Wednesday, December 13, 2017

calon technopreneur aamiin!

Moh. Iman Afandy
05111740000129              
Kelas STI C

Halo rek! Beberapa minggu lalu, pak Imam selaku dosen STI saya memberikan kami tugas untuk membuat artikel di blog ini tentang cita-cita kami semua. Sekarang ini saya sedang berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya jurusan Informatika, jadi kalau berbicara tentang cita-cita, tentunya pasti akan ada hubungannya dengan jurusan yang saya ambil, yaitu Informatika, atau hal-hal yang berhubungan dengan IT.
                Sewaktu SMA, saya senang membaca tentang kisah orang-orang sukses, terlebih di bidang IT, seperti Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook), Achmad Zaky (Buka Lapak), Andrew Darwis (Kaskus), dan lainnya. Kenapa bidang IT? Karena di abad 21 sekarang adalah jaman dimana semua hal itu harus serba praktis, dan teknologi (IT) lah yang membantu semua hal itu. Dan teknologi itu seperti tidak ada matinya, makin hari makin berkembang, dan makin hari makin banyak penggunanya. Tidak dipungkiri lagi, dijaman sekarang memiliki smart phone adalah hal yang sangat lumrah. Saya sangat mengagumi orang- orang sukses yang hebat dibidang IT tersebut, maka dari itu saya ingin menjadi seperti mereka. Ya, menjadi seorang TECHNOPRENEUR.
                Selain rasa kekaguman saya terhadap mereka, hal lain yang membuat saya ingin menjadi seorang Technopreneur adalah :
-          -Seorang technopreneur mampu memecahkan sebuah masalah yang ada pada masyarakat, dan bisa memudahkan kegiatan masyarakat. Dengan kata lain, saya ingin menjadi technopreneur menjadi wadah saya untuk bisa bermanfaat untuk orang lain. Contohnya seperti perusahaan Gojek, mereka mampu membuat sesuatu yang bisa membantu masyarakat indonesia.
-          -Saya tidak ingin menjadi bawahan. Seperti kata om Bob Sadino, “Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang anda punya, anda adalah bosnya”
-          -Saya ingin punya banyak uang. Tentu saja motivasi ini bukan Cuma untuk kesenangan diri saya sendiri. Tetapi punya banyak uang berarti kita punya lebih banyak kesempatan untuk bersedekah. Bermanfaat untuk orang lain.


          Bercita- cita tentunya tidak asal berangan angan saja. Banyak hal yang sudah saya pikirkan tentang cita cita saya ini. Pertama, kekurangan dan hambatan-hambatan yang akan saya alami untuk menggapai cita-cita saya adalah 1. Saya belum tahu apa apa soal bisnis, karena menjadi seorang technopreneur(pengusaha) pastinya kita harus paham seluk beluk bisnis; 2. Saya kurang memiliki modal sebagai seorang pemimpin. Karena menjadi pengusaha pasti ada saatnya kita akan memiliki orang-orang yang akan bekerja dengan kita, tidak mungkin sendirian. 3. Untuk saat ini saya masih kurang dalam memanajemen diri sendiri; 4. Saya belum memiliki ide 
     
          Di antara semua kekurangan dan hambatan hambatan tersebut, saya yakin dengan satu hal. yaitu saya selalu ingin belajar, mungkin itu kelebihan saya. Dan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan saya, inilah yang akan saya lakukan :
1. Saya akan belajar bisnis dari banyak sumber, entah itu buku ataupun internet, juga belajar dari orang-orang
2. Saya akan berusaha memperbaiki diri saya sebaik mungkin, belajar memanajemen diri lebih baik agar bisa menjadi teladan yang baik
3. Saya akan lebih banyak membaca untuk memperluas wawasan saya tentang dunia IT, dan mempertajam kepekaan saya untuk melihat masalah masalah dalam masyarakat.
4. Belajar segala hal yang dibutuhkan untuk membuat start-up digital seperti bahasa pemrograman, dan lain lain.
5. Memperbanyak relasi saya. Mencari teman-teman yang sevisi sama saya. 


      Semoga 4 tahun kuliah saya cukup untuk mempersiapkan cita-cita saya tersebut, atau malah semoga sebelum lulus kuliah saya sudah bisa memulai cita-cita saya. Aamiin ya rabb. doakan :)





Start from Now!


