Halo aku timo, tapi kalo
di buku absen namanya M.Fatih. disini aku mau bikin artikel untuk nyelesain
tugas final project STI dari pak imam yaitu buat artikel dan video tentang cita
cita. langsung aja aku bahas.
Cita cita itu apasih? Cita-cita
menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam
pikiran. Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang
ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari
pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui
usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk
mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
Jadi cita citaku adalah
untuk menjadi game developer, kenapa? Karena entah kenapa kalo waktu ditanyain
cita cita kepikiran kesana. Jadi gamedev juga ga salah loh, banyak yang
berhasil di indonesia, meskipun ga terkenal tapi bisa ngasilin duit banyak
banget loh.
Usahaku buat mewujudkan
cita citaku yaitu aku udah ikut salah satu club di TC yaitu club GameDev. Ga cuma
sekedar ikut aja, aku juga ikut kegiatan rutinnya. Tapi hambatanku yang paling
besar adalah males yang lahir dari diriku sendiri, males belajar, males nyoba, dan
hambatan yang kedua adalah aku keseringan main game khususnya dota2 sama CSGO. Ya
aku harus mengurangi ini semua supaya bisa mewujudkan cita citaku, jadi aku
udah bertekad buat berusaha ngurangin biar bisa ngewujudin cita citaku! Alternatifku kalau misalnya terjadi worst case aku mau jadi cyber security, selain ikut club GameDev aku juga ikut club TCyber loh!
Sekian mungkin artikel
ini maaf kalo ada salah kata, terimakasih.
Cita-cita menurut
definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran.
Tidak ada orang hiduptanpa cita-cita,
tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu
keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu
unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh
manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah
terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
Oleh karena itu saya
mempunyai cita-cita sebagai suatu landasan dan tujuan yang harus digapai dulu
saat saya masih kecil sama mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter tetapi
semakin besar cita-cita saya pun berubah saya lebih senang dengan perkembangan
teknologi saat ini dan sekarang saya berkeinginan menjadi seroarang CEO di
Telkom Indonesia dan juga ingin menjadi seorang Technopreneur. Telkom sendiri
adalah sebuah perusahaan milik negara bekerja dibidang informasi dan komunikasi
serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di indonesia.
Dan di klaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia.
Alasan Utama
:
Sebagai
sebuah perusahaan milik negara yang menyediakan jasa dibidang informasi dan
komunikasi saya maka sudah pasti saya ingin ikut berkontribusi dalam
menyediakan jasa informasi dan komunikasi di Indonesia.
Kelebihan
dan Kekurangan :
Dalam
menggapainya pasti saya memiliki kelebihan maupun kekurangan. Dan contoh dari
kelebihan yang saya miliki adalah saya termasuk orang yang tidak mudah menyerah
dalam menggapai sesuatu dan insyaAllah amanah. Maupun kekurangan saya adalah
saya masih sering kali kurang teliti dan juga saya masih kurang dalam berusaha
Kesempatan
:
Melalui
perkuliahan yaitu belajar dan lulus
Hambatan :
Masih
terbatasnya pengetahuan saya dibidang IT
Strategi:
Yang pasti
belajar lebih giat lagi dan mendalami perkembangan IT di Indonesia khusunya,
dan mengurangi kebiasaan malas
Alternative
lain :
Disisi
lain saya juga ingin menjadi seorang Technopreneur dan membangun sebuah startup
sebagai wadah saya berbisnis.
Nama : Yudhistiro Adi Nugroho
NRP : 05111740000165
Kelas : STI C
Cita-cita? Hmm. Jujur
saja awalnya saya masih bingung dengan cita-cita saya. Karena saya termasuk
orang yang easy going jadi saya tidak
terlalu memikirkan hal tersebut. Tetapi karena tugas STI ini terpaksa saya
harus memikirkan ulang tentang cita-cita saya hehe. Waktu TK dulu cita-cita
saya adalah menjadi polisi. Jauh sekali kan dengan bidang yang saya tekuni sekarang.
Tetapi pada saat SMP ketertarikan saya mulai bergeser ke bidang IT. Entah kenapa
saya mulai menggemari bidang ini. Saya mulai sering mencari informasi berbagai
hal tentang IT seperti gadget keluaran terbaru di antaranya HP, laptop, prosesor,
VR, dll. Semua hal yang berbau teknologi pasti saya akan merasa suka dan
bersemangat untuk mengetahuinya lebih lanjut. Bahkan hal ini berlangsung hingga
sekarang saya kuliah di Informatika ITS ini. Nah dari situlah akhirnya setelah
berpikir keras selama 7 hari 7 malam, akhirnya saya tahu cita-cita saya apa.
Jeng jeng jeng dan inilah dia cita-cita saya yaitu menjadi seorang Mobile App
Developer. Berikut akan saya ulas tentang cita-cita saya tersebut di bawah ini.
Monggo dibaca :)
1. Alasan Utama
Sejak android mulai
populer saya pun tidak ketinggalan untuk juga menggunakan smartphone android. Saya
pun dibuat kagum sejak menggunakannya. Karena semua kebutuhan sekolah saya
hampir semua terpenuhi dalam bentuk aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya. Ditambah
lagi terdapat Playstore yang mana kita dapat mengunduh aplikasi tambahan yang
kita perlu bisa dengan gratis. Tetapi dibalik kekaguman saya itu terdapat
pertanyaan yang begitu banyak di benak saya. Bagaimana caranya aplikasi itu
bisa berjalan? Bagaimana cara membuatnya? Alat apa yang dipakai untuk membuat
aplikasi tersebut? Kenapa bisa aplikasi itu ada? Dan masih banyak lagi. Akhirnya
seiring waktu semua pertanyaan itu mulai terjawab hingga saya kuliah di
Informatika ini. Saya merasa suka untuk mengetahui lebih lanjut tentang bidang app
development ini. Jadi saya merasa cocok untuk bekerja menjadi Mobile App Developer.
