Wednesday, December 13, 2017

ABC : Aku Bersama Cita-Citaku


Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi cerita tentang cita-cita saya setelah lulus dari Departemen Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tetapi sebelum saya memberikan ulasan secara lebih detail, alangkah baiknya simak dahulu video bertajuk “ABC : Aku Bersama Cita-Citaku”.


Bagaimana ? Sudah melihat belum?


Sudahkah?


Kalau belum, coba lihat J.


Berdasarkan pada video yang diunggah, saya memiliki impian menjadi seorang software engineer bidang pengembangan aplikasi. Seperti yang kita ketahui, software engineer bidang aplikasi atau application engineer merupakan salah satu pekerjaan yang berkonsentrasi dalam mendesain, menguji, dan  mengembangkan suatu aplikasi atau program agar berjalan secara efektif, efisien dan mudah dipakai oleh pengguna dalam kehidupan sehari-hari.

Alasan saya memilih pekerjaan sebagai software engineer sebagai cita-cita saya karena ketertarikan diri tehadap dunia programming dan proses pemilihan algoritma dalam sederhana untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang kompleks. Selain itu, bekerja sebagai seorang software engineer  tentunya menjadi kebanggaan tersendiri sebab orang yang ahli dalam bidang tersebut tergolong masih sedikit sedangkan mayoritas perusahaan sangat  membutuhkannya. Tentu dengan keadaan yang saling berbanding terbalik, gaji yang ditawarkan suatu perusahaan juga tinggi, sehingga menjadi software engineer merupakan pekerjaan yang menjanjikan dan menguntungkan.

Kelebihan yang saya miliki untuk menunjang proses pencapaian impian saya adalah senang mencoba hal yang baru. Kedua, pantang menyerah dan optimis. Walaupun saya sering mengalami kegagalan dan merasa down jika hal tersebut terjadi, tetapi saya selalu berpikir bahwa pasti ada hikmah dibalik kejadian tersebut. Ketiga, senang dengan hal yang mendetail dan berpikir jangka panjang. Bagi saya, suatu hasil pekerjaan yang baik dilihat dari kelengkapan dari aspek-aspek yang dibahas. Penyebabnya karena kedetailan suatu informasi akan membantu seseorang untuk mendapatkan suatu hasil dengan akurasi tertinggi.  Keempat, memiliki perhatian yang lebih dalam persoalan matematis dan pola. Hal ini disebabkan oleh ketertarikan saya mengenai angka dan pola. Dan terakhir, saya adalah orang yang ambisius sehingga saya akan berusaha semaksimal mungkin agar tujuan saya bisa tercapai.

Sedangkan kekurangan yang terdapat dalam diri adalah masih bersifat individual dan berdampak kurang baik jika bekerja dalam tim (kecuali jika saya sudah mengenal jauh tentang rekan/kolega saya). Kedua, kemampuan softskill terutama public speaking masih kurang sehingga dalam menyampaikan ide atau pendapat terkesan rancu atau bahkan hanya menyimpannya dalam pikiran saya sendiri. Ketiga, saya masih menjadi orang yang pasif dikarenakan kemampuan berbicara di depan umum masih perlu evaluasi dan sifat saya yang pendiam. Keempat, saya orang yang perfeksionis dalam mengerjakan sesuatu sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Hal ini bertujuan agar hasil yang saya dapatkan bisa semaksimal mungkin.

Hambatan dalam meraih impian saya adalah pengetahuan saya tentang pemrograman masih perlu ditingkatkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu untuk mempelajari dan berlatih. Selain itu, interview atau syarat yang harus dipenuhi cukup sulit dan banyak.

Tetapi kesempatan yang dimiliki untuk mendapatkan pekerjaan tersebut cukup besar. Hal ini dikarenakan saya mengambil program sarjana Informatika yang tentunya berpeluang lebih besar daripada program studi lain maupun orang yang belajar otodidak. Kedua, banyak perusahaan yang membuka lapangan pekerjaan software engineer baik untuh fresh graduate atau yang tidak.