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Menurut KBBI:
cita-cita/ci·ta-ci·ta/ (n) 
[1] keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran;

[2] tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan);
menurut saya, 
cita-cita bukanlah hanya sekedar profesi ataupun pekerjaann, namun mimpi dan harapan yang ingin dicapai dan terus dikejar adalah sebuah cita-cita.
dari kecil hingga dewasa kini, saya telah melalui banyak sekali impian, harapan dan cita-cita yang ingin saya kejar. namun saat ini, saya memiliki cita-cita untuk menjadi seorang inventor dan technopreneur muda.
technopreneur? pasti kebanyakan orang sudah mengetahui apa itu technopreneur. lalu apa itu inventor? Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. Invensi?
Invensi (invention) adalah suatu penemuan sesuatu yang benar-benar baru, artinya hasil kreasi manusia. Benda atau hal yang ditemui itu benar-benar sebelumnya belum ada, kemudian diadakan dengan produk baru (dapat berupa gagasan, metode, atau alat).

Alasan Utama :
Membantu seseorang adalah sesuatu hal yang sudah tertanam dalam diri saya, selama saya mampi. Dan teknologi sudah seperti teman yang menemani saya sejak kecil, hal yang selalu membuat saya terkagum dan tertarik. olehkarena itu menjadi inventor adalah cita-cita saya. namun, di tempat saya tinggal, minimnya dukungan. sering kita mendengar orang-orang hebat yang lahir di tanah air kita. pergi meninggalkan tanah air kita sendiri, demi melanjutkan penemuan-penemuan hebat yang berguna dan bermanfaat bagi umat manusia. oleh karena itu saya bercita-cita sebagai technopreneur mudah, agar dapat mampu segera membangun fondasi ekonomi, lalu dapat membantu dan mendukung penemuan-penemuan penduduk bangsa ini serta mendukung pembuatan produk-produk teknologi saya sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan :
Dalam menggapainya pasti saya memiliki kelebihan maupun kekurangan. kelebihan yang saya rasa saya miliki ialah saya cukup mempunyai keberanian untuk bermimpi tinggi serta mewujudkannya selain itu saya adalah orang yang selalu penasaran dan selalu ingin tau, sehingga saya suka terus mencari solusi ketika berkendala. namun saya juga mempunyai kekurangan, seperti, saya bukanlah orang yang selalu individu, yang mana saya terkadang membutuhkan dukungan dari orang lain.

Kesempatan :
- Hal-hal yang pernah saya lakukan dari kecil adalah sebagian dari bekal saya.
- saya berkuliah di kampus teknologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
- saya memiliki teman seperjuangan, sevisi, dan semisi.
- dan banyak kesempatan lainnya yang diberikan Allah SWT yang mungkin belum saya sadari.

Hambatan :
- Masih terbatasnya ilmu dan pengalaman saya 
- dan hambatan tak terduga lainnya.

Strategi:
- memulai lebih awal
- memperluas wawasan dan jaringan
- terus berkarya

Alternative lain :
Membangun ulang dari nol, karena seorang technopreneur tidak mengenal kegagalan, dan selalu menjadikan kegagalan sebagai batu lonjakan menjadi lebih baik. dan sebagai seorang inventor, kegagalan adalah hal lumrah, terkadang di dalam kegagalan akan memunculkan karya karya baru yang tak terduga dan tak terinilai.

inilah saya, sang pemimpi.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Nama : Rizky Andre Wibisono
NRP   : 05111740000183
Kelas  : STI C


KALAU SUDAH BESAR MAU JADI APA?




Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.



Oleh karena itu saya mempunyai cita-cita sebagai suatu landasan dan tujuan yang harus digapai dulu saat saya masih kecil sama mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter tetapi semakin besar cita-cita saya pun berubah saya lebih senang dengan perkembangan teknologi saat ini dan sekarang saya berkeinginan menjadi seroarang CEO di Telkom Indonesia dan juga ingin menjadi seorang Technopreneur. Telkom sendiri adalah sebuah perusahaan milik negara bekerja dibidang informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di indonesia. Dan di klaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia.
Alasan Utama :
Sebagai sebuah perusahaan milik negara yang menyediakan jasa dibidang informasi dan komunikasi saya maka sudah pasti saya ingin ikut berkontribusi dalam menyediakan jasa informasi dan komunikasi di Indonesia.

