Showing posts with label cita-cita 2015. Show all posts
Showing posts with label cita-cita 2015. Show all posts

Monday, January 4, 2016

Future Me...

Jika ditanya cita-cita saya, biasanya saya akan menjawab “Tidak tahu” karena saya memang tidak tahu

mau menjadi apa setelah saya lulus nanti, tapi ada beberapa pekerjaan yang ingin saya jalani.

 Saya tertarik dengan Game Developer, pekerjaan yang menurut saya menyengangkan. Karena saya suka

bermain game saya berpikir mengapa saya tidak membuat game.

Dalam dunia game developing, ada dua jenis game developer, perusahaan dan independent.

Perusahaan pembuat game, biasanya membuat game dengan pendanaan yang besar (memiliki bagian

keuangan) dan  melibatkan banyak pekerja, seperti bagian programming, desain, musik, dll. Sedangkan

independent adalah pembuat game yang membuat game dengan biaya sendiri (terkadang  meminta

bantuan dana dari orang lain) dan mengerjakan bagian programming, desain  sendiri. Untuk

independent game developer tidak terbatas hanya satu orang, bisa berkelompok, tapi pendanaan tetap

sendiri.

Saya tertarik untuk mencoba keduanya, untuk independent saya sebenarnya bisa mencobaya sekarang,

tapi karena masih harus kuliah maka tidak bisa saya coba. Sedangkan untuk perusahaan, saya akan

mencobanya setelah lulus nanti.

Kemudia saya juga tertarik dengan Hacker, yang menurut orang sebagian besar orang adalah penjahat,

dan ada juga yang bilang bahwa hacker itu tidak jahat.

Memang hacker ada yang menggunakan kemampuannya untuk berbuat kehjahatan dan ada juga yang

menguntungkan perusahaan-perusahaan atau negara. Tentu saja saya tidak ingin menjadi hacker yang

merugikan, saya ingin menjadi hacker yang bisa berguna untuk semua orang.

Metode mencari kelemahan sistem yang digunakan oleh keduanya mungkin mirip tapi hal yang terjadi

setelah itu yang berbeda. Hacker yang baik, biasanya mencari kelemahan suatu sistem untuk kemudian

diperbaiki agar tidak bisa dibobol hacker jahat. Sedangkan hacjer jahat mencari kelemahan sistem untuk

kemudian mencuri informasi-informasi di dalamnnya.

Hanya dua itu saja pekerjaan yang menarik menurut saya, semoga saya bisa mecapai salah satunya.

Friday, December 11, 2015

Cita-cita Saya

Cita-cita saya adalah menjadi game developer.
Game developer adalah cita-cita saya.

Apa itu?

Orang yang membuat game.

Kenapa?

Saya suka game.
Saya suka suka programming.
Saya suka animasi dan kartun.

Lalu?

Saya belajar.
Saya kuliah.
Saya berdoa dan berusaha.

Supaya?

Cita-cita dapat terwujud.

Pius Pambudi 5115100069.

Banyak Cita-Cita, Jadi Bingung Nih (?)

Sebenarnya cita-cita yang saya miliki banyak sekali akan tetapi saya akan ringkas menjadi 4 cita-cita yang harus saya capai setelah lulus dari Teknik Informatika ITS ini, apa saja ?? Yak, inilah listnya :

1. Membuat framework untuk web design
Sebelumnya, framework adalah sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi. Kenapa saya ingin membuat suatu framework karena saya ingin membuat suatu framework web progamming yang lebih mudah digunakan sehingga banyak orang nantinya dapat membuat suatu website dengan lebih mudah dan pastinya saya ingin memiliki suatu framework yang sesuai dengan ciri khas saya.  Contoh framework yang sering digunakan dalam web progamming adalah Bootstrap dan JQuery.            





2. Membuat sistem operasi

Sistem Operasi adalah  komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Contoh sistem operasi adalah LinuxAndroidiOSMac OS X, dan Microsoft Windows.

3. Membuat game
Nah, membuat game merupakan projek jangka panjang saya karena game yang saya akan buat cukup rumit, yaitu game simulasi Manajer Sepakbola. Mengapa ? Karena menurut saya seru bisa menjadi seperti seorang Manajer Sepakbola, memang sudah banyak game seperti ini akan tetapi saya ingin mencoba membuatnya sendiri. Contoh game seperti ini adalah Football Manager, FIFA Manager, Top Eleven.




4. Menjadi seorang web designer sekaligus web progammer yang dapat bekerja sekreatif mungkin


MOHAMMAD FIKRI
5115100049

My Dream...

Sejak SMA tidak pernah terbayang jika saya akan kuliah T.Informatika, sejak dulu saya tidak terlalu tertarik dengan dunia IT, tidak terbesit pikiran sedikitpun bahwa saya masuk jurusan ini. Tapi pada akirnya saya memilih jurusan ini karena orangtua saya mengusulkan untuk mangambilnya. Memang awalnya saya ragu, tapi bagaimanapun keinginan orangtua adalah yang nomer satu, jadi saya mulai memasuki dunia IT. Tak disangka-sangka saya merasa cocok dengan apa yang ada, memang sangat sulit diawal tapi bila dijalani dengan sepenuh hati maka sesulit apapun tidak akan terasa.

Ditahun pertama ini saya masih bingung ingin menjadi apa setelah lulus nanti, ataukah memiliki pekerjaan sebelum lulus saja? sebenarnya saya masih baru dibidang IT belum memutuskan jalan mana yang ingin saya ambil karena saya belum mengerti dibidang apa saya lebih unggul.

Tetapi untuk saat ini saya tertarik menjadi Site Reliability Engineer di Google, tugas Site Reliability Engineer sendiri adalah memastikan bahwa situs Google berjalan normal dan tidak mengalami down.
pasti sulit untuk mencapai hal tersebut, apalagi untuk pemula seperti saya, tapi bila kita berusaha dan ditambah dukungan dan doa orangtua apasih yang ngga'. 

sekian sedikit ulasan mengenai cita-cita saya yang masih remang-remang, semoga saya bisa mencapainya amin.....


Hidayatul Munawaroh
5115100054

Road To Success

                   Haloo... Bagaimana kabar anda? Saya harap kabar anda baik-baik saja. udah tidak tersa kalau sudah mau EAS, kalau denger EAS ada kabar buruk. kabar buruknya kalo sudah EAS itu kita meninggalkan semester 1 yang dimana ada mata kuliah STI yang diajar oleh bapak imam sedih nih, meskipun tidak diajar lagi InsyaAllah masih bisa ketemu dengan bapak imam di lingkungan Teknik Informatika. oh ya saya ada cerita nih, saya mau cerita tentang cita-cita saya.