Strategi yang saya terapkan agar impian pekerjaan saya tercapai yaitu:
1.     Berlatih dan belajar mengoding dengan berbagai macam bahasa
Walaupun seorang software engineer tidak berfokus pada programming secara eksklusif, tetapi mengenal berbagai bahasa dan memiliki pengetahuan mendalam bagaimana fungsi bahasa tersebut dapat digunakan juga sangat penting. Bahasa yang mungkin dapat dipelajari yaitu C++,C,Java Script, Python, dan yang lain sebagainya.
2.      Meningkatkan skills matematika terutama matematika diskrit
Hal ini disebabkan oleh sebagian permasalahan membutuhkan algoritma matematika agar software yang dibuat dapat berfungsi dengan baik. 
3.     Mencoba membuat software sendiri dengan rancangan yang akurat
4.     Mencari internship dengan perusahaan besar
5.     Mengikuti perlombaan baik bertaraf nasional maupun internasional yang berkaitan dengan perancangan software, baik itu terkait dengan membuat software atau research dalam bidang software
6.     Mengikuti diskusi umum baik yang ada di perguruan tinggi ataupun online agar kemampuan semakin terasah dan pengetahuan semakin luas
7.     Mengambil rumpun mata kuliah dan tugas akhir mengenai pengembangan software
8.     Mengambil beberapa strategi yang dimiliki oleh orang yang sukses berkarier di bidang IT terutama di bidang software engineering

Alternasi lain jika saya tidak dapat menggapai impian saya adalah beralih ke bidang research and technology atau menjadi seorang dosen. Alasan saya memilih alternasi tersebut sebab saya juga menyukai hal yang teoritis dan tentunya bisa membantu orang lain.


Mungkin itu ulasan yang dapat saya sampaikan mengenai cita-cita saya. Semoga ke depannya saya bisa memperbaiki diri agar dapat meraih impian saya menjadi seorang software engineer di bidang pengembangan aplikasi. Begitu juga dengan pembaca yang memiliki cita-cita, semoga impian juga tercapai. Dibawah ini saya sematkan video saya. Barangkali, pembaca ingin melihatnya lagi J. Dan terima kasih.



Nama : Bella Septina Ika Hartanti
NRP : 05111740000117
Kelas : STI C




Menjadi seorang system analyst

Pada artikel kali ini saya akan menceritakan cita - cita saya dalam bidang teknik informatika. Cita - cita saya pada bidang ini yaitu ingin  menjadi system analyst.

Alasan
Alasan utama saya ingin menjadi system analyst karena setelah saya membaca beberapa deskiripsi pekerjaan dari lulusan Teknik informatika di internet, saya merasa pekerjaan ini akan cocok dengan saya.

Kelebihan
Saya sangat disiplin dalam waktu dan saya paling benci orang-orang yang menyepelehkan waktu, dan saya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Kekurangan
Terkadang saya malas untuk melakukan sesuatu yang saya anggap kurang penting/dikerjakan secara terpaksa, dan skill saya yang masih kurang untuk saat ini.

Kesempatan
Pengalaman akan bertambah ketika magang.

Hambatan
Tugas mata kuliah lain yang tak kenal ampun.

Strategi
Strategi saya agar dapat menjadi system analyst belajar yang giat, menambah relasi, mengatasi rasa malas, dan mempelajari b.inggris agar komunikasi dengan klien berjalan dengan lancar.

Alternatif Lain
Alternatif lain jika tidak menjadi system analyst ialah menjadi seorang wirausahawan.






