Wednesday, December 13, 2017

calon technopreneur aamiin!

Moh. Iman Afandy
05111740000129              
Kelas STI C

Halo rek! Beberapa minggu lalu, pak Imam selaku dosen STI saya memberikan kami tugas untuk membuat artikel di blog ini tentang cita-cita kami semua. Sekarang ini saya sedang berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya jurusan Informatika, jadi kalau berbicara tentang cita-cita, tentunya pasti akan ada hubungannya dengan jurusan yang saya ambil, yaitu Informatika, atau hal-hal yang berhubungan dengan IT.
                Sewaktu SMA, saya senang membaca tentang kisah orang-orang sukses, terlebih di bidang IT, seperti Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook), Achmad Zaky (Buka Lapak), Andrew Darwis (Kaskus), dan lainnya. Kenapa bidang IT? Karena di abad 21 sekarang adalah jaman dimana semua hal itu harus serba praktis, dan teknologi (IT) lah yang membantu semua hal itu. Dan teknologi itu seperti tidak ada matinya, makin hari makin berkembang, dan makin hari makin banyak penggunanya. Tidak dipungkiri lagi, dijaman sekarang memiliki smart phone adalah hal yang sangat lumrah. Saya sangat mengagumi orang- orang sukses yang hebat dibidang IT tersebut, maka dari itu saya ingin menjadi seperti mereka. Ya, menjadi seorang TECHNOPRENEUR.
                Selain rasa kekaguman saya terhadap mereka, hal lain yang membuat saya ingin menjadi seorang Technopreneur adalah :
-          -Seorang technopreneur mampu memecahkan sebuah masalah yang ada pada masyarakat, dan bisa memudahkan kegiatan masyarakat. Dengan kata lain, saya ingin menjadi technopreneur menjadi wadah saya untuk bisa bermanfaat untuk orang lain. Contohnya seperti perusahaan Gojek, mereka mampu membuat sesuatu yang bisa membantu masyarakat indonesia.
-          -Saya tidak ingin menjadi bawahan. Seperti kata om Bob Sadino, “Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang anda punya, anda adalah bosnya”
-          -Saya ingin punya banyak uang. Tentu saja motivasi ini bukan Cuma untuk kesenangan diri saya sendiri. Tetapi punya banyak uang berarti kita punya lebih banyak kesempatan untuk bersedekah. Bermanfaat untuk orang lain.


          Bercita- cita tentunya tidak asal berangan angan saja. Banyak hal yang sudah saya pikirkan tentang cita cita saya ini. Pertama, kekurangan dan hambatan-hambatan yang akan saya alami untuk menggapai cita-cita saya adalah 1. Saya belum tahu apa apa soal bisnis, karena menjadi seorang technopreneur(pengusaha) pastinya kita harus paham seluk beluk bisnis; 2. Saya kurang memiliki modal sebagai seorang pemimpin. Karena menjadi pengusaha pasti ada saatnya kita akan memiliki orang-orang yang akan bekerja dengan kita, tidak mungkin sendirian. 3. Untuk saat ini saya masih kurang dalam memanajemen diri sendiri; 4. Saya belum memiliki ide 
     
          Di antara semua kekurangan dan hambatan hambatan tersebut, saya yakin dengan satu hal. yaitu saya selalu ingin belajar, mungkin itu kelebihan saya. Dan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan saya, inilah yang akan saya lakukan :
1. Saya akan belajar bisnis dari banyak sumber, entah itu buku ataupun internet, juga belajar dari orang-orang
2. Saya akan berusaha memperbaiki diri saya sebaik mungkin, belajar memanajemen diri lebih baik agar bisa menjadi teladan yang baik
3. Saya akan lebih banyak membaca untuk memperluas wawasan saya tentang dunia IT, dan mempertajam kepekaan saya untuk melihat masalah masalah dalam masyarakat.
4. Belajar segala hal yang dibutuhkan untuk membuat start-up digital seperti bahasa pemrograman, dan lain lain.
5. Memperbanyak relasi saya. Mencari teman-teman yang sevisi sama saya. 


      Semoga 4 tahun kuliah saya cukup untuk mempersiapkan cita-cita saya tersebut, atau malah semoga sebelum lulus kuliah saya sudah bisa memulai cita-cita saya. Aamiin ya rabb. doakan :)





0 komentar:

Post a Comment