Kelebihan dan Kekurangan :
Dalam menggapainya pasti saya memiliki kelebihan maupun kekurangan. Dan contoh dari kelebihan yang saya miliki adalah saya termasuk orang yang tidak mudah menyerah dalam menggapai sesuatu dan insyaAllah amanah. Maupun kekurangan saya adalah saya masih sering kali kurang teliti dan juga saya masih kurang dalam berusaha

Kesempatan :
Melalui perkuliahan yaitu belajar dan lulus

Hambatan :
Masih terbatasnya pengetahuan saya dibidang IT

Strategi:
Yang pasti belajar lebih giat lagi dan mendalami perkembangan IT di Indonesia khusunya, dan mengurangi kebiasaan malas

Alternative lain :
Disisi lain saya juga ingin menjadi seorang Technopreneur dan membangun sebuah startup sebagai wadah saya berbisnis.


Nama : Yudhistiro Adi Nugroho
NRP   : 05111740000165
Kelas  : STI C



Apa cita-citamu?






Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perkenalkan saya Aurelia Fairuz Rachmadi yang alhamdulillah sekarang berstatus sebagai mahasiswa Informatika ITS. Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang cita-cita saya sebagai tugas Final Project STI C 2017.
Kalau ditanya cita-cita saya apa, sebenarnya jawabannya cukup umum. Seingat saya sejak saya SD dan sampai menginjak bangku SMA saya memiliki cita-cita menjadi dokter. Mainstream sekali ya? J
Alasannya kenapa ingin jadi dokter mungkin karena waktu itu saya percaya jika saya menjadi dokter saya bisa menolong banyak orang. Ya walaupun bukan berarti cita-cita lain tidak bisa menolong orang lain sih. Entah kenapa waktu itu bagi saya menjadi dokter selain bisa membantu banyak orang juga merupakan suatu profesi yang keren. Dan lucunya cita-cita itu tetap sama sampai saya duduk di bangku SMA.
Tapi…
Ternyata ketika saya duduk di bangku SMA, cita-cita yang saya inginkan kurang lebih selama 9 tahun berubah. Bisa dibilang bukan berubah, tapi agak melenceng sedikit :))
Melenceng bagaimana? Waktu itu karena suatu alasan, saya menambahkan cita-cita baru yang ingin saya wujudkan disamping menjadi dokter. Saya memiliki keinginan untuk menjadi Taruni TNI.
Sayangnya takdir berkata lain, kedua cita-cita saya tersebut bukan menjadi jalan saya.
Kini saya tengah menjalani Pendidikan sebagai mahasiswa semester satu departemen Informatika ITS. Saya tidak menyesal karena saya yakin ini adalah jalan yang terbaik untuk saya. Nah, sebenarnya apa hubungannya cerita saya ini dengan tugas FP ini?
Walaupun saya tidak ditakdirkan untuk menjadi dokter, saya masih ingin mencoba memperjuangkan cita-cita saya menjadi taruni karena masih ada jalan untuk meraih cita-cita itu dengan jalan lain.
Yaitu melalui penerimaan SEPA PK TNI (Sekolah Perwira Prajurit Karier). Dengan mengambil jalur ini saya bisa tetap memperjuangkan mimpi saya dan memenuhi kewajiban saya sebagai seorang anak yang dibiayai sekolahnya oleh orang tua dan lulus sebagai sarjana S1 Informatika (aamiiinn..).
Karena beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 25 April 2017, terbentuk Satsiber TNI (Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia) yang tugasnya menyelenggarakan kegiatan dan operasi siber di lingkungan TNI, maka:
STRATEGI
Strategi saya untuk mencapai impian saya adalah dengan mendalami Sekuritas Jaringan agar nantinya saya akan memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan dalam bidang pekerjaan yang ingin saya capai.
Selain itu, saya akan mengoptimalkan segala fasilitas yang disediakan ITS terutama departemen yang dapat memberi saya nilai lebih dibandingkan calon-calon lainnya, misalnya seperti kesempatan magang, mengikuti dan (inshaAllah) bisa memenangkan perlombaan, dsb.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Dengan impian yang saya inginkan, saya menyadari adanya kelebihan dan kekurangan dalam diri saya yang dapat membantu dan menghambat jalan saya dalam meraih cita-cita.
Kelebihan
-          Pantang menyerah
-          Jika sudah fokus pada suatu hal akan tertantang untuk menyelesaikannya
-          Tidak takut gagal
Kekurangan
-          Ilmu tentang SekJar masih kurang
-          Terkadang malas
-          Moody
KESEMPATAN DAN HAMBATAN
Kesempatan yang saya miliki menurut saya sangat banyak. Apalagi karena kini saya sedang mencari ilmu di salah satu univ terbaik Indonesia, yaitu ITS. Dan departemen saya juga menyediakan fasilitas yang nantinya saya harap dapat meningkatkan ilmu dan kemampuan saya dalam bidang SekJar. Fasilitas ini adalah klub TCyber, suatu klub yang berfokus pada bidang cyber security. Selain itu kesempatan lain saya adalah dengan banyaknya lomba yang bisa saya ikuti di bidang IT. Karena dengan mengikuti lomba-lomba, maka bisa dibilang sama dengan menambah jam terbang dan semakin mengasah kemampuan saya di bidang IT.
Yang namanya hambatan pasti ada di hidup ini. Jika tidak ada hambatan, apa serunya hidup? Kita tidak akan tahu rasanya yang namanya usaha. Dan dalam hal ini hambatan saya adalah bagaimana saya bisa bersaing dengan orang-orang lain diluar sana yang juga mendalami bidang IT. Selain itu, hambatan yang lain adalah sayangnya tiap tahun penerimaan pendaftar calon PK TNI wanita di bidang informatika tidak selalu ada, tergantung dari kebutuhan saat itu.  