AHMAD FIRDAUS

05111740000147

berpikir revolusioner sebagai basis pertumbuhan



Cita2 merupakan suatu hal yang penting dalam mencapai tujuan akhir dari proses pembelajaran untuk dapat memberi arah kemana harus melakukan pembelajaran dari berkuliah maupun melakukan program studi lainnya.

dengan adanya hal tersebut diperlukan untuk seseorang untuk memiliki sebuah cita2.
misalnya saja saya memiliki cita2 sebagai sekuritas jaringan atau bisa juga sebagai researcher di bidang IT yaitu untuk computer learning dibidang AI yang sekarang sedang berkembang dengan pesatnya. Alasan utamanya karena kedua bidang tersebut dibutuhkan suatu pemikiran yang unik khusus dan revolusioner dalam pembuatannya selain itu juga memberi rasa keingintahuan yang lebih karena computer learning merupakan hal yang dibaru dimana sebuah komputer mempelajari bagaimana sebuah sequence yang biasa manusia lakukan dalam melakukan hal tersebut agar komputer dapat mengimitasi dalam penyelesaian dari problem tersebut.

Jelas sebuah cita2 juga harus memiliki sebuah alasan dalam pemilihannya. untuk saya sendiri karena saya memiliki sebuah kemampuan yaitu saya memiliki ketertarikan dalam hal tersebut selain itu saya juga memiliki gaya pikir yang unik dalam penyelesaian segala masalah yang pernah saya alami sendiri.

namun saya masih harus belajar banyak dalam hal AI(computer learning) maupun jaringan itu sendiri karena kedua hal tersebut bukanlah hal yang sempit melainkan sebuah hal yang sangat besar dan berkembang setiap detiknya karena ilmu bukanlah ssesuatu yang stagnan dan akan terus bertumbuh sesuai dengan rotasi waktu.

walapun demikian saya tetap saja memiliki banyak waktu yang dapat saya luangkan dalam belajar dalam proyek tersebut mencoba membuat computer learning kecil atau sistem cerdas yang kecil ataupun dapat juga mempelajari struktur struktur jaringan yang mudah terserang maupun mempelajari hal yang berkenaan dengan kedua cita2 itu.

dalam mencapai hal tersebut bukanlah hal yang mudah karena riset-riset yang dilakukan pasti tidak akan disebarluaskan jadi dibutuhkan pembelajaran yang lebih dalam computer learning dan juga dibutuhkan pencarian dan latihan dalam pembelajaran dari suatu jaringan dalam(fortifying maupun penetration test suatu website).

cara yang paling utama dalam mempelajari kedua hal ini yaitu dengan cara banyak belajar dan banyak berlatih dalam menyelesaikan kedua permasalahan ini.

Jika kedua hal ini dapat tercapai ya OK kalu tidak pasti salah satu diusahakan dapat tercapai.