Bagaimana sih ceritanya saya bisa tertarik di Teknik Informatika?

Dulu ketika TK, SD, SMP pasti paling banyak cita-cita nya ingin jadi dokter, polisi, pilot, dll.. saya juga termasuk pernah mencita-citakan menjadi dokter, tetepi pada masa SMA saya sudah tidak terpikir untuk menjadi dokter, saya SMA ingin masuk Teknik Informatika padahal orang tua suruh saya menjadi dokter. setelah itub saya berdiskusi dengan orang tua dan akhirnya orang tua saya mengikuti apa keinginan saya, nah kenapa saya tertarik di Informatika? ketika saya SD, SMP, SMA saya adalah penggila game, gadget, dan dunia IT. dari kecil saya tidak pernah lepas dari itu, menurut saya dunia IT/Game itu keren, canggih, dll.. nah dari situlah pada masa SMA saya ingin belajar di Teknik Informatika. pada waktu SMA saya punya senior yang bernama Prasetyo Nugrohadi dan mas pras ini keterima di Teknik Informatika ITS dari situ saya terpacu untuk mengikuti jejak mas pras dengan cara belajar yang tekun dan mengikuti lomba-lomba yang bergenre IT. nah alhamdulillah sekarang saya diterima juga di Teknik Informatika ITS.

Setelah lulus nanti saya bercita-cita ingin menjadi game developmen, saya ingin bergabung/ambil bagian di perusahaan EA atau Ubisoft. kenapa saya memilih itu? karena 2 perusahaan tersebut memiliki quality dan performa game yang keren. mulai dari gamplay, graphic, dll.. dan 2 perusahaan tersebut masih bersaing memproduksi game-game yang keren abis.

Apabila saya tidak terjun ke game developmen saya ingin terjun kedunia IT lainnya, apapun yang terjadi nanti saya tetep berusaha dan berdo'a agar masih bisa terjun di dunia Game/IT.

Terimakasih sudah mau mendengar cerita dari saya.



Renaldi Wahyudiono
5115100044

Jadi seniman dalam game

“Apa cita-citamu?” jika ada pertanyaan demikian apa yang akan kalian lakukan? Merespon dengan menjawab dengan bersemangat? Diam saja? Tidak peduli? Atau malah bingung? Jika saya pribadi, saya akan diam karena kebingungan. Jujur saja pada tugas kali ini saya juga cukup kebingungan untuk menulis tentang artikel ini, tetapi saya akan mencoba untuk menjawab pertanyaan yang menurut saya sulit ini.
Dari kecil sampai saya sudah masuk menjadi mahasiswa, cita-cita saya selalu berubah dan pada akhirnya saya seperti tidak memiliki cita-cita karena semakin saya bertambah usia saya semakin memiliki wawasan yang meluas. Dan setelah mencari info di internet, akhirnya saya memutuskan cita-cita yang menurut saya agak sesuai dengan potensi saya dan bidang yang saya geluti yaitu IT. Walaupun saya masih tidak yakin.
Apa itu?
Menjadi seorang game designer atau game artist.
Kenapa?
Karena saya sangat suka menggambar dan saya suka dunia tulis menulis (Bahkan sampai sekarang saya masih menggelutinya).

Setelah merangkum informasi dari beberapa artikel yang saya baca, game designer adalah orang yang bertugas untuk membuat alur cerita atau blueprint dari sebuah game yang akan dibuat. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya analisis para pemain.
Sedangkan game artist sendiri adalah seseorang yang mengolah ide dari para game designer untuk mewujudkannya secara visual. Tujuannya adalah agar game menjadi menarik untuk dimainkan.
Untuk menjadi seorang game designer dan game artist perlu memiliki kemampuan untuk berimajinasi yang tinggi dan kreatif. Selain itu teknik menggambar dan haruslah pintar menganalisis agar game yang dibuat menarik untuk dimainkan.
Adapun beberapa hambatan yang saya hadapi. Salah satunya adalah kurangnya pengalaman saya dalam bermain game, karena dalam salah satu artikel yang saya baca menyebutkan pentingnya pengalaman dalam bermain game (meski tidak menyukainya) untuk menjadi game designer.
Yang kedua, teknik menggambar yang perlu dikembangkan. Dan yang terakhir, perlunya mengembangkan teknik programming saya, hal ini dibutuhkan untuk mempermudah mengkomunikasikan ide game ke game artist dan game programmer saat membuat game.

Mudah-mudahan dengan saya berusaha dan berlajar untuk mengembangkan diri saya, saya dapat mencapai apa yang saya inginkan diatas. Aamiin.

Nama : Nuzul Ayu Safitri
NRP : 5115100134

Bingung, cita-citaku apa ya?

Berbicara mengenai cita-cita, sebelum aku kuliah di Informatika ITS aku ingin menjadi pengusaha beras melanjutkan usaha ayah. Tapi setelah kuliah di sini aku malah bingung dengan pekerjaan apa yang kuinginkan.

cita-cita saat masih di bangku sekolah
Namun dulu ayah pernah berkata seperti ini, "Kalau kamu cuma kerja jadi pegawai kamu cuma memberi nafkah untuk keluargaamu saja, tapi kalau kamu menjadi pengusaha kamu bukan cuma menafkahi keluargamu, tapi pegawai-pegawaimu juga mendapatkan nafkah darimu, bukan hanya itu kamu telah memberi lowongan perkerjaan untuk orang lain dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang angka penganggurannya sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara maju."

Dengan ucapan ayah, kini aku punya pandangan untuk cita-citaku, yaitu menjadi pengusaha atau tecnopreneur. Intinya saat ini aku masih gak minat jadi pegawai.

Cukup itu saja dari saya, maaf karena cita-cita saya masih belum jelas.
Terima kasih telah meluangkan waktu dengan membaca postingan ini.


Nama : Muahammad Fajri Salam
NRP   : 5115100099

I Wanna Be..

Bicara soal cita-cita, saya sudah memilikinya semenjak di bangku sekolah dasar. kala itu saya pernah bermimpi menjadi seorang dokter. Mengapa? waktu itu, ketika saya duduk di bangku kelas 2 SD, saya sempat sakit dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Saat itu ibu saya bercerita, bahwa jadi jokter itu bisa dapat uang banyak, sehari menginap saja bayar nya sampai jutaan. Nah semenjak saat itu saya bercita-cita menjadi dokter "karena uang". 