Juga tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini
pengguna smartphone jauh lebih banyak daripada pengguna laptop atau PC. Jadi
jelas saja, hal ini membuat permintaan kebutuhan profesi Mobile App Developer
melesat tinggi.Apalagi di Indonesia orang-orang yang ahli pada
bidang ini juga masih sedikit. Sehingga peluang kerjanya pun otomatis masih
cukup tinggi pula.
2. Kelebihan Saya
Saya termasuk orang
yang mudah diajak kerja sama. Saya selalu open minded dan menganggap setiap
pemikiran orang itu menarik untuk dipelajari. Sehingga untuk bekerja di dalam
tim saya selalu siap. Logika saya juga cukup bagus, mengingat pekerjaan ini
memerlukan logika yang bagus. Saya juga tipe orang yang pantang menyerah dan
akan bersungguh-sungguh saat mengerjakan sesuatu.
3. Kekurangan Saya
Saya orangnya cenderung
introvert. Terkadang saya merasa takut untuk mengutarakan ide dan pendapat saya
kepada orang lain. Saya juga termasuk orang yang pemalas dan suka menunda-nunda
pekerjaan.
4. Kesempatan Saya
Saat ini saya kuliah
di Informatika ITS. Tentunya banyak kesempatan yang ditawarkan disini untuk
saya mengejar cita-cita saya tersebut. Banyak klub-klub di internal Informatika
ini yang dapat menunjang kemampuan saya. Seperti klub CP yang telah saya ikuti
yang dapat semakin mengasah logika saya. Selain itu saya bisa menggali
informasi ke kakak tingkat disini yang punya cita-cita sama seperti saya atau
bahkan alumni yang sudah bekerja sebagai Mobile App Developer.
5. Hambatan
Dengan jadwal
kuliah yang cukup padat terkadang saya merasa kesulitan untuk membagi waktu
untuk sekedar mulai belajar otodidak tentang app development. Ditambah lagi dengan
tugas-tugas kuliah yang dibebankan kepada saya lumayan banyak.
6. Strategi
Hal pasti yang
sudah saya lakukan sejauh ini adalah mengikuti club CP. Dimana itu untuk
mengasah logika saya. Saya juga akan berusaha membagi waktu sebaik mungkin
seperti kapan waktunya mengerjakan tugas kuliah, belajar untuk kuliah, dan
belajar tentang app development. Saya juga akan mulai sering berkunjung ke lab-lab
di Informatika yang sekiranya dapat mengasah kemampuan saya. Sehingga saya pastinya
akan membuat skala prioritas. Mana saja yang tidak terlalu perlu untuk saya
ikuti dan yang perlu saya ikuti dan lakukan untuk semakin mengasah kemampuan saya
agar nantinya cita-cita saya untuk menjadi Mobile App Developer ini dapat tercapai.
7. Alternatif Jika
Mimpi Saya Tidak Tercapai
Jikalau impian saya ini tidak tercapai cukup banyak alternatif yang ada
di benak saya. Seperti menjadi dosen salah satunya. Bisa juga menjadi dosen
tapi sambil membuka lahan bisnis online. Atau terakhir menjadi karyawan
perusahaan IT besar seperti Google, Microsoft, IBM, dll. Nama : Bima Satria Ramadhan NRP : 05111740000081 Kelas : STI C
Saya Bobbi Aditya, sekarang saya berkuliah di Informatika
Institut Teknologi Sepuluh Nopember(ITS) Surabaya. Kalau ditanya masalahh
cita-cita, jujur saya tidak bisa menjawabnya. Selama ini dari kecil sampai
berumur 17 tahun ini, saya tidak memiliki cita-cita yang pasti. Tetapi karena
ada tugas ini, saya mulai mencari-cari di internet kira-kira apa pekerjaan yang
cocok bagi saya. Akhirnya saya menemukan satu bidang yang menurut saya cocok
untuk saya.
Sebenarnya saya kurang mengetahui saya ini mau jadi apa sih.
tapi setelah diberi tugas oleh pak imam saya akhirnya memiliki sebuah cita - cita, ya semoga saja terjadi.
Cita - Cita
saya ingin menjadi technopreneur, karena menantang Kelebihan
saya sangat suka tantangan, dan juga suka berpetualang. saya juga lumayan akrab dengan dunia bisnis walau sebatas bisnis konveksi. Saya juga sangat menyukai proses, sebagaimana harga bitcoin yang melonjak dari awalnya hanya sekitar 300.000 rupiah hingga kini menjadi 250 juta rupiah.
Kekurangan
di video saya, saya bicara nya kelemahan, itulah salah satu kekurangan saya, kurang konsisten. saya juga masih kurang berani untuk bertemu dengan orang baru. Ditambah saya masih awam dalam dunia technology ini, apalagi dalam kuliah, saya berharap bisa segera menguasainya. Saya juga orang yang pelupa, lihat saja di kelebihan saya, saya lupa menulis dari kelebihan yang ada di video.
Kesempatan
Kuliah di ITS dengan jurusan informatika adalah kesempatan saya.
dan juga waktu sebanyak 24 jam sehari yang harus saya gunakan dengan baik dan efisien.
Hambatan
mohon maaf, izinkan saya bercerita dahulu. Gojek, Grab, Uber dan sejenisnya merupakan provider transportasi yang berbasis aplikasi dengan share holder adalah karyawannya sendiri. diantara ketiga perusahaan itu, tidak satupun dari mereka membiayai kendaraan yang digunakan oleh para supir, malah mereka dibayar oleh para supir. Awalnya banyak masyarakat yang tidak terima akan sistem ini, dan bahkan sebagian melarang untuk menggunakannya dengan dalih tersainginya para supir yang sukarela menunggu di pinggir jalan. tapi, secara berangsur mereka mulai menyadari kemudahan yang didapat oleh sistem itu, dan juga masyarakat pengguna yang juga senang akan kehadirannya,
itulah hambatan yang kemungkinan akan saya temui, yaitu ketidaksiappannya masyarakat, ataupun bertentangan dengan budaya yang berlaku disana.