ALTERNATIF
“ Manusia merencanakan, Tuhan menentukan”. Saya percaya dengan teori tersebut. Karena itulah saya tidak memaksa cita-cita saya dan saya hanya bisa berusaha untuk mewujudkannya.
Alternatif pekerjaan lain yang akan saya ambil jika cita-cita yang saya inginkan bukan menjadi jalan saya adalah menjadi computer forensic atau IT Consoultant.

Demikian penjelasan saya kali ini tentang cita-cita saya. Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik bagi teman-teman semua serta Bapak Imam selaku dosen kelas STI C 2017.  Terima kasih telah membaca tulisan saya, mohon maaf bila ada salah kata.
Akhir kata, saya ingin menyampaikan kata-kata yang disampaikan pada saya oleh seseorang yang saya kagumi, “ Kegagalan adalah awal dari suatu keberhasilan. Jangan patah semangat!” J
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Aurelia Fairuz Rachmadi
05111740000141
STI C


Ini Cita - Citaku, Mana Cita - Cita mu?

Asslamualaikum wr. wb
Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai Cita - Cita. 
Sebetulnya Cita - Cita itu apa sih ? Kenapa setiap orang harus mempunyai cita -cita ?
Menurut saya cita - cita adalah suatu keinginan, harapan, impian atau tujuan yang ada dalam pikiran seseorang akan masa depannya. Nah alasan mengapa sesorang harus mempunyai cita - cita adalah agar seseorang itu sendiri mempunyai pandangan dan tujuan hidup tentang apa yang harus ia dapat dari kehidupan yang telah ia jalani.

Apa Cita - Cita mu?
Kalau ditanya apa cita - cita saya, kadang saya merasa bimbang dan bingung, tetapi saya harus menetapkan apa yang harus saya lakukan setelah lulus dari Teknik Informatika ini. Jadi, dari dulu saya itu ingin bekerja di Bank Indonesia. Mungkin karena sekarang saya mengambil kuliah jurusan Teknik Informatika, jadi mungkin saya akan menjadi Database Administrator di Bank Indonesia

Alasan Utama
Alasan mengapa saya memilih bekerja di Bank Indonesia adalah saya ingin ikut berkontribusi secara langsung di perekonomian Indonesia. Dari situ saya juga mendapat kehormatan yang besar karena saya bisa ikut membantu negara terutama di sektor perekonomian dan teknologi informasi.