Waktu demi waktu berlalu, semakin lama cita cita itu semakin kabur. Saya mulai berubah pikiran ketika saya mulai mengenal "biologi". Menjadi dokter tinggallah angan angan semu belaka. hingga suatu saat, saya mulai memiliki ketertarikan terhadap suatu hal baru. Apakah itu?? Robotika jawabannya. SMP adalah saat dimana saya mengenal dan jatuh cinta pada dunia robotika. Namun tidak ada sarana dan prasarana yang mendukung.

Akhirnya saya bisa bahagia ketika saya duduk di bangku SMA. Di tempat itu saya mendapatkan materi yang sangat daya idam idamkan yaitu, robotika. Setelah mempelajari cukup jauh, saya mulai mengenal tentang dunia elektronika, saya juga mulai mengetahui bahwa robotika hanyalah sebagian kecil dari dunia elektronika. banyak teknologi teknologi canggih yang dibuat berdasarkan dunia elektronika. Mulai saat itu saya mendapatkan cita cita baru, yaitu menjadi seorang Inventor. Mengapa? karena melihat perkembangan teknologi di indonesia yang belum optimal, untuk itu saya ingin berkontribusi.

Lalu mengapa saya kuliah di teknik Informatika dan elektronika? Masih menjadi sebuah misteri, yang sampai saat ini belum bisa saya jawab. Kemudian bagaimana cara saya menggapai cita cita saya? Bisa dilihat di gambar berikut..

Nah itu tadi sedikit cerita tentang perjalanan cita cita saya, semoga bisa terwujud.. aamiin..


Fuad Dary Rosyadi / 5115100089


NO LIMIT

Selamat malam guys, malam yang indah bukan?
Saya Hafara Firdausi 5115100043, seorang manusia biasa dengan sejuta harapan dan impian ingin bercerita banyak tentang cita-cita

!Warning! : Postingan ini panjang banget, oleh karena itu nyamankan posisi anda, jangan membaca sambil tidur, dan baca di tempat terang ya;)

CITA - CITA?

Cita-cita jangka pendek - @hafaraf
[Background Story]
Berbicara tentang cita-cita pasti ada kaitannya dengan impian dan keinginan. Namun, impian dan keinginan kita tak selamanya sejalur dengan keinginan orang tua. Yap, itulah yang terjadi pada diri saya dulu. Ketika duduk di bangku SD, keinginan saya sederhana yaitu menjadi DOSEN, tanpa tahu dosen itu apa. Saya hanya terinspirasi dengan bapak saya yang pandai mengajar dan caranya yang efektif dalam menyampaikan ilmu. Apapun yang beliau ajarkan, sesulit apapun materinya, pasti langsung mudah dipahami.

www.duniadosen.com
Ketika sampai di bangku SMP, cita-cita saya tetap menjadi Dosen, namun saya sudah memiliki alasan dan tujuan. Saya ingin menjadi orang yang berguna dengan mengajarkan sebanyak-banyaknya ilmu kepada generasi muda untuk Indonesia yang lebih baik.
Sampailah di bangku SMA, saya akhirnya menyadari bahwa skill saya dalam mengajar sangatlah jelek. Saya tidak bisa mengajari orang dengan baik, terlalu mudah emosi dan kata-kata saya sulit dipahami. Mulai disini, saya memutuskan untuk menjadi orang yang berguna dengan cara lain.

Pikiran saya terbuka. Saya baru menyadari, passion saya daridulu adalah di bidang IT. Sejak SD, sepulang sekolah, saya selalu bermain PlayStation, PSP, GameBot bersama adik saya. Yah walaupun hanya modal skill gaming abal-abal dan kalah telak jika dibanding adik saya yang 4 tahun lebih muda, namun saya sangat menikmati bermain game.
Kemudian saat SMP, saya juga sering bermain game-game PC multiplayer semacam Guitar Hero, OSU, Frets on Fire bersama teman sekelas saya, dan itu seru banget! Saya juga rela begadang demi main The Sims, Harvest Moon, Virtual Villager dll. Yah bisa dibilang masa-masa itu memang sangat tidak produktif.

quotes.lifehack.org
Kemudian tiba di SMA, kegiatan gaming mulai saya tinggalkan karena sibuk dengan pendidikan 2 tahun. Disini saya mulai hilang arah karena bosan dengan pelajaran-pelajaran lain yang saya anggap tidak jelas dan tidak berguna. Namun gairah hidup saya kembali dibangkitkan oleh pelajaran TIK yang sangat menarik. Saya rela-relakan meninggalkan tugas lain demi mengerjakan tugas TIK, seperti mengedit video, mengedit grafis menggunakan Corel dan Photoshop, membuat animasi, mempelajari sedikit bahasa pemrograman HTML, dan banyak lagi. Akhirnya saya memutuskan "Teknik Informatika ITS" sebagai pilihan pertama saya di SNMPTN.

Namun masalah kembali menghadang. Orang tua saya menolak pilihan saya. Mereka menyuruh saya masuk ke kedokteran, karena saat itu mindset mereka masih sempit dan kebetulan di keluarga saya belum ada yang pernah menggeluti bidang IT. "Orang sukses itu dokter" yap masih seperti itu.

"Udah, gausah masuk yang aneh-aneh, FK aja jelas pekerjaannya." 
"Jadi programmer gapunya masa depan, ga jelas kerjanya ngapain. Kamu tahu prospek kerjanya apa aja?"

Kalimat-kalimat itulah yang setiap kali saya dengar ketika saya mengutarakan untuk masuk Teknik Informatika ITS. Ya saya bisa memaklumi itu sih, mungkin karena kurangnya informasi dan pengetahuan. Bisa dibilang orang tua saya kudet dengan teknologi zaman sekarang. Oleh karena itu, dengan jiwa pantang menyerah dan menggebu-gebu, saya memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang Teknik Informatika, dunia IT dan keadaan dunia sekarang yang semuanya perlu teknologi kepada mereka. Dengan bantuan google, saya mencari info-info tersebut, saya print, saya presentasikan di depan orang tua saya.

"Pak, bu, kita harus berani mengambil jalan yang beda dari orang lain. Ga semua orang sukses itu dokter. Percuma juga kan ntar kalo kuliah tapi ga menikmati apa yang dipelajari. Percuma juga aku jadi dokter tapi tidak menikmati pekerjaanku" 

Akhirnya mereka luluh, dengan kesepakatan jika saya tidak lolos SNMPTN Teknik Informatika ITS, saya harus memilih FK untuk SBMPTN. Saya sih setuju-setuju saja karena saya sudah memperhitungkan peluang saya diterima di Teknik Informatika ITS cukup besar.

Alhamdulillah saya diterima di Teknik Informatika ITS yeay!
Selesai?
Belum
Disinilah awal cerita baru dimulai...