Strategi
tentu saja strategi sudah harus saya susun supaya dapat mencapainya, yaitu
terus berusaha dan belajar dari pengalaman dan orang yang ahli maupun teman.
Alternatif
jika saya tidak dapat memenuhi cita - cita saya ini, saya akan mencari penggantinya.
mungkin itu saja beberapa uraian tentang cita - cita saya.
semoga anda dapat menemukan cita - cita anda dari kesederhanaan hidup anda.
saya memohon agar anda memperlakukan cita - cita anda dengan serius, jangan seperti saya. trims
salam sukses vivat
Pada
artikel kali ini, saya ingin berbagi cerita tentang cita-cita saya setelah
lulus dari Departemen Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tetapi
sebelum saya memberikan ulasan secara lebih detail, alangkah baiknya simak
dahulu video bertajuk “ABC : Aku Bersama Cita-Citaku”.
Bagaimana
? Sudah melihat belum?
Sudahkah?
Kalau
belum, coba lihat J.
Berdasarkan
pada video yang diunggah, saya memiliki impian menjadi seorang software
engineer bidang pengembangan aplikasi. Seperti yang kita ketahui, software
engineer bidang aplikasi atau application
engineer merupakan salah satu pekerjaan yang berkonsentrasi dalam
mendesain, menguji, dan mengembangkan
suatu aplikasi atau program agar berjalan secara efektif, efisien dan mudah
dipakai oleh pengguna dalam kehidupan sehari-hari.
Alasan
saya memilih pekerjaan sebagai software engineer sebagai cita-cita saya karena
ketertarikan diri tehadap dunia programming dan proses pemilihan algoritma dalam
sederhana untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang kompleks. Selain itu,
bekerja sebagai seorang software engineer
tentunya menjadi kebanggaan tersendiri sebab orang yang ahli dalam
bidang tersebut tergolong masih sedikit sedangkan mayoritas perusahaan
sangat membutuhkannya. Tentu dengan
keadaan yang saling berbanding terbalik, gaji yang ditawarkan suatu perusahaan
juga tinggi, sehingga menjadi software engineer merupakan pekerjaan yang
menjanjikan dan menguntungkan.
Kelebihan
yang saya miliki untuk menunjang proses pencapaian impian saya adalah senang
mencoba hal yang baru. Kedua, pantang menyerah dan optimis. Walaupun saya
sering mengalami kegagalan dan merasa down
jika hal tersebut terjadi, tetapi saya selalu berpikir bahwa pasti ada
hikmah dibalik kejadian tersebut. Ketiga, senang dengan hal yang mendetail dan
berpikir jangka panjang. Bagi saya, suatu hasil pekerjaan yang baik dilihat
dari kelengkapan dari aspek-aspek yang dibahas. Penyebabnya karena kedetailan
suatu informasi akan membantu seseorang untuk mendapatkan suatu hasil dengan
akurasi tertinggi. Keempat, memiliki
perhatian yang lebih dalam persoalan matematis dan pola. Hal ini disebabkan
oleh ketertarikan saya mengenai angka dan pola. Dan terakhir, saya adalah orang
yang ambisius sehingga saya akan berusaha semaksimal mungkin agar tujuan saya
bisa tercapai.
Sedangkan
kekurangan yang terdapat dalam diri adalah masih bersifat individual dan
berdampak kurang baik jika bekerja dalam tim (kecuali jika saya sudah mengenal
jauh tentang rekan/kolega saya). Kedua, kemampuan softskill terutama public
speaking masih kurang sehingga dalam menyampaikan ide atau pendapat
terkesan rancu atau bahkan hanya menyimpannya dalam pikiran saya sendiri.
Ketiga, saya masih menjadi orang yang pasif dikarenakan kemampuan berbicara di
depan umum masih perlu evaluasi dan sifat saya yang pendiam. Keempat, saya
orang yang perfeksionis dalam mengerjakan sesuatu sehingga membutuhkan waktu
yang cukup lama untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Hal ini bertujuan agar
hasil yang saya dapatkan bisa semaksimal mungkin.
Hambatan
dalam meraih impian saya adalah pengetahuan saya tentang pemrograman masih perlu
ditingkatkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu untuk mempelajari dan
berlatih. Selain itu, interview atau
syarat yang harus dipenuhicukup
sulit dan banyak.
Tetapi
kesempatan yang dimiliki untuk mendapatkan pekerjaan tersebut cukup besar. Hal ini
dikarenakan saya mengambil program sarjana Informatika yang tentunya berpeluang
lebih besar daripada program studi lain maupun orang yang belajar otodidak.
Kedua, banyak perusahaan yang membuka lapangan pekerjaan software engineer baik untuh fresh
graduate atau yang tidak.
Strategi
yang saya terapkan agar impian pekerjaan saya tercapai yaitu:
1.Berlatih
dan belajar mengoding dengan berbagai macam bahasa
Walaupun seorang software engineer tidak
berfokus pada programming secara eksklusif, tetapi mengenal berbagai bahasa dan
memiliki pengetahuan mendalam bagaimana fungsi bahasa tersebut dapat digunakan
juga sangat penting. Bahasa yang mungkin dapat dipelajari yaitu C++,C,Java
Script, Python, dan yang lain sebagainya.
2. Meningkatkan skills matematika terutama
matematika diskrit
Hal ini disebabkan oleh sebagian
permasalahan membutuhkan algoritma matematika agar software yang dibuat dapat
berfungsi dengan baik.
3.Mencoba
membuat software sendiri dengan rancangan yang akurat
4.Mencari
internship dengan perusahaan besar
5.Mengikuti
perlombaan baik bertaraf nasional maupun internasional yang berkaitan dengan
perancangan software, baik itu terkait dengan membuat software atau research
dalam bidang software
6.Mengikuti
diskusi umum baik yang ada di perguruan tinggi ataupun online agar kemampuan
semakin terasah dan pengetahuan semakin luas
7.Mengambil
rumpun mata kuliah dan tugas akhir mengenai pengembangan software
8.Mengambil
beberapa strategi yang dimiliki oleh orang yang sukses berkarier di bidang IT
terutama di bidang software engineering
Alternasi
lain jika saya tidak dapat menggapai impian saya adalah beralih ke bidang research and technology atau menjadi
seorang dosen. Alasan saya memilih alternasi tersebut sebab saya juga menyukai
hal yang teoritis dan tentunya bisa membantu orang lain.