Nama: David Laksmana
NRP  : 05111740000045

SEORANG YANG BERGUNA BAGI BANGSA DAN NEGARA

Hai, semua. Perkenalkan namaku Ahmad Syauqi, semasa kecil sampai SMA biasa dipanggil Kiki, tapi nama itu terdegradasi karena seseorang yang memiliki nama yang sama di perkuliahan, sekarang orang biasanya memanggilku Syauqi. Aku numpang lahir di Kupang, karena 1 minggu setelah lahir, aku pindah ke Bima, NTB, tanah kelahiran orang tua ku. Saat aku menulis ini, aku berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember di departemen Informatika pada semester 1. Pada kesempatan kali ini, aku akan bercerita mengenai cita-cita ku.
Saat TK aku berkeinginan menjadi seorang pilot. Kenapa? Keren aja bisa terbang. Ya maklum, dulu penggunaan pesawat sangat jarang, jadi aku jarang terbang. Cita-cita ini aku pertahankan sampai kelas 4 Sekolah Dasar. Keinginan ku untuk menjadi seorang pilot sirna saat pertama kali aku naik pesawat. Aku merasa telingaku sangat sakit saat di pesawat, membuatku tidak ingin menjadi pilot lagi.
Setelah itu aku bercita-cita menjadi seorang dokter. Kenapa? Jadi semua bermula saat guru menyuruh untuk menuliskan cita-cita. Aku bingung apa cita-citaku. Aku liat kanan dan kiri, melihat isian teman-temanku. Kebanyakan dari mereka menulis dokter. Ya sudah, aku ikut-ikutan saja untuk menjadi dokter. Cita-cita ini ku pertahankan sampai dengan SMP kelas 1, saat pelajaran biologi menyerang.
Lalu saat SMP kelas 1, aku berkenginan menjadi seorang PNS. Kenapa? Karena aku melihat banyak PNS di kota ku yang jarang masuk kantor, kalau pun masuk kantor, ya cuma nongkrong di kantin sambal minum kopi. Aku merasa excited banget liatnya, kerja gak seberapa, gajinya lumayan, dapat gaji pensiun pula, kurang enak apa? Cita-cita ini ku pertahankan sampai aku mengenal STAN saat kelas 3 SMP.
Aku mengetahui STAN dari orang tua ku. Katanya punya kenalan yang anaknya lulusan STAN, kerja di kantor pajak. Diiming-imingi sekolah cepat dengan gaji yang besar, membuat semangat ku membara untuk masuk STAN. Namun, cita-cita ini hilang saat kelas 2 SMA. Kenapa? Kebanyakan yang pengen masuk STAN. Bukan karena takut untuk bersaing, tapi, ah sudah mainstream. Pengen beda dari yang lain.
Saat kelas 2 SMA, tepatnya pada saat semester 2. Aku bersiap-siap belajar untuk menghadapi Ujian Nasional. Kok cepet banget belajarnya? Karena masa-masa SMA ku dihabiskan untuk bermain game, sehingga pelajaran yang nyangkut hampir gak ada. Pada saat itu, aku dikenalkan Zenius.net oleh salah seorang temanku. Karena aku merasa belajar lewat buku bikin ngantuk, ya sudah aku belajar dengan menonton video-video disitu.
Saat aku menontonnya, aku merasa takjub. Cara ngajarnya bener-bener gila, sangat mudah untuk di pahami. Karena aku merasa kepo, aku pun mencari tahu siapa yang menjadi tutornya. Lalu aku menemukan namanya adalah Sabda, seorang lulusan Teknik Informatika yang juga menjadi founder Zenius.net itu sendiri. Tujuan dia membuat Zenius.net itu sendiri karena dia ingin memajukan pendidikan yang ada di Indonesia. Dia dapat menggunakan ilmu yang didapatnya dari Informatika untuk kebaikan banyak orang. Dari situ aku terinspirasi untuk menjadi seorang Founder dari sebuah Start Up yang bergerak pada bidang Pendidikan.

KELEBIHAN SAYA
Kelebihan saya adalah saya sering mengajari teman-teman saya tentang materi-materi pelajaran semasa SMA. Itu bisa menjadi bekal saya tentang bagaimana mengajari secara efisien, yang nantinya akan menjadi penompang untuk start up yang akan saya buat nantinya. Lalu saya juga orang yang sangat terbuka untuk saran, yang nantinya dapat mengembangkan start up saya lebih baik lagi.
KEKURANGAN SAYA
Kekurangan saya adalah saya suka tidak fokus akan suatu persoalan. Misal saya berkeinginan untuk membuat sesuatu, bisa jadi saat saya sedang ingin membuat suatu aplikasi, maka saya bisa mengalihkan perhatian saya di tengah-tengah pekerjaan untuk melakukan kegiatan lain seperti bermain game, membersihkan kamar, dan pekerjaan-pekerjaan lain yang sebenarnya masih bisa untuk ditunda.
KESEMPATAN
Banyak sekali kesempatan untuk saya saat masuk di ITS dan departemen Informatika. Di ITS terdapat UKM Technopreneurship Development Center yang bisa mendorong saya untuk membuat sebuah start up. Lalu di departemen Informatika ini, banyak sekali mata kuliah dan laboratorium yang bisa membantu saya untuk mencapai tujuan.
HAMBATAN
Hambatan saat ini adalah karena banyaknya tugas yang diberikan, sehingga dapat mengurangi waktu saya untuk mempelajari dan mengerjakan faktor-faktor yang bisa mendorong cita-cita saya untuk terwujud.
STRATEGI
Untuk strateginya, tentu saja saya menjadi anggota UKM TDC. Mengambil mata kuliah yang berhubungan dengan tujuan saya untuk membuat start up. Belajar cara mengajar yang baik. Dan mencari partner-partner yang bisa membantu mewujudkan keinginan saya.
ALTERNATIF LAIN
Jika saya tidak dapat menjadi seorang Founder Start Up yang bergerak di bidang Pendidikan, saya berkeinginan untuk menjadi seorang software engineer. Saya ingin membuat software-software pintar yang nantinya bisa dapat membantu kehidupan banyak orang.