Kelebihan 
Kelebihan saya yang saya rasakan adalah saya orang yang mau bekerja keras, melakukan sesuatu dengan totalitas tanpa batas, saya juga orang yang teliti, mau belajar sesuatu hal yang baru. Selain itu saya adalah orang yang tidak mau berhenti mencoba sampai saya benar - benar bisa.

Kekurangan
Sedangkan kekurangan saya adalah terkadang saya suka gugup apabila terjadi suatu masalah, saya tipikal orang yang mudah panik. Sedangkan kekurangan saya dibidang teknologi informasi tentulah banyak, untuk mencapai cita - cita saya tersebut saya harus lah bisa menguasai pemrograman, data mining dsb. Sedangkan sekarang ini saya masih belum terlalu menguasai pelajaran - pelajaran tersebut.

Kesempatan
Saya mempunyai banyak kesempatan untuk belajar lebih dan lebih lagi. Karena cita - cita saya berkenaan dengan teknologi informasi dan saya berkuliah di jurusan yang tepat, saya mempunyai kesempatan yang banyak. Saya bisa mempelajari pembelajaran - pembelajaran yang berkenaan dengan teknologi informasi, saya bisa mengasah kembali kemampuan saya dsb.

Hambatan yang Saya Alami
Hambatan yang saya kira bukan saja hanya saya alami adalah rasa malas dan belum mampu memanagemen waktu dengan baik. Kapan waktu untuk belajar, mengerjakan tugas, dan waktu untuk quality time.

Strategi yang Dilakukan
Strategi yang saya lakukan akan tujuan saya tepat pada sasaran adalah yang pertama, saya harus lebih giat lagi dalam belajar, yang kedua saya harus memperbanyak teman dan relasi, serta yang ketiga saya harus bisa mengatur waktu dengan baik. Tidak lupa juga strategi yang paling ampuh adalah berdoa kepada Allah SWT.

Alternatif Jika Tidak Memungkinkan
Hal yang saya lakukan jika impian saya tidak sesuai dengan yang saya rencanakan adalah emnjadi seorang entrepreneur dibidang makanan tradisional dengan memanfaatkan teknologi informasi yang sudah berkembang. Selain itu, karena saya juga ingin melanjutkan pendidikan S2, mungkin alternatif lainnya saya akan menjadi seornag dosen.

Sekian penjelasan mengenai cita - cita saya, semoga apa yang kita semua impikan, inginkan dan harapkan semuanya sesuai apa yang kita rencanakan, amiinn
Maaf apabila ada kesalahan kata atau kesalahan dalam pengetikan, saya mohon maaf yang sebesarnya.
Wassalamualaikum wr.wb

Nama      : Putri Endah Puspitasari
NRP        : 05111740000039
Kelas       : STI - C


Cita cita? Aha Ini Dia!


Cita-cita? Hmm. Jujur saja awalnya saya masih bingung dengan cita-cita saya. Karena saya termasuk orang yang easy going jadi saya tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Tetapi karena tugas STI ini terpaksa saya harus memikirkan ulang tentang cita-cita saya hehe. Waktu TK dulu cita-cita saya adalah menjadi polisi. Jauh sekali kan dengan bidang yang saya tekuni sekarang. Tetapi pada saat SMP ketertarikan saya mulai bergeser ke bidang IT. Entah kenapa saya mulai menggemari bidang ini. Saya mulai sering mencari informasi berbagai hal tentang IT seperti gadget keluaran terbaru di antaranya HP, laptop, prosesor, VR, dll. Semua hal yang berbau teknologi pasti saya akan merasa suka dan bersemangat untuk mengetahuinya lebih lanjut. Bahkan hal ini berlangsung hingga sekarang saya kuliah di Informatika ITS ini. Nah dari situlah akhirnya setelah berpikir keras selama 7 hari 7 malam, akhirnya saya tahu cita-cita saya apa. Jeng jeng jeng dan inilah dia cita-cita saya yaitu menjadi seorang Mobile App Developer. Berikut akan saya ulas tentang cita-cita saya tersebut di bawah ini. Monggo dibaca :)  