Mungkin
itu ulasan yang dapat saya sampaikan mengenai cita-cita saya. Semoga ke
depannya saya bisa memperbaiki diri agar dapat meraih impian saya menjadi
seorang software engineer di bidang pengembangan aplikasi. Begitu juga dengan pembaca
yang memiliki cita-cita, semoga impian juga tercapai. Dibawah ini saya sematkan
video saya. Barangkali, pembaca ingin melihatnya lagi J.
Dan terima kasih.
Pada artikel kali ini saya akan menceritakan cita - cita saya dalam bidang teknik informatika. Cita - cita saya pada bidang ini yaitu ingin menjadi system analyst.
Alasan
Alasan utama saya ingin
menjadi system analyst karena setelah saya membaca beberapa deskiripsi
pekerjaan dari lulusan Teknik informatika di internet, saya merasa pekerjaan
ini akan cocok dengan saya.
Kelebihan
Saya sangat disiplin dalam
waktu dan saya paling benci orang-orang yang menyepelehkan waktu, dan saya
memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Kekurangan
Terkadang saya malas untuk
melakukan sesuatu yang saya anggap kurang penting/dikerjakan secara terpaksa,
dan skill saya yang masih kurang untuk saat ini. Kesempatan
Pengalaman akan bertambah
ketika magang.
Hambatan
Tugas mata kuliah lain yang
tak kenal ampun.
Strategi
Strategi saya agar dapat
menjadi system analyst belajar yang giat, menambah relasi, mengatasi rasa
malas, dan mempelajari b.inggris agar komunikasi dengan klien berjalan dengan
lancar.
Alternatif Lain Alternatif lain jika tidak
menjadi system analyst ialah menjadi seorang wirausahawan.
Cita2 merupakan suatu hal yang penting dalam mencapai tujuan akhir dari proses pembelajaran untuk dapat memberi arah kemana harus melakukan pembelajaran dari berkuliah maupun melakukan program studi lainnya.
dengan adanya hal tersebut diperlukan untuk seseorang untuk memiliki sebuah cita2.
misalnya saja saya memiliki cita2 sebagai sekuritas jaringan atau bisa juga sebagai researcher di bidang IT yaitu untuk computer learning dibidang AI yang sekarang sedang berkembang dengan pesatnya. Alasan utamanya karena kedua bidang tersebut dibutuhkan suatu pemikiran yang unik khusus dan revolusioner dalam pembuatannya selain itu juga memberi rasa keingintahuan yang lebih karena computer learning merupakan hal yang dibaru dimana sebuah komputer mempelajari bagaimana sebuah sequence yang biasa manusia lakukan dalam melakukan hal tersebut agar komputer dapat mengimitasi dalam penyelesaian dari problem tersebut.
Jelas sebuah cita2 juga harus memiliki sebuah alasan dalam pemilihannya. untuk saya sendiri karena saya memiliki sebuah kemampuan yaitu saya memiliki ketertarikan dalam hal tersebut selain itu saya juga memiliki gaya pikir yang unik dalam penyelesaian segala masalah yang pernah saya alami sendiri.
namun saya masih harus belajar banyak dalam hal AI(computer learning) maupun jaringan itu sendiri karena kedua hal tersebut bukanlah hal yang sempit melainkan sebuah hal yang sangat besar dan berkembang setiap detiknya karena ilmu bukanlah ssesuatu yang stagnan dan akan terus bertumbuh sesuai dengan rotasi waktu.
walapun demikian saya tetap saja memiliki banyak waktu yang dapat saya luangkan dalam belajar dalam proyek tersebut mencoba membuat computer learning kecil atau sistem cerdas yang kecil ataupun dapat juga mempelajari struktur struktur jaringan yang mudah terserang maupun mempelajari hal yang berkenaan dengan kedua cita2 itu.
dalam mencapai hal tersebut bukanlah hal yang mudah karena riset-riset yang dilakukan pasti tidak akan disebarluaskan jadi dibutuhkan pembelajaran yang lebih dalam computer learning dan juga dibutuhkan pencarian dan latihan dalam pembelajaran dari suatu jaringan dalam(fortifying maupun penetration test suatu website).
cara yang paling utama dalam mempelajari kedua hal ini yaitu dengan cara banyak belajar dan banyak berlatih dalam menyelesaikan kedua permasalahan ini.
Jika kedua hal ini dapat tercapai ya OK kalu tidak pasti salah satu diusahakan dapat tercapai.
Hai, semua. Perkenalkan namaku
Ahmad Syauqi, semasa kecil sampai SMA biasa dipanggil Kiki, tapi nama itu
terdegradasi karena seseorang yang memiliki nama yang sama di perkuliahan,
sekarang orang biasanya memanggilku Syauqi. Aku numpang lahir di Kupang, karena
1 minggu setelah lahir, aku pindah ke Bima, NTB, tanah kelahiran orang tua ku.
Saat aku menulis ini, aku berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember di
departemen Informatika pada semester 1. Pada kesempatan kali ini, aku akan
bercerita mengenai cita-cita ku.
Saat TK aku berkeinginan menjadi
seorang pilot. Kenapa? Keren aja bisa terbang. Ya maklum, dulu penggunaan
pesawat sangat jarang, jadi aku jarang terbang. Cita-cita ini aku pertahankan
sampai kelas 4 Sekolah Dasar. Keinginan ku untuk menjadi seorang pilot sirna
saat pertama kali aku naik pesawat. Aku merasa telingaku sangat sakit saat di
pesawat, membuatku tidak ingin menjadi pilot lagi.