HMTC Optimasi
Sejak berkuliah disini, pandangan saya tentang dunia IT mulai meluas. Ada berbagai hal yang dapat saya pelajari disini. Programming, designing, network security, web developing, mobile developing, data mining, dan banyak lagi. Saya mulai menata ulang langkah, ingin pergi kemana saya sekarang?

Fokus jadi Programmer? Awalnya begitu, namun tidak ah. Mengikuti pelajaran dasar pemrograman saja saya harus berlari. Lagipula tampilan codingan yang hitam putih tidak terlalu berhasil menarik perhatian saya, serta logika saya yang pas-pasan.

Jadi Designer? Bisa jadi. Sejak masuk informatika, ketertarikan saya dengan dunia design mulai tumbuh. Saya menjadi bagian sie publikasi dan dokumentasi di event TC League, dan menjadi bagian dari sie kreatif di event ILITS 2016. Itu semua dapat menjadi tools bagi saya untuk berkembang di bidang design. Design ini mencakup UI Design dan Game artist.

Web developer? Mobile developer? Game Developer? Gajinya banyak tuh, tapi saya tidak tertarik sih, lebih tertarik menjadi UI designer-nya.

Data miner? Big No. Tidak tertarik dengan data-data karena ruwet ribet dan tidak ada seninya.

Network dan Security? Hmmmm....

Meskipun masalah cyber security Indonesia masih di level invansi atau level awal, namun kesadaran tentang cyber security belum ada. Sehingga Mastel mendesak pemerintah untuk sebuah lembaga nasional khusus cyber yang mengkoordinir lembaga cyber di Kementerian. Lembaga tersebut nantinya harus mampu mengidentifikasi dan bertanggung jawab terhadap masalah cyber security system dalam sebuah negara, sebab ancaman besar bisa datang kapan saja.
...
Ia menambahan, serangan cyber saat ini menjadi ancaman bagi semua industri di Indonesia, baik perbankan, migas, militer, media dan bahkan pemerintah. Oleh sebab itu masalah ini harus mendapat perhatian baik dari pemerintah, swasta, akademisi dan semua pihak yang ada di Indonesia.” - www.apkomindo.id

Miris bukan? Oleh karena itu saya memutuskan, cita-cita utama saya adalah menjadi...

Cyber Security Engineer/
Information Systems Security Engineer/
Cyber Security Specialist/
apapun lah itu

www.nuspire.com
Intinya adalah pekerjaan yang menjaga keamanan sistem, jaringan, data dari virus-virus pencuri, perusak serta para hacker tak bertanggung jawab. Lebih spesifiknya lagi, saya ingin bekerja di keamanan negara, menjaga data-data negara. Entah apalah itu. Sebenarnya masih ngambang juga sih, tidak tahu persis bekerjanya bagaimana, cara mencapainya bagaimana dll. Misi saya yang terbesar adalah Membuat Sistem Keamanan Terkuat yang Tidak Terbobol. Impossible? Haha memang. Tapi di kamus saya hanya dapat ditemukan kata NO LIMIT

Mengapa ingin menjadi mereka?
Kalau ditanya mengapa sih, jawabannya tidak tahu. Saya memang tertarik dengan dunia per-hackingan, keamanan jaringan, cyber crime, detektif, intel dan kawan-kawannya itu sedari dulu. Mungkin akibat saya terlalu sering menonton anime Detective Conan, film Sherlock Holmes, film-film intel yang lain, serta membaca manga dan novel semacam Bloody Monday. Yap menurut saya, dunia mereka terlihat keren. Yah belum tau tepatnya sih, belum pernah merasakan.
Selain itu, saya juga sudah cukup muak dengan kejahatan di negeri ini. Terutama cyber security Indonesia yang dibilang masih lemah. Saya ingin sebaik-baiknya mengabdikan diri untuk menjaga keamanan cyber Indonesia dari serangan luar, karena bisa di bilang cyber ini titik lemah yang berakibat fatal sekali jika tidak dijaga. Coba bayangkan, ada sebuah bank dengan sejuta data yang disimpan. Kemudian pihak-pihak berhati busuk mencoba meng-hack dan mencuri data-data si bank tersebut. Jika keamanan bank tersebut lemah, maka si hacker akan sangat mudah membobol dan mencuri semua data-datanya. Belom lagi jika itu menyangkut data rahasia negara, yang jika diketahui negara lain bisa berakibat kehancuran bagi negara kita.

Sedikit bercerita lagi, saya juga pernah memiliki cita-cita gila ketika duduk di bangku SMA, yaitu menjadi INTEL. Alasannya? Sederhana sih, terinspirasi dengan tokoh-tokoh keren di film-film. Keren aja gitu kan? Menyamar ke negeri tetangga, spying, menangkap teroris, punya sejuta identitas, tinggalnya berpindah-pindah, haha benar-benar fantasi. Saya hampir memutuskan masuk Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Namun, saya mendengar bahwa menjadi intel sama dengan melupakan keluarga. Saya harus melupakan keluarga saya, menyembunyikan identitas, yap benar-benar pekerjaan yang berbahaya. Tentu saja keluarga tidak setuju, dan saya membuang jauh-jauh impian itu.

237desain.blogspot.com

Oke kembali lagi.
Selain menjadi Cyber Security Engineer, saya memiliki berbagai cita-cita yang lain (Sebagai sambi-sambian, untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri, seni dan logika) yaitu menjadi...

UI Designer
matadesain.com
Game Artist
studenttime.org
Animator
helpx.adobe.com
Film Editor
Jasper Bender, prezi.com
Pokoknya pekerjaan-pekerjaan yang penuh seni, warna dan gambar. Film editor yang saya maksud disini adalah editor film yang banyak animasinya, namun animasi tersebut terlihat nyata, semacam Jurassic Park, Spiderman, Gozilla, film-film fantasi yang banyak monsternya begitu deh. Saya cukup miris dengan keadaan film indonesia dengan tingkat kehalusan animasinya yang rendah.