1. Alasan Utama

Sejak android mulai populer saya pun tidak ketinggalan untuk juga menggunakan smartphone android. Saya pun dibuat kagum sejak menggunakannya. Karena semua kebutuhan sekolah saya hampir semua terpenuhi dalam bentuk aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya. Ditambah lagi terdapat Playstore yang mana kita dapat mengunduh aplikasi tambahan yang kita perlu bisa dengan gratis. Tetapi dibalik kekaguman saya itu terdapat pertanyaan yang begitu banyak di benak saya. Bagaimana caranya aplikasi itu bisa berjalan? Bagaimana cara membuatnya? Alat apa yang dipakai untuk membuat aplikasi tersebut? Kenapa bisa aplikasi itu ada? Dan masih banyak lagi. Akhirnya seiring waktu semua pertanyaan itu mulai terjawab hingga saya kuliah di Informatika ini. Saya merasa suka untuk mengetahui lebih lanjut tentang bidang app development ini. Jadi saya merasa cocok untuk bekerja menjadi Mobile App Developer. Juga tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pengguna smartphone jauh lebih banyak daripada pengguna laptop atau PC. Jadi jelas saja, hal ini membuat permintaan kebutuhan profesi Mobile App Developer melesat tinggi. Apalagi di Indonesia orang-orang yang ahli pada bidang ini juga masih sedikit. Sehingga peluang kerjanya pun otomatis masih cukup tinggi pula.

2. Kelebihan Saya

Saya termasuk orang yang mudah diajak kerja sama. Saya selalu open minded dan menganggap setiap pemikiran orang itu menarik untuk dipelajari. Sehingga untuk bekerja di dalam tim saya selalu siap. Logika saya juga cukup bagus, mengingat pekerjaan ini memerlukan logika yang bagus. Saya juga tipe orang yang pantang menyerah dan akan bersungguh-sungguh saat mengerjakan sesuatu.

3. Kekurangan Saya

Saya orangnya cenderung introvert. Terkadang saya merasa takut untuk mengutarakan ide dan pendapat saya kepada orang lain. Saya juga termasuk orang yang pemalas dan suka menunda-nunda pekerjaan.

4. Kesempatan Saya

Saat ini saya kuliah di Informatika ITS. Tentunya banyak kesempatan yang ditawarkan disini untuk saya mengejar cita-cita saya tersebut. Banyak klub-klub di internal Informatika ini yang dapat menunjang kemampuan saya. Seperti klub CP yang telah saya ikuti yang dapat semakin mengasah logika saya. Selain itu saya bisa menggali informasi ke kakak tingkat disini yang punya cita-cita sama seperti saya atau bahkan alumni yang sudah bekerja sebagai Mobile App Developer.

5. Hambatan

Dengan jadwal kuliah yang cukup padat terkadang saya merasa kesulitan untuk membagi waktu untuk sekedar mulai belajar otodidak tentang app development. Ditambah lagi dengan tugas-tugas kuliah yang dibebankan kepada saya lumayan banyak.

6. Strategi

Hal pasti yang sudah saya lakukan sejauh ini adalah mengikuti club CP. Dimana itu untuk mengasah logika saya. Saya juga akan berusaha membagi waktu sebaik mungkin seperti kapan waktunya mengerjakan tugas kuliah, belajar untuk kuliah, dan belajar tentang app development. Saya juga akan mulai sering berkunjung ke lab-lab di Informatika yang sekiranya dapat mengasah kemampuan saya. Sehingga saya pastinya akan membuat skala prioritas. Mana saja yang tidak terlalu perlu untuk saya ikuti dan yang perlu saya ikuti dan lakukan untuk semakin mengasah kemampuan saya agar nantinya cita-cita saya untuk menjadi Mobile App Developer ini dapat tercapai.

7. Alternatif Jika Mimpi Saya Tidak Tercapai

Jikalau impian saya ini tidak tercapai cukup banyak alternatif yang ada di benak saya. Seperti menjadi dosen salah satunya. Bisa juga menjadi dosen tapi sambil membuka lahan bisnis online. Atau terakhir menjadi karyawan perusahaan IT besar seperti Google, Microsoft, IBM, dll.

Nama : Bima Satria Ramadhan

NRP : 05111740000081
Kelas : STI C