Nama: Ahmad Syauqi
NRP: 05111740000093

SOFTWARE ENGINEERING IS MY FUTURE

        Cita-cita saya setelah lulus kuliah nanti adalah menjadi seorang wirausaha khususnya sebagai software engineering karena menurut saya pekerjaan ini yang paling mendominasi di dunia IT. Di zaman seperti sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang terkena PHK sehingga mereka terpaksa menjadi pengangguran, padahal mereka harus memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Banyak sekali orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan tetapi mereka tidak memiliki modal untuk mendirikan usaha.

   Oleh karena itu saya ingin manjadi seorang wirausaha karena saya ingin membuka lapangan pekerjaan sendiri dan dapat membantu orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan sehingga mereka memiliki penghasilan dan dapat mencukupi kebutuhan hidup mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. meskipun begitu ada faktor-faktor lain yang membuat saya ingin terjun ke dunia software engineering yaitu :

      1. Alasan Utama

Sebenarnya faktor utama saya memilih pekerjaan ini karena tergiur dengan kekayaan yang di dapat ketika sukses. seperti tokoh-tokoh yang ada dalam vidio saya :D.

      2. Kelebihan
  • menyukai hal yang berbau tantangan.
  • mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.
  • tidak mudah menyerah.
     3. Kekurangan
  • masih kurang bisa mengatur waktu untuk hal-hal yang berguna.
  • kurangnya pengetahuan tentang seluk beluk tentang software.
      4.  Kesempatan 

karena saya sekarang berkuliah di ITS khususnya di jurusan Teknik Informatika sehingga mempunyai peluang besar untuk memahami tentang software dan bagaimana cara pengembangannya. dan memiliki 
      
      5. Hambatan 

dunia IT berkembang secara pesat sehingga terjadi persaingan yang sangat ketat, terutama dalam menyediakan suatu software yang berguna bagi masyarakat dan sesuai permintaannya.  

           6. Strategi
  • Magang di suatu perusahaan yang cukup ternama agar bisa menambah pengalaman terutama dalam bagaimana cara membuat ide inovatif agar dapat bersaing di era global. 
  • Ketika ada waktu luang mulai belajar tentang software secara autodidak maupun bertanya ke  orang yang lebih tau.
  • mengikuti Lab yang berhubungan dengan software dan cara  pengembangannya di Teknik Informatika ITS .      
Itulah semua alasan yang menyebabkan saya ingin terjun ke dunia software. tetapi namanya kehidupan tidak ada yang bisa menebak. bisa saja saya akan gagal atau melenceng jauh dari yang kita harapakan. oleh karena itu, saya memiliki cita-cita alternatif yaitu menjadi Database Administrator mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki database.



Cita-cita 2017
Hafidz Firman Asqalany
05111740000195

Cita-cita : bukan hanya khayalan semata tetapi target kedepan

Makna cita-cita…

Apa itu cita-cita? sayapun tidak tau bagaimana cara menjelaskan kata "Cita-cita" melalui sebuah kata-kata. Saya berinisiatif mencari  makna kata cita-cita memalui KBBI Online,“Keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran” itu jawaban yang saya temukan di KBBI Online. Tidak puas dengan jawaban KBBI Online sayapun mencari arti cita-cita lewat Wikipedia, dan jawaban yang muncul sangat mencengangkan yaitu "Salahsatu aktris dan penyanyi indonesia". Itu mah cita-cita-ta wkwkwkw dasar mbah google. Setelah saya telusuri lebih lanjut, saya mendapatkan arti cita-cita versi yang lain yaitu "tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan". Akhirnya saya berkesimpulan arti kata cita-cita menurut saya adalah sebuah tujuan yang sempurna yang ingin dilaksanakan setiap individu. 