Namun, tak lupa saya juga akan menggapai cita-cita saya sebagai kodrat manusia :
Membahagiakan orang tua dan keluarga
Memenuhi kodrat wanita
"Macak, Masak, Manak"
-Nabilah Zaki Lismia 2015
Sukses dunia akhirat!!! Aaamin

Nah setelah bercerita panjang lebar tentang cita-cita saya yang terlalu terlihat tidak nyata dibanding skill saya yang masih cupu, kalau kata seseorang sih “Kalau mimpi jangan muluk-muluk, lihat kemampuan juga”, saya akan memberikan gambaran langkah-langkah apa saja yang saya lakukan untuk menggapai cita-cita saya

Pertama, yang pastinya adalah berkuliah di Teknik Informatika ITS, lulus dengan IP tinggi (4,1 haha) dan sertifikat kemampuan yang banyak. Yah walaupun semester awal ini, kehidupan kuliah saya bisa dibilang dalam masa bobrok. Kuliah selalu terlambat, selalu jadi deadliner tugas, belum bisa membagi waktu dan menentukan prioritas, selalu mengerjakan yang tidak penting sehingga yang penting jadi terbengkalai, masih sering main-main dsb. Kalo bisa dibilang sih, saya masih sedang dalam mencari jati diri dan mencari cara yang menarik untuk survive dari kebosanan di dunia perkuliahan. Yap doakan ke depannya bisa berubah menjadi semakin dewasa, Aamin!
giphy.com
Kedua, untuk menjadi UI designer yang kreatif yaitu dengan sering berlatih membuat design poster, UI web, aplikasi atau game. Kemudian rajin mengupgrade skill aplikasi grafis editor (Corel, Photoshop, AI, Blender, dll) secara otodidak. Kemudian untuk jadi animator dan film video editor yang kreatif, saya juga harus sering berlatih dan rajin mengupgrade skill aplikasi edit video dan animasi (Premiere, After Effect, Flash, dll). Selain itu juga rajin-rajin berlatih berfikir kreatif, berfikir out of box, tidak perlu logika, tidak perlu banyak berfikir, cukup ikuti hati dan pikiran, bebaskan idemu!

@hafaraf
Ketiga, untuk menjadi cyber security engineer, langkah awal saya adalah dengan memilih project LBE di lab NCC (Net Centric Computing). Kemudian selanjutnya saya akan memilih RMK (Rumpun Mata Kuliah) yang berhubungan dengan keamanan jaringan, serta berusaha mendalaminya. Selain itu saya juga harus explore sendiri, otodidak belajar linux, mempelajari cara berfikir hacker (hacker adalah orang yang jenius lho, jangan salah), mempelajari lubang-lubang keamanan yang bakal dibobol si hacker, yap ini seperti bermain game.

Cara berfikir hacker - www.plimbi.com
Keempat, Insya Allah saya akan melanjutkan S2 dan S3 di luar negeri, di negara-negara yang teknologinya maju, tentu saja dengan beasiswa. Spesifiknya sih, S2 di Tokyo Institute of Technology, Japan. Kenapa memilih Jepang? Karena saya tertarik dengan Jepang sedari dulu. Cita-cita saya adalah pergi ke Akihabara, membeli banyak anime dan game, dan berteriak “A-Ki-Ha-Ba-Raaa” di tengah jalan di keramaian kota. Kemudian S3 di Massachusetts Institute of Technology, USA. Kenapa? Karena itulah universitas teknologi terbaik di dunia. Hahah memang impian saya terlampau tinggi. Yap sekali lagi JANGAN PERNAH TAKUT BERMIMPI.

"A-Ki-Ha-Ba-Raaa" - japanguide.com
Terakhir, saya tidak akan berhenti belajar hal-hal baru, karena yang baru tidak akan membosankan. Memperbanyak bersosialisasi, berorganisasi, meningkatkan relasi, tidak perlu malu berinteraksi dengan orang lain, mengembangkan diri dengan ikut UKM atau club-club, dan yang terpenting adalah RAJIN BERIBADAH DAN BERDO'A. Jangan lupakan Tuhanmu, karena tanpa Tuhan kita hanyalah secuil debu, dan dengan Tuhan semua Insya Allah Man Jadda Wa Jada.


www.ashabulkahfie.com
Pesan terakhir saya, mimpilah setinggi-tingginya! Hingga kita seakan-akan tidak bisa meraihnya, hingga orang-orang menertawakan kita, hingga kita harus berlari, karena itulah yang membuat kita termotivasi. BERMIMPILAH, BERLARILAH! Karena langit cukup luas buat nampung semua mimpi-mimpi kita.

@hafaraf
Hidup itu sederhana, atau pikiran saya yang terlalu sempit? Intinya sih jangan takut menjadi berbeda. Jika ingin kau lakukan, maka lakukanlah. Jika tidak ingin, maka tidak perlu di lakukan. Jangan melakukan sesuatu setengah-setengah karena sama dengan buang-buang waktu.

Sekali lagi JANGAN PERNAH TAKUT BERMIMPI, because dream has no limit~

startlivingconsciously.wordpress.com
Mohon maaf terlalu banyak bicara, semoga bermanfaat:)
Sekian terima kasih.


HAFARA FIRDAUSI
5115100043

MENJADI PROFESIONAL WEB DEVELOPER



Bekerja di bidang IT adalah kebanggaan tersendiri bagi seseorang karena bidang IT sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan. Hampir semua perusahaan membutuhkan IT. Selain itu, banyak yang berkata bahwa bekerja di bidang IT akan memperoleh gaji tinggi haya dengan modal yang tak seberapa. Oleh karena itu, banyak yang ingin masuk jurusan Teknik Informatika untuk memperoleh pekerjaan di bidang IT. Saya bersyukur bisa lolos di Teknik Informatika ITS ini, karena jurusan ini akan membantu saya meraih cita-cita saya bekerja di bidang IT.
Disini saya akan menceritakan tentang cita-cita saya setelah lulus dari Teknik Informatika ITS. Sebelumnya ini merupakan tugas yang diberikan oleh dosen STI. Beliau menyuruh saya untuk menulis cita-cita saya di blog. Sebenarnya saya masih bingung ingin menjadi apa di  bidang IT karena saya belum mengetahui secara spesifik pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan IT. Saya hanya membaca sekilas saja di blog tentang pekerjaan di bidang IT. Namun sekarang saya tertarik untuk menjadi profesional web developer.
Apa itu profesional web developer?
Web developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Peran web developer adalah sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut. Sedangkan kata profesional menunjukkan seorang web developer yang ahli dalam pekerjaannya dan tidak main-main terhadap pekerjaan tersebut.
Mengapa profesional web developer?
Alasan pertama memilih profesional web developer adalah modal yang diperlukan untuk membuat sebuah web tidak meraup rupiah terlalu banyak, bahkan sangat berbeda hasilnya jika dibandingkan dengan untung yang akan diraih. Bayangkan saja, modal untuk membuat sebuah website hanyalah sekitar Rp300.000 untuk membayar domain(nama sebuah website) dan hosting(layanan penyimpanan file sebuah website). Website yang dijual dengan harga murah misalnya Rp500.000 biasanya selesai dalam sehari karena client tidak diperbolehkan minta macam-macam sesuai harganya yang murah. Apabila client meminta sesuatu yang lebih menarik untuk website, keuntungan yang didapatkan bisa mencapai 10 juta. Bayangkan apabila modal yang dikeluarkan sama, tetapi sayang didapat bisa berlipat-lipat. Akan sangat menguntungkan,bukan?
Alasan kedua adalah membuat website bisa dilakukan di rumah. Tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan website. Mendapatkan seorang pembeli juga mudah, bisa lewat facebook,kaskus, google, atau melalui website sendiri. Ketika sudah selesai membuat web, pembeli bisa mendapatkan website hasil kita dari email. Pembayaran oleh pembeli pun bisa dilakukan via transfer. Saya sangat mengapresiasi hal ini karena saya perempuan yang akan menjadi calon ibu, maka saya harus bekerja dimana pekerjaan itu tidak banyak meninggalkan rumah.
Meraih cita-cita butuh usaha yang keras dan juga doa. Cita-cita kita juga harus diperjuangkan mulai sekarang. Oleh karena itu, saya mempunyai kiat-kiat untuk menjadi profesional web developer yaitu :
1.       Selalu berdoa dan tawakkal kepada Allah SWT
2.       Belajar menghasilkan segala sesuatu dengan baik dan tepat waktu. Karena dengan hal tersebut kita akan mudah mendapat kepercayaan dari pembeli.
3.       Mengetahui aplikasi apa saja untuk membuat website.
4.       Belajar berpikir kreatif karena dalam mendesain sebuah website perlu hal-hal baru di dalamnya seperti design.
5.       Memperbaiki skill ngoding.
Dalam meraih cita-cita, kadang ada yang berhasil kadang ada pula yang belum beruntung. Apabila ada plan A, maka harus ada plan B. Alternatif apabila saya kurang beruntung untuk mendapatkan cita-cita saya adalah menjadi dosen di jurusan Teknik Informatika. Saya memilih dosen karena apabila saya belum bisa menerapkan ilmu saya sebagai profesional web developer, setidaknya saya bisa mengajarkan sedikit ilmu saya untuk orang lain.
Sekian paparan cita-cita saya. Semoga apa yang kita semua cita-citakan bisa terwujud. Amiiinn. Terima Kasih sudah membaca.

