Wednesday, December 13, 2017

Apa cita-citamu?






Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perkenalkan saya Aurelia Fairuz Rachmadi yang alhamdulillah sekarang berstatus sebagai mahasiswa Informatika ITS. Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang cita-cita saya sebagai tugas Final Project STI C 2017.
Kalau ditanya cita-cita saya apa, sebenarnya jawabannya cukup umum. Seingat saya sejak saya SD dan sampai menginjak bangku SMA saya memiliki cita-cita menjadi dokter. Mainstream sekali ya? J
Alasannya kenapa ingin jadi dokter mungkin karena waktu itu saya percaya jika saya menjadi dokter saya bisa menolong banyak orang. Ya walaupun bukan berarti cita-cita lain tidak bisa menolong orang lain sih. Entah kenapa waktu itu bagi saya menjadi dokter selain bisa membantu banyak orang juga merupakan suatu profesi yang keren. Dan lucunya cita-cita itu tetap sama sampai saya duduk di bangku SMA.
Tapi…
Ternyata ketika saya duduk di bangku SMA, cita-cita yang saya inginkan kurang lebih selama 9 tahun berubah. Bisa dibilang bukan berubah, tapi agak melenceng sedikit :))
Melenceng bagaimana? Waktu itu karena suatu alasan, saya menambahkan cita-cita baru yang ingin saya wujudkan disamping menjadi dokter. Saya memiliki keinginan untuk menjadi Taruni TNI.
Sayangnya takdir berkata lain, kedua cita-cita saya tersebut bukan menjadi jalan saya.
Kini saya tengah menjalani Pendidikan sebagai mahasiswa semester satu departemen Informatika ITS. Saya tidak menyesal karena saya yakin ini adalah jalan yang terbaik untuk saya. Nah, sebenarnya apa hubungannya cerita saya ini dengan tugas FP ini?
Walaupun saya tidak ditakdirkan untuk menjadi dokter, saya masih ingin mencoba memperjuangkan cita-cita saya menjadi taruni karena masih ada jalan untuk meraih cita-cita itu dengan jalan lain.
Yaitu melalui penerimaan SEPA PK TNI (Sekolah Perwira Prajurit Karier). Dengan mengambil jalur ini saya bisa tetap memperjuangkan mimpi saya dan memenuhi kewajiban saya sebagai seorang anak yang dibiayai sekolahnya oleh orang tua dan lulus sebagai sarjana S1 Informatika (aamiiinn..).
Karena beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 25 April 2017, terbentuk Satsiber TNI (Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia) yang tugasnya menyelenggarakan kegiatan dan operasi siber di lingkungan TNI, maka:
STRATEGI
Strategi saya untuk mencapai impian saya adalah dengan mendalami Sekuritas Jaringan agar nantinya saya akan memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan dalam bidang pekerjaan yang ingin saya capai.
Selain itu, saya akan mengoptimalkan segala fasilitas yang disediakan ITS terutama departemen yang dapat memberi saya nilai lebih dibandingkan calon-calon lainnya, misalnya seperti kesempatan magang, mengikuti dan (inshaAllah) bisa memenangkan perlombaan, dsb.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Dengan impian yang saya inginkan, saya menyadari adanya kelebihan dan kekurangan dalam diri saya yang dapat membantu dan menghambat jalan saya dalam meraih cita-cita.
Kelebihan
-          Pantang menyerah
-          Jika sudah fokus pada suatu hal akan tertantang untuk menyelesaikannya
-          Tidak takut gagal
Kekurangan
-          Ilmu tentang SekJar masih kurang
-          Terkadang malas
-          Moody
KESEMPATAN DAN HAMBATAN
Kesempatan yang saya miliki menurut saya sangat banyak. Apalagi karena kini saya sedang mencari ilmu di salah satu univ terbaik Indonesia, yaitu ITS. Dan departemen saya juga menyediakan fasilitas yang nantinya saya harap dapat meningkatkan ilmu dan kemampuan saya dalam bidang SekJar. Fasilitas ini adalah klub TCyber, suatu klub yang berfokus pada bidang cyber security. Selain itu kesempatan lain saya adalah dengan banyaknya lomba yang bisa saya ikuti di bidang IT. Karena dengan mengikuti lomba-lomba, maka bisa dibilang sama dengan menambah jam terbang dan semakin mengasah kemampuan saya di bidang IT.
Yang namanya hambatan pasti ada di hidup ini. Jika tidak ada hambatan, apa serunya hidup? Kita tidak akan tahu rasanya yang namanya usaha. Dan dalam hal ini hambatan saya adalah bagaimana saya bisa bersaing dengan orang-orang lain diluar sana yang juga mendalami bidang IT. Selain itu, hambatan yang lain adalah sayangnya tiap tahun penerimaan pendaftar calon PK TNI wanita di bidang informatika tidak selalu ada, tergantung dari kebutuhan saat itu.  

ALTERNATIF
“ Manusia merencanakan, Tuhan menentukan”. Saya percaya dengan teori tersebut. Karena itulah saya tidak memaksa cita-cita saya dan saya hanya bisa berusaha untuk mewujudkannya.
Alternatif pekerjaan lain yang akan saya ambil jika cita-cita yang saya inginkan bukan menjadi jalan saya adalah menjadi computer forensic atau IT Consoultant.

Demikian penjelasan saya kali ini tentang cita-cita saya. Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik bagi teman-teman semua serta Bapak Imam selaku dosen kelas STI C 2017.  Terima kasih telah membaca tulisan saya, mohon maaf bila ada salah kata.
Akhir kata, saya ingin menyampaikan kata-kata yang disampaikan pada saya oleh seseorang yang saya kagumi, “ Kegagalan adalah awal dari suatu keberhasilan. Jangan patah semangat!” J
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Aurelia Fairuz Rachmadi
05111740000141
STI C


0 komentar:

Post a Comment