadi berbeda. Jika ingin kau lakukan, maka lakukanlah. Jika tidak ingin, maka tidak perlu di lakukan. Jangan melakukan sesuatu setengah-setengah karena sama dengan buang-buang waktu.

Sekali lagi JANGAN PERNAH TAKUT BERMIMPI, because dream has no limit~

startlivingconsciously.wordpress.com
Mohon maaf terlalu banyak bicara, semoga bermanfaat:)
Sekian terima kasih.


HAFARA FIRDAUSI
5115100043