Rozana Firdausi
5115100701

Cita-citaku Menjadi Web Developer



[Bismillah] Perkenalkan nama saya Rizka Annisa asal Surabaya, saya akan menceritakan sedikit tentang cita cita saya. Karena ini akan mengulas soal cita-cita, disini saya mungkin akan sedikit baper(?), karena hal-hal ini lah yang akan menjadi salah satu tujuan hidup saya...

Berbicara soal IT, saat saya masih SMA saya tidak tahu menahu soal koding. Saya memilih tc pada awalnya karena rekomendasi dari guru saya, dan tidak ada lagi jurusan lainnya yang saya merasa cocok didalamnya. Tapi saya bersungguh-sungguh ingin masuk teknik informatika ini, untuk masuk saja di jurusan ini, harus menyingkirkan berapa ribu orang. Maka dari itu ketika saya merasakan struggle disuatu titik dalam perkuliahan, saya harus mengingat mengapa saya memulai disini? Mengapa saya harus teteap berjuang walaupun susah? Itu semua karena saya memiliki cita-cita yang harus dibuat nyata.

Jika seseorang bertanya cita-cita nya mau jadi apa? Dahulu saya biasa menjawab "mau kerja di google" dengan haha hihi. Namun sekarang, saya ingin membulatkan keinginan saya, bukan hanya sebatas angan belaka.  Tetapi kerja di google itu masihlah sangat luas, lalu bidang apa yang akan saya ambil?

Awal mula masuk ke tc cita-cita saya pada awalnya ingin menjadi Web Developer. Namun, setelah browsing pekerjaan apa saja yang bisa diambil sebagai lulusan informatika, saya menemukan satu bidang yang cukup menarik, yaitu Mobile Developer. Sesungguhnya, saya masih bingung dan merasa awam dengan bidang-bidang tersebut. Mungkin karena saya masih semester 1, masih sedikit yang saya ketahui.

Pada intinya, saya ingin menjadi seorang Googler. Namun, untuk sementara ini saya ingin  menjadi Web Developer. Kiat-kiat apa saja yang saya lakukan untuk mencapai cita-cita saya?
·        Tentunya saya akan memperbaiki skill koding saya yang masih sangat kurang.
·        Lalu saya juga akan belajar design, belajar bagaimana membuat program atau aplikasi yang menarik.
·        Belajar sungguh-sungguh agar mendapakatkan IPK yang baik
·        Mengikuti acara yang diselenggarakan oleh google atau gdg, seperti seminar-seminar atau codelab atau pun workshop. Agar mengetahui info terkini tentang google
·        Mulai membuat aplikasi sendiri
·        Berdoa dan bertawaqal kepada Allah SWT


Semoga cita-cita saya tercapai, dan saya mampu menjaga komitmen saya untuk mewujudkannya. Aamiin..

Nama: Rizka Annisa Kurnia Sari
NRP  : 5115100114

Not a Big Dream


                 Halo readers!!!  Ga berasa semester satu bakal berakhir. Bentar lagi libur dan pulkam. Nah tapi kita sebagai mahasiswa sebelumnya harus menghadapi rintangan supaya libur tenang. Apa sih rintangannya? Rintangannya itu menjalani UAS salah satunya mata kuliah blog tercinta ini. UAS STI ngapain aja? UAS STI kali ini kita menceritakan tentang cita-cita. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan mengupas cita-cita saya. Selamat membaca^^
                Cita-cita? Begitu mudahnya bagi anak kecil mengatakan cita-citanya apa. Ada yang ingin menjadi artis, guru, dokter, dan berbagai cita-cita lainnya. Namun, seiring bertambahnya usia kebanyakan dari kita kebingungan jika ditanyai mengenai cita-cita. Hal ini dikarenakan adanya pola pikir yang semakin mendewasa, sehingga kita perlu memikirkan cita-cita secara matang.
                Kuliah di Teknik Informatika menuntut kita untuk bekerja di bidang teknologi. Tidak seperti kebanyakan, saya sangat ingin berkecimpung di bidang sosial. Tidak bisa dikata cita-cita, impian saya ialah mengembangkan teknologi di wilayah terpencil. Seperti yang kita tau, perkembangan teknologi di Indonesia tidaklah merata. Masih ada diantara mereka yang gagap teknologi. Bahkan ada di antara mereka yang masih buta huruf. Sungguh miris sekali.
                Ini masihlah sebuah perencanaan. Langkah awal untuk menggapai impian saya yaitu mencari relawan yang bersedia untuk mengembangkan teknologi di wilayah terpencil. Seperti halnya Indonesia Mengajar, diperlukan website untuk menampung relawan dan menentukan wilayah terpencil apa saja yang masih minim teknologi. Langkah selanjutnya yaitu sebelum memperkenalkan teknologi, saya ingin mendirikan taman bacaan di wilayah terpencil tersebut. Karena seperti yang kita tau, untuk mengenalkan teknologi ke orang-orang tertinggal tidaklah mudah. Diperlukan ajakan yang lebih berorientasi kepada mereka. Semakin bisa mereka untuk membaca semakin mudah memperkenalkan teknologi melalui buku-buku yang mereka baca. Karena buku adalah gudang ilmu.  Untuk mendata buku-buku tentu saja diperlukan data mining. Maka dari itu saya juga harus mempelajari data mining lebih dalam.
Beruntunglah kuliah di Teknik Informatika ITS ada Lab Based Education (LBE). Dengan adanya LBE saya dapat mendalami cara membuat games berbasis edukasi. Langkah selanjutnya, saya ingin mengajak anak-anak di wilayah terpencil untuk memainkan games berbasis edukasi. Dengan adanya games berbasis edukasi ilmu mereka semakin bertambah dan mereka terhindar dari kebodohan.
                Mungkin ini masih berupa langkah kecil yang ingin saya lakukan untuk menggapai impian saya. Ini bukanlah sebuah cita-cita melainkan impian kecil saya. Karena saya masih begitu bingung dengan cita-cita saya sendiri. Semoga semua yang sudah memiliki cita-cita yang jelas dapat menggapai cita-citanya di masa yang akan datang. Aamiin. Semangat!!^^