Setelah itu aku bercita-cita
menjadi seorang dokter. Kenapa? Jadi semua bermula saat guru menyuruh untuk
menuliskan cita-cita. Aku bingung apa cita-citaku. Aku liat kanan dan kiri,
melihat isian teman-temanku. Kebanyakan dari mereka menulis dokter. Ya sudah,
aku ikut-ikutan saja untuk menjadi dokter. Cita-cita ini ku pertahankan sampai
dengan SMP kelas 1, saat pelajaran biologi menyerang.
Lalu saat SMP kelas 1, aku
berkenginan menjadi seorang PNS. Kenapa? Karena aku melihat banyak PNS di kota
ku yang jarang masuk kantor, kalau pun masuk kantor, ya cuma nongkrong di
kantin sambal minum kopi. Aku merasa excited
banget liatnya, kerja gak seberapa, gajinya lumayan, dapat gaji pensiun
pula, kurang enak apa? Cita-cita ini ku pertahankan sampai aku mengenal STAN
saat kelas 3 SMP.
Aku mengetahui STAN dari orang
tua ku. Katanya punya kenalan yang anaknya lulusan STAN, kerja di kantor pajak.
Diiming-imingi sekolah cepat dengan gaji yang besar, membuat semangat ku
membara untuk masuk STAN. Namun, cita-cita ini hilang saat kelas 2 SMA. Kenapa?
Kebanyakan yang pengen masuk STAN. Bukan karena takut untuk bersaing, tapi, ah
sudah mainstream. Pengen beda dari yang lain.
Saat kelas 2 SMA, tepatnya pada
saat semester 2. Aku bersiap-siap belajar untuk menghadapi Ujian Nasional. Kok
cepet banget belajarnya? Karena masa-masa SMA ku dihabiskan untuk bermain game,
sehingga pelajaran yang nyangkut hampir gak ada. Pada saat itu, aku dikenalkan
Zenius.net oleh salah seorang temanku. Karena aku merasa belajar lewat buku
bikin ngantuk, ya sudah aku belajar dengan menonton video-video disitu.
Saat aku menontonnya, aku merasa
takjub. Cara ngajarnya bener-bener gila, sangat mudah untuk di pahami. Karena
aku merasa kepo, aku pun mencari tahu siapa yang menjadi tutornya. Lalu aku
menemukan namanya adalah Sabda, seorang lulusan Teknik Informatika yang juga
menjadi founder Zenius.net itu sendiri. Tujuan dia membuat Zenius.net itu
sendiri karena dia ingin memajukan pendidikan yang ada di Indonesia. Dia dapat
menggunakan ilmu yang didapatnya dari Informatika untuk kebaikan banyak orang.
Dari situ aku terinspirasi untuk menjadi seorang Founder dari sebuah Start Up
yang bergerak pada bidang Pendidikan.
KELEBIHAN SAYA
Kelebihan saya adalah saya sering
mengajari teman-teman saya tentang materi-materi pelajaran semasa SMA. Itu bisa
menjadi bekal saya tentang bagaimana mengajari secara efisien, yang nantinya
akan menjadi penompang untuk start up yang akan saya buat nantinya. Lalu saya
juga orang yang sangat terbuka untuk saran, yang nantinya dapat mengembangkan
start up saya lebih baik lagi.
KEKURANGAN SAYA
Kekurangan saya adalah saya suka
tidak fokus akan suatu persoalan. Misal saya berkeinginan untuk membuat sesuatu,
bisa jadi saat saya sedang ingin membuat suatu aplikasi, maka saya bisa mengalihkan
perhatian saya di tengah-tengah pekerjaan untuk melakukan kegiatan lain seperti
bermain game, membersihkan kamar, dan pekerjaan-pekerjaan lain yang sebenarnya
masih bisa untuk ditunda.
KESEMPATAN
Banyak sekali kesempatan untuk saya
saat masuk di ITS dan departemen Informatika. Di ITS terdapat UKM Technopreneurship
Development Center yang bisa mendorong saya untuk membuat sebuah start up. Lalu
di departemen Informatika ini, banyak sekali mata kuliah dan laboratorium yang
bisa membantu saya untuk mencapai tujuan.
HAMBATAN
Hambatan saat ini adalah karena
banyaknya tugas yang diberikan, sehingga dapat mengurangi waktu saya untuk mempelajari
dan mengerjakan faktor-faktor yang bisa mendorong cita-cita saya untuk
terwujud.
STRATEGI
Untuk strateginya, tentu saja
saya menjadi anggota UKM TDC. Mengambil mata kuliah yang berhubungan dengan
tujuan saya untuk membuat start up. Belajar cara mengajar yang baik. Dan
mencari partner-partner yang bisa membantu mewujudkan keinginan saya.
ALTERNATIF LAIN
Jika saya tidak dapat menjadi seorang
Founder Start Up yang bergerak di bidang Pendidikan, saya berkeinginan untuk
menjadi seorang software engineer. Saya ingin membuat software-software pintar
yang nantinya bisa dapat membantu kehidupan banyak orang.
Cita-cita saya setelah lulus kuliah nanti adalah menjadi
seorang wirausaha khususnya sebagai software engineering karena menurut saya pekerjaan ini yang paling mendominasi di dunia IT.
Di zaman seperti sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang terkena PHK
sehingga mereka terpaksa menjadi pengangguran, padahal mereka harus memenuhi
kebutuhan keluarga mereka. Banyak sekali orang yang memiliki kemampuan dan
keterampilan tetapi mereka tidak memiliki modal untuk mendirikan usaha.
Oleh karena itu saya ingin manjadi seorang wirausaha karena
saya ingin membuka lapangan pekerjaan sendiri dan dapat membantu orang-orang
yang tidak memiliki pekerjaan sehingga mereka memiliki penghasilan dan dapat
mencukupi kebutuhan hidup mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. meskipun begitu ada faktor-faktor lain yang membuat saya ingin terjun ke dunia software engineering yaitu :
1. Alasan Utama Sebenarnya faktor utama saya memilih pekerjaan ini karena tergiur dengan kekayaan yang di dapat ketika sukses. seperti tokoh-tokoh yang ada dalam vidio saya :D.