Apa cita-cita saya?...

Saya menambahkana kata setiap individu, karena menurut saya cita-cita / keinginan yang ingin dicapai tiap individu itu berbeda-beda. Mugkin ada yang sama tetapi tidak sepenuhnya sama. Contohnya saya dari waktu ke waktu cita-cita saya berubah-ubah Polisi, PNS, Guru dan lain lain. Akan tetapi ketika saya memutuskan untuk kuliah di ITS jursan Teknik Informatika saya sudah membulatkan tekat ingin menjadi seorang programmer, lebih spesifiknya programmer aplikasi android. Saya juga berkeinginan bekerja di Google  salah satu perusahaa terbesar di dunia.
Alasan mengapa ingin menjadi programmer aplikasi android…
            Saya ingin menjadi android app developer karena saya menggunakan smartphone berbasis android, dan saya sangat menikmati fitur-fitur yang diberikan disuatu aplikasi. Tak jarang saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menelusuri fitur-fitur yang disajikan dalam sebuah aplikasi / Os android.

Kelebihan dan kekurangan…

            Saya sering mengoprek suatu aplikasi lewat aplikasi android lain yaitu apk editor. Lewat aplikasi ini saya dapat belajar arti kodingan suatu apk. Saya juga sering me-root hp saya sendiri agar bisa mendapatkan akses penuh terhadap smartphone android saya. Memang terkadang saya sering merusak sebuah aplikasi / Os android tapi hal itu bisa diatasi dengan mem-flash ulang smartphone saya. Saya selalu ingin tahu jika itu berhubungan dengan android sehingga saya selalu menikmati tiap waktu yang saya lewatkan untuk mengoprek sebuah app android. Kekurangan saya sendiri masih cukup banyak, saya belum bisa membuat aplikasi android sendiri yang full buatan saya, saya juga belum terlalu paham karakteristik tiap vendor app android, dan saya belum paham semua bahasa yang diperlukan untuk membuat sebuah aplikasi android.

Kesempatan…

            Kesempatan saya semakin terbuka lebar ketika saya diterima di perguruan negri Institut, dengan jurusan Teknik Informatika. Disini saya dapat memerluas wawasan pemrograman lewat mata kuliah jurusan. Dengan belajar di Teknik Informatika wawasan bahasa coding saya semakin luas dan saya bisa berkompetisi dengan teman-teman lain yang sudah lebih mumpuni di dunia pemrograman.

Hambatan…

            Hambatan yang datang dari faktor luar cukup banyak, seperti masih banyaknya tugas mata kuliah wajib yang tidak berhubungan dengan dunia Informatika, kurangnya spek laptop saya untuk menjalankan sebuah aplikasi penunjang apk android. Kurangnya informasi yang saya dapatkan mengenai pemrogaraman java dll.

Strategi…

Saya bisa belajar membuat aplikasi android disela-sela waktu kuliah saya. Saya berusaha mengikuti kompetisi dibidang pemrograman java dll. Berkerjasama dengan teman yang sudah pintar membuat aplikasi android, dan berusaha agar setiap waktu yang saya lalui berjala se-efisien mungkin.

Alternatif lain…

            Sebenarnya bekerja dengan membuat app android merupakan prioritas cita-cita saya. Akan tetapi jika waktu saya tertunda untuk medirikan app saya sendiri maka saya akan bekerja di sebuah perusahaan app lain agar saat saya bekerja sembari saya memperdalam ilmu pemrograman aplikasi android. Saya juga berencana menjadi freelancer programmer untuk mengisi waktu luang di sela-sela proyek-proyek saya.


Muhammad Yusuf Mukharom
05111740000051