Mutia Rahmi Dewi
5115100048

               

Dare to Dream Big

Sumber : www.google.com/image

Halo para pembaca setia blog. Saya kembali untuk membagikan sedikit banyaknya cerita saya tentang cita-cita.
Cita-cita. Saat ditanya dulu apa cita-cita saya, dengan mantap saya akan menjawab “Dokter :v”. Ya, itulah yang saya akan jawab saat saya duduk di bangku sekolah dasar. Namun,cita-cita menjadi dokter itu kemudian hilang tanpa bekas seiring berjalannya waktu, terlebih dengan alasan pelajaran biologi merupakan musuh alami pelajaran sulit saya dulu saat SMA. Bertambahnya usia juga memberi banyak perubahan bagi saya. Sekarang, saat orang kembali menanyakan cita-cita, saya hanya bisa tersenyum menjawab “Saya masih memikirkannya”. Ya, saya sudah masih memikirkan cita-cita yang tepat untuk saya. Karena apa yang saya pikirkan hingga saat ini tak lain adalah mimpi. Begitu banyak mimpi-mimpi yang saya rangkai dalam hati dan pikiran.

Pertama kali saya bermimpi menjadi seorang penyanyi. Mungkin terdengar lucu mengingat suara saya yang pas-pasan. Namun tak ada yang salah dari sebuah mimpi gadis kecil yang ingin menyampaikan pikiran dan perasaaannya lewat lagu yang disusun dengan melodi  yang indah.  Namun mungkin nyanyian saya tak sejalan dengan kenyataan. Saya pun mulai melupakan mimpi manis itu. Saya pun mulai menulis. Mengungkapkan pikiran dan perasaan lewat tulisan lebih terlihat masuk akal bagi saya. Saya pun menulis berbagai tulisan, baik itu puisi, cerpen, fiksi mini, private writing dan bahkan potongan naskah novel pernah saya tuangkan di blog pribadi saya dan juga tak ingat lagi berapa banyak buku diari yang saya habiskan dulu.
Saat SMA saya masuk kedalam club jurnalistik dan teater. Saya mulai mengekspresikan diri lewat artikel atau karya sastra lain atau bahkan terjun dalam seni peran maupun menjadi penulis naskah drama.Namun mimpi saya pun sedikit demi sedikit tergerus oleh sebuah tantangan baru dalam diri saya, yaitu bagaimana bisa mimpi saya itu diwujudkan dan dapat berguna bagi orang-orang di sekitar saya.

Sumber : www.google.com/image
Akhirnya saya memilih bermimpi di bidang teknologi mengingat zaman sekarang dan ke masa depannya, teknologi adalah aspek yang akan sangat berkembang pesat. Saya ingin bekerja sebagai Software Engineer. Ya, sebagai seorang yang bekerja dengan mengembangkan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Profesi yang tentunya membutuhkan perjuangan yang begitu berat untuk meraihnya. Namun, kelebihannya lewat profesi ini saya dapat mengembangkan software untuk pendidikan untuk bisnis, untuk hiburan, untuk games, dan lain sebagainya. Tentunya profesi ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama mereka yang sangat membutuhkannya. Saya ingin berperan dalam pembuatan sebuah software bagi masyarakat yaitu sebuah software atau aplikasi yang dapat bermanfaat bagi para petani dan nantinya akan menjadi hal yang umum di masyarakat.


Maka dari itu saya memilih mengambil kuliah di jurusan teknik informatika ini yang sekiranya ke depannya akan menjadi tumpuan harapan saya untuk menggapai profesi sebagai Software Engineer.

Setelah berkecimpung di dunia software , saya juga ingin mendirikan sekolah di daerah saya. Kecintaan saya terhadap daerah saya membuat saya bermimpi untuk mendirikan sekolah yang difasilitasi fasilitas yang berbasis teknologi dan berjalan dengan teknologi di dalamnya. Daerah saya tentunya tidak sebesar atau metropolitan seperti Surabaya ini, tapi pendidikannya jangan ditanya. Begitu banyak anak-anak cerdas yang berpotensi di daerah saya. Dengan teknologi yang seadanya saja, anak-anak disana bisa mengenyam pendidikan di universitas ternama di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri, apalagi jika diberikan fasilitas yang memadai dengan teknologi canggih. Saya ingin anak-anak di daerah saya juga ikut, bukan hanya mereka yang berduit dapat merasakan cipratan teknologi canggih. Saya ingin mereka semua dapat merasakan bagaimana sesungguhnya perkembangan teknologi itu, bukan hanya sekedar memegang sebuah smartphone atau perangkat android di tangan.
Setelah semua itu cita-cita terbesar saya adalah mengunjungi tempat-tempat yang saya ingin kunjungi di dunia. Begitu banyak daftar tempat di dunia yang saya ingin lihat dan rasakan secara nyata dan tentunya mengajak kedua orang tua saya.