2. Kelebihan
menyukai hal yang berbau tantangan.
mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.
tidak mudah menyerah.
3. Kekurangan
masih kurang bisa mengatur waktu untuk hal-hal yang berguna.
kurangnya pengetahuan tentang seluk beluk tentang software.
4. Kesempatan karena saya sekarang berkuliah di ITS khususnya di jurusan Teknik Informatika sehingga mempunyai peluang besar untuk memahami tentang software dan bagaimana cara pengembangannya. dan memiliki
5. Hambatan dunia IT berkembang secara pesat sehingga terjadi persaingan yang sangat ketat, terutama dalam menyediakan suatu software yang berguna bagi masyarakat dan sesuai permintaannya.
6. Strategi
Magang di suatu perusahaan yang cukup ternama agar bisa menambah pengalaman terutama dalam bagaimana cara membuat ide inovatif agar dapat bersaing di era global.
Ketika ada waktu luang mulai belajar tentang software secara autodidak maupun bertanya ke orang yang lebih tau.
mengikuti Lab yang berhubungan dengan software dan cara pengembangannya di Teknik Informatika ITS .
Itulah semua alasan yang menyebabkan saya ingin terjun ke dunia software. tetapi namanya kehidupan tidak ada yang bisa menebak. bisa saja saya akan gagal atau melenceng jauh dari yang kita harapakan. oleh karena itu, saya memiliki cita-cita alternatif yaitu menjadi Database Administrator mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki database.
Apa itu cita-cita?
sayapun tidak tau bagaimana cara menjelaskan kata "Cita-cita" melalui
sebuah kata-kata. Saya berinisiatif mencari
makna kata cita-cita memalui KBBI Online,“Keinginan (kehendak) yang
selalu ada di dalam pikiran” itu jawaban yang saya temukan di KBBI Online. Tidak
puas dengan jawaban KBBI Online sayapun mencari arti cita-cita lewat Wikipedia,
dan jawaban yang muncul sangat mencengangkan yaitu "Salahsatu aktris dan
penyanyi indonesia". Itu mah cita-cita-ta wkwkwkw dasar mbah google. Setelah
saya telusuri lebih lanjut, saya mendapatkan arti cita-cita versi yang lain yaitu
"tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan". Akhirnya saya berkesimpulan arti kata cita-cita
menurut saya adalah sebuah tujuan yang sempurna yang ingin dilaksanakan setiap
individu.
Apa cita-cita saya?...
Saya menambahkana kata
setiap individu, karena menurut saya cita-cita / keinginan yang ingin dicapai
tiap individu itu berbeda-beda. Mugkin ada yang sama tetapi tidak sepenuhnya
sama. Contohnya saya dari waktu ke waktu cita-cita saya berubah-ubah Polisi,
PNS, Guru dan lain lain. Akan tetapi ketika saya memutuskan untuk kuliah di ITS
jursan Teknik Informatika saya sudah membulatkan tekat ingin menjadi seorang
programmer, lebih spesifiknya programmer aplikasi android. Saya juga
berkeinginan bekerja di Google salah
satu perusahaa terbesar di dunia.
Alasan mengapa ingin menjadi programmer aplikasi
android…
Saya
ingin menjadi android app developer karena saya menggunakan smartphone berbasis
android, dan saya sangat menikmati fitur-fitur yang diberikan disuatu aplikasi.
Tak jarang saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menelusuri fitur-fitur yang
disajikan dalam sebuah aplikasi / Os android.
Kelebihan dan kekurangan…
Saya
sering mengoprek suatu aplikasi lewat aplikasi android lain yaitu apk editor. Lewat
aplikasi ini saya dapat belajar arti kodingan suatu apk. Saya juga sering
me-root hp saya sendiri agar bisa mendapatkan akses penuh terhadap smartphone
android saya. Memang terkadang saya sering merusak sebuah aplikasi / Os android
tapi hal itu bisa diatasi dengan mem-flash ulang smartphone saya. Saya selalu
ingin tahu jika itu berhubungan dengan android sehingga saya selalu menikmati
tiap waktu yang saya lewatkan untuk mengoprek sebuah app android. Kekurangan saya
sendiri masih cukup banyak, saya belum bisa membuat aplikasi android sendiri
yang full buatan saya, saya juga belum terlalu paham karakteristik tiap vendor
app android, dan saya belum paham semua bahasa yang diperlukan untuk membuat
sebuah aplikasi android.
Kesempatan…
Kesempatan
saya semakin terbuka lebar ketika saya diterima di perguruan negri Institut,
dengan jurusan Teknik Informatika. Disini saya dapat memerluas wawasan
pemrograman lewat mata kuliah jurusan. Dengan belajar di Teknik Informatika
wawasan bahasa coding saya semakin luas dan saya bisa berkompetisi dengan
teman-teman lain yang sudah lebih mumpuni di dunia pemrograman.
Hambatan…
Hambatan
yang datang dari faktor luar cukup banyak, seperti masih banyaknya tugas mata
kuliah wajib yang tidak berhubungan dengan dunia Informatika, kurangnya spek
laptop saya untuk menjalankan sebuah aplikasi penunjang apk android. Kurangnya informasi
yang saya dapatkan mengenai pemrogaraman java dll.
Strategi…
Saya bisa belajar
membuat aplikasi android disela-sela waktu kuliah saya. Saya berusaha mengikuti
kompetisi dibidang pemrograman java dll. Berkerjasama dengan teman yang sudah
pintar membuat aplikasi android, dan berusaha agar setiap waktu yang saya lalui
berjala se-efisien mungkin.
Alternatif lain…
Sebenarnya
bekerja dengan membuat app android merupakan prioritas cita-cita saya. Akan tetapi
jika waktu saya tertunda untuk medirikan app saya sendiri maka saya akan
bekerja di sebuah perusahaan app lain agar saat saya bekerja sembari saya
memperdalam ilmu pemrograman aplikasi android. Saya juga berencana menjadi freelancer
programmer untuk mengisi waktu luang di sela-sela proyek-proyek saya.