Strategi. Berbicara strategi, tentunya sudah banyak wacana strategi yang mulai tersusun di otak saya. Saya akan meniingkatkan kemampuan saya dalam bidang-bidang yang nantinya akan mendukung saya meraih cita-cita itu. Saat ini saya masih pemula yang sedang berjuang akrab belajar berbagai mata kuliah Teknik Informatika dengan kemampuan saya yang masih sangat dasar tentunya. Maka dibalik itu kekuatan saya adalah kerja keras dan doa. (Mohon doanya =) )
Demikianlah uraian saya tentang cita-cita saya. Terimakasih bagi pembaca yang benar-benar membaca tulisan saya.

Yolanda Wisdanita Samosir
5115100023



Thursday, December 10, 2015

Ceritanya nyeritain Cita cita : Future is Now

Yup yup brad. Ini posting ketiga saya di Blog ini, gmana? Makin gak mutu kan postingan saya? Hehehe. Kali ini hal yang mau saya bahas adalah tentang cita cita.

Hmmmmm sebagai mahasiswa Teknik Informatika, saya sejujurnya masih bingung jika di tanya apa itu Teknik Informatika ( yang lebih akrab di sapa TC ) apalagi jika membicarakan prospek kerja. Namun yang jelas, saya tau apa tujuan saya ke sini ( baca : TC ). Selain gelar S.Kom yang saya kejar di sini adalah ilmu. Mungkin agak klise, namun ini berhubungan dengan cita cita saya. Yaitu memjadi game designer dan Web Designer.

Di tahun pertama saya, saya memilih NCC sebagai LBE ( baca : belajar dan mengerjakan sebuah proyek di lab sama para admin ) saya. Kenapa? Karena saya mau mendalami HTML lebih dalam. Saya mau tau gimana sih buat web yang user friendly. Gimana nyusun Web yang SEO friendly. Bukan cuma copas dari google, tapi tau asal usulnya.

Kedua ditahun pertama ini juga saya mendaftar pada GDC ( Game Develompment Club ) agar apa? Jelas! Agar ilmu Game designing dapat saya dalami ( doakan saya lolos ya braaad ).

Lalu muncul pertanyaan, " emang gk bisa belajar sendiri kalo cuma HTML dan Game Designing? " ya jawabannya pasti BISA lah.
Tapi... dengan saya ikut GDC dan NCC maka saya akan bertemu orang orang yang bukan hanya lebih senior dari saya, namun kemungkinan besar kasih proyek atau ngajak kerja bareng suatu saat nanti. Itulah sepenggal cerita tentang cita cita saya. Sekian


Tegar Satrio Utomo
5115100178

Cita-Cita? Kalau Udah Cinta, Pasti Apapun Akan Dilakukan.


Assalamualaikum Wr Wb

Untuk kali kami diberi tugas untuk mendekskripsikan tujuan kami di masa depan dan cita-cita yang ingin dicapai kedepannya nanti. Kalau dari aku sendiri sih aku meminati beberapa pekerjaan dalam bidang development seperti mobile development dan game development. Berawal dari mengikuti kuliah tamu di jurusanku tentang peluang kerja lulusan IT, ada beberapa penjelasan bahwa bekerja sebagai mobile development lumayan menguntungkan terutama bagi para lulusan IT, dari situlah aku mulai berpikir untuk mencoba peluang kerja di bidang mobile development itu.

Selain mobile development, pekerjaan lain yang lumayan aku minati dan buat aku tertarik adalah pekerjaan di dalam bidang Game Development. Hampir sama seperti mobile developer hanya saja untuk pekerjaan di bidang Game Development ini berfokus dalam pengembangan game. Untuk pekerjaan di bidang Game Development juga masih dibagi-bagi lagi dalam beberapa divisi seperti Game programmer, game designer, game artist, dan masih banyak lagi. Dengan pekerjaan yang lumayan keras ini para pekerja IT bidang game development juga mendapatkan gaji yang tidak biasa. Beberapa pekerjaan ini bisa menghasilkan gaji kisaran 40 juta rupiah keatas. Beberapa modal awal yang harus kita miliki kalau mau sukses di bidang game development tidak lain tidak bukan pastinya adalah passion dalam bermain game. Ada beberapa orang yang bilang “pekerjaan terbaik di dunia adalah hobi yang dibayar”. Jadi kalau kalian ingin lancar dalam bekerja sebagai game developer, kalian juga harus membuat pekerjaan kalian menjadi seperti suatu hobi yang kalian cintai, karena kalau yang namanya udah cinta pasti apapun akan dilakukan dong. Selain passion dalam bekerja, beberapa hal lain yang harus dikembangkan pastinya ya pemikiran kreatif seorang gamer dan juga teknik-teknik pengembangan game seperti bahasa pemrograman, design karakter dan game, dan beberapa hal pendukung lainya seperti software pengembangan game.





Beberapa strategi yag akan aku jalankan untuk menggapai cita-citaku mungkin hampir sama seperti kasus lainnya, yang pasti belajar dengan giat dan terus berpikir kritis dan kreatif. Untuk seorang mahasiswa jurusan informatika sepertiku pastinya ini adalah hal yang susah-suah gampang untuk dilakukan. Tapi dari semua itu menurutku hal yang harus dikembangkan oleh seorang calon game developer adalah cara pemikiran kreatif dan semangat dalam bekerja. Semua hal itu bisa kita dapatkan di kehidupan kuliah sehari-hari. Karena beberapa hal itu selalu ada di setiap pengalaman yang kita ciptakan di masa-masa kuliah kita. Jadi buat kalian yang ingin menjadi seorang game developer harus bisa menciptakan hal-hal kreatif dan menarik. Tetap semangat menggapai cita-cita dan kembangkan terus pengetahuan kalian.

Dari rincian pekerjaan diatas mungkin akan lebih asik jika dua-duanya digabungkan menjadi Mobile Game Development, walau sebenarnya aku lebih berminat di bidang game development. Apapun pekerjaanya, yang penting adalah bagaimana kalian melakukan dan menjalani pekerjaan itu sehari-hari. Seperti yang aku sebutkan tadi, kalau udah cinta apapun pasti dilakukan. Soekarno pernah bilang, “gantungkanlah cita-citamu setinggi langit”, dan bung Hatta menyela, “jangan gantung terlalu tinggi, nanti tidak bisa diraih.”, Soekarno menjawab, “kalau kita bisa menggantungkannya, sudah pasti kita bisa meraihnya’. Jadi, jangan pernah takut untuk menargetkan cita-cita yang tinggi, semua pasti bisa dilakukan kalau kita yakin dengan diri kita dan terus berusaha.


Demikian pendekskripsian saya tentang cita-cita saya ke depannya. Semoga kita semua bisa lulus dan bisa meraih cita-cita kita sampai sukses nanti. Terima kasih yang udah mau baca dan jangan lupa commet ya.. commend me? :v


Wassalamualaikum Wr Wb

Dias Adhi P
5115100173