Pada kesempatan kali ini saya akan
bercerita tentang cita-cita. Cita-cita tentunya dimiliki oleh semua orang. Dan
cita-cita tiap orang berbeda-beda. Pasti banyak diantara remaja bingung akan
apa cita-cita mereka. Hal ini tentu saja bukan merupakan hal yang baik dalam
hidup mereka.
Sama halnya dengan para remaja
tersebut. Cita-cita saya berubah-ubah dari saya kecil hingga sekarang. Banyak hal
yang memperngaruhi tersebut salah satunya adalah jurusan yang saya tekuni di
kuliah saya saat ini yakni INFORMATIKA. Pada waktu kecil cita-cita saya adalah
menjadi seorang polisi. Namun seiring berjalannya waktu, rasa ingin menjadi
seorang polisi mulai hilang. Dan sekarang ini cita-cita saya adalah menjadi
seorang Data Analyst.
Data Analyst adalah seseorang yang
bertugas mengumpulkan dan mengolah data untuk digunakan sebagai pertimbangan
dalam menentukan suatu kebijakan dalam organisasi. Data Analyst selalu saja
berhubungan dengan yang namanya Big Data. Memang pekerjaan ini identik dengan statistika,
namun pada perkembangannya malah orang dengan latar belakang jurusan
Informatika lah yang bekerja disini. Hal ini dikarenakan dibutuhkan penguasaan
beberapa skill programming yang dapat menunjang dalam pekerjaan ini salah
satunya dalam hal Data Mining.
Alasan
Utama :
Data Analyst bisa dikatakan menjadi
profesi yang masih baru di Indonesia. Hanya sedikit sekali orang yang menjadi
data analyst pada saat ini. Namun permintaan akan seorang data analyst pada
tahun ke tahun semakin meningkat dikarenakan dengan adanya perkembangan
teknologi yang mengakibatkan banyak data yang dapat digunakan.Harvard Business
Review mengatakan bahwa profesi data analyst ini merupakan “The sexiest job in
21th centuries”.
Kelebihan
Dalam menggapai cita-cita saya
mempunyai beberapa kelebihan antara lain suka bekerja dengan data, hal ini tentu
saja dapat menunjang seorang data analyst yang notabene bekerja dengan
data-data. Selain itu saya juga suka tantangan dan menyukai hal baru. Data analyst
masih baru di Indonesia karena itulah banyak sekali tantangan yang ditawarkan
untuk saya. Saya juga sering mengikuti beberapa perkembangan ekonomi. Seorang data
analyst pasti berhubungan dengan sector ekonomi, karena hal itulah mengikuti
suatu perkembangan ekonomi adalah hal yang penting.
Kekurangan
Seorang manusia pastilah tidak sempurna.
Disamping memiliki beberapa kelebihan pastilah memiliki kelemahan. Kelemahan saya
salah satunya adalah kadangkala merasa malas untuk belajar dan lebih memilih
untuk bermain game. Malas merupakan penyakit yang menyerang sebagian pelajar di
Indonesia. Selain itu saya juga kurang peka terhadap lingkungan sekitar, hal
ini membuat saya kadangkala ketinggalan suatu informasi yang sangat penting. Dalam
menjadi seorang data analyst dibutuhkan skill programming yang sangat baik. Namun
pada kenyataannya skill programming saya masih lemah.
Kesempatan
Banyak sekali kesempatan yang ada
bagi saya untuk menjadi seorang data analyst. Antara lain adalah adanya klub
data mining di jurusan Informatika. Klub ini tentunya sangat berguna dalam
belajar data mining yang sangat erat hubungannya dengan menjadi seorang data
analyst. Selain itu kita juga dapat bertukar informasi yang sangat berguna bagi
kita untuk menjadi seorang data analayst. Selain itu banyak sekali kompetisi data
mining yang dapat berguna dalam melatih skill dalam bidang data mining. Di jurusan
Informatika juga ada mata kuliah data mining. Hal ini tentu saja akan saya
ambil dalam semester yang akan datang.
Hambatan
Hambatan yang saya alami untuk
menjadi seorang data analyst adalah yang pertama sedikitnya waktu belajar
karena banyak sekali tugas. Tugas merupakan hal yang lumrah bagi mahasiswa. Sebetulnya
dalam hal ini diperlukan manajemen waktu yang tepat untuk mengatasi hal ini. Selanjutnya
adalah banyak sekali persaingan menjadi seorang data analyst. Pastilah diluar
sana banyak sekali yang menjadi data analyst. Hal ini akan menimbulkan suatu
kompetisi untuk menjadi data analyst yang handal dan kompeten.
Strategi
Strategi saya dalam menggapai
cita-cita saya yang pertama adalah belajar dengan giat dan banyak berlatih. Usaha
merupakan hal yang tidak akan membohongi hasil yang kita capai. Yang kedua
adalah mengambil mata kuliah terkait. Selain itu saya harus mendapatkan nilai
yang terbaik pada mata kuliah yang terkait tersebut. Dan saya juga tidak lupa
untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena sekeras apapun usaha
jika tidak didampingi oleh doa maka hal itu akan percuma.
Alternatif
lain
Jika saja saya tidak menjadi seorang
data analyst maka saya akan menjadi seorang Dosen. Dosen adalah pekerjaan yang
sangat muliah. Banyak sekali pengaruh yang ditimbulkan untuk para mahasiswanya.
Selain itu dosen juga merupakan salah satu pilar penting bagi Indonesia untuk
menggapai tujuannya mencerdaskan kehidupan bangsa. Ilmu yang diberikan kepada
mahasiswanya pastilah akan mereka gunakan karena itu bisa dikatakan dosen
adalah orang yang sangat bermanfaat bagi orang lain
Saya darfi sultoni, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang cita-cita saya. Baiklah, saya akan memulai dari apa itu cita-cita, setelah saya mencari definisi cita-cita di internet, saya menemukan bahwa definisi cita-cita adalah tujuan yang sempurna (menurut wiktionary). Dari definisi yang sudah ada, saya akan mencoba untuk menguraikan tentang cita-cita saya.
Cita-cita saya adalah masuk surga. classic sih, semua orang yang percaya dengan adanya tuhan YME juga memiliki cita-cita ini. karena cita-cita yang dimaksud adalah cita-cita profesi di bidang IT, jadi cita-cita profesi saya tentu adalah profesi yang dapat menghantarkan saya ke cita-cita saya yang sebenarnya. betul, masuk surga. Oleh karena itu saya dapat menentukan cita-cita profesi saya, yakni sebagai pengusaha di bidang IT, atau mungkin lebih tepatnya memiliki startup.
kenapa? sudah jelas, karena bisa mendukung cita-cita yang sebenarnya. Dengan memiliki profesi sebagai pengusaha, saya masih memiliki kesempatan untuk beramal baik. Kenapa tidak profesi yang lain? memang banyak profesi yang bisa menghantarkan seseorang ke surga, alasan saya memilih profesi ini, karena duit. Selain ingin sukses di akhirat, saya juga ingin sukses di dunia, menurut saya tolak ukur yang paling jelas untuk kesuksesan seseorang di dunia adalah kekayaannya, dan yang paling kaya adalah seorang boss.
Dan pengusaha adalah boss.
1. Kelebihan saya untuk mencapai cita-cita saya
saya suka pekerjaan yang efisien
saya suka bertransaksi
2. Kekurangan saya untuk mencapai cita-cita saya
saya terkadang kalah dengan rasa malas
saya juga terkadang kalah dengan kegembiraan bermain game
3. Kesempatan saya untuk mencapai cita-cita saya
setiap orang berkesempatan untuk menjadi pengusaha
saya punya keinginan
4. Hambatan saya untuk mencapai cita-cita saya
sejauh ini hambatan saya adalah kekurangan saya sendiri
5. Strategi saya untuk mencapai cita-cita saya
saya akan terus belajar untuk mencapai cita-cita saya
6. Alternatif jika cita-cita saya tidak tercapai
apa saja, asal halal, karena cita-cita saya sebenarnya adalah masuk surga.
karena saya berorientasi pada penghasilan. tentu saya akan mengurutkan alternatifnya dari penghasilannya
berikut adalah video penjelasan tentang cita-cita saya
Kalau ditanya tentang cita-cita,
saya memang susah menjawabnya, mengapa ?, karena sejak SD sampai sekarang
cita-cita saya berubah ubah seiring berjalannya waktu.
Dimulai dari SD cita-cita saya
menjadi pilot , alasan karena ingin bisa terbang melebihi siapapun XD, dan
dimulai dari SMP cita cita saya berubah karena banyak berita tentang kecelakaan
pesawat dan saya menjadi takut untuk menjadi pilot dan cita cita saya berubah
menjadi dokter, alasannya karena SMP saya suka biologi dan matematika, namun setelah
memasuki bangku SMA cita-cita saya berubah lagi karena saya tahu biologi tidak
segampang yang saya pikirkan, lebih susah dibandingkan SMP dan cita-cita saya
berubah menjadi guru matematika haha, karena hanya pelajaran matematika yang
saya sukai, dan saya sering membantu teman saya untuk belajar matematika.
Hingga sekarang saya diterima di
Informatika ITS, dan hal baru pun saya dapatkan seperti mengoding, walaupun
dari sma saya sudah mengenal bahasa pemrograman dam saya hanya membaca teori
saja belum pernah mengoding, cita-cita saya pun berubah lagi menjadi security
specialist, mengapa ??, karena sebenarnya dari SMA saya juga sudah mengenal hal
hal yang berbau hacking seperti phising, deface, dll walaupun saya belum
mencobanya dan saya hanya bisa inspect element XD
Lalu kelebihan saya yaitu, saya
orangnya sabar dan jarang marah, entah kenapa bisa gitu XD dan itupun membuat
saya bisa berpikir tenang jika ada masalah, dan keingin tahuan saya sangat
tinggi dan itulah mengapa saya sangat tertarik dunia jaringan.
Dan setiap kelebihan pasti ada
kelemahan dan kelemahan saya adalah malas, entah kenapa penyakit malas ini
selalu ada di dalam diri saya seperti malas kemana mana, tapi jangan sampai
kemalasan ini membuat saya menjadi penghambat dalam mencapai cita cita saya,
lalu saya juga orangnya kurang percaya diri, saya selalu minder dalam melakukan
apapun, sehingga itu sangat mengganggu saya.
Lalu kesempatan saya dan sebenarnya
kesempatan itu sangat banyak sekali untuk mencapai cita cita, seperti adanya
club TCyber, dan di jurusan Informatika ini banyak sekali yang dipelajari,
sehingga kesempatan itu pun sebenarnya banyak, dan lomba lomba seperti GEMASTIK
dan banyak lagi.
Dan hambatan saya yaitu waktu, dan
waktu akan terus berjalan sehingga saya harus menggunakan waktu sebaik mungkin,
lalu tugas, tugas pasti selalu ada selama perkuliahan ini, itupun menjadi
hambatan saya untuk menggapai cita-cita saya.
Setelah itu strategi saya dalam
mencapai cita cita itu adalah yang pertama selesaikan pekerjaan kuliah terlebih
dahulu, lalu belajar matkul yang berhubungan dengan jaringan, sering ikut club
TCyber, banyak banyak berlatih dengan orang orang yang saya anggap sudah sangat
ahli dalam hal jaringan, banyak ikut lomba yang berhubungan tentang jaringan.
Dan setiap cita cita itu pasti ada
kemungkinan tidak tercapai dan bila saya tidak bisa mencapainya, saya akan
menjadi dosen dibidang IT, paling rendah guru computer di SMA, karena saya akan
berbagi ilmu yang saya punya ke semua orang :)).
Sekian dari artikel saya, semoga
bisa menginspirasi bagi pembaca, jangan lupa tonton videonya :))