Showing posts with label 5115100169. Show all posts
Showing posts with label 5115100169. Show all posts

Thursday, December 10, 2015

Technopreneur



















Pada tugas STI kali ini saya akan menceritakan tentang cita cita saya dalam bidang IT, sebenarnya saya tidak begitu tertarik kepada lapangan pekerjaan yang disediakan oleh IT karena sudah terlalu mainstream dan tidak sesuai dengan pola hidup saya yang cenderung tidak bisa berlama-lama di depan monitor, maka dari itu saya lebih suka untuk mengimpelementasikan ilmu Teknologi Informasi kedalam sesuatu yang saya sukai. Di

masa depan, saya bercita cita untuk membuat sebuah usaha yang berbasis penyediaan jasa dan produk, konsep kasar saya adalah usaha yang saya buat adalah membuat sebuah kafe dimana di kafe tersebut, konsumen dapat membeli produk dan melakukan aktifitas plastic modelling. Yang saya akan implementasikan dalam usaha saya adalah, mengintensifikasikan penggunaan internet dan multimedia dalam menunjang berjalannya usaha, seperti dalam urusan periklanan, pembayaran, dan pemesanan, selain itu juga teknis. Karena plastic modelling adalah hobby yang cukup langka maka saya membutuhkan sebuah system yang global yang dapat memberikan wadah kepada seluruh produsen ataupun komunitas plastic modelling untuk memberikan supply produk dan bertukar informasi. Walaupun plastic modelling merupakan hobby yang sangat langka, tetapi banyak lomba yang diadakan pertahun oleh produsen-produsen plastic modelling seperti GBWC. Peran usaha saya yang lain adalah membuka kelas plastic modelling di tempat yang sama dengan pengajaran yang multimedia bahkan untuk pengajaran lain dapat dilakukan secara teleconference dengan pengajar dari komunitas di luar negeri.

Thursday, November 5, 2015

Transaksi Heroes Sweater

Pada tugas STI kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya saat melakukan transaksi online.

Pada saat itu adalah minggu terakhir pada bulan September dan saya memiliki kelebihan uang bulanan, sedangkan kebutuhan saya sudah diperhitungkan akan terpenuhi, dalam keadaan yang santai seperti itu saya memutuskan untuk sholat di masjid ITS, Manarul Ilmi sepulang dari Kuliah. Saat sedang beranjak melakukan wudhu, saya tertarik untuk membaca mading masjid, disana terdapat berbagai informasi, berita barang hilang, undangan UKM, event-event umum dan Iklan. Saya tertarik pada sebuah iklan yang membuka pemesanan untuk sweater ITS. 

Penampakan poster : 






Melihat iklan itu saya memutuskan untuk memesan satu sweater ITS berwarna biru, setelah sholat saya menghubungi CP yang tersedia, saya menghubungi CP melalui LINE. Karena system yang pemesanan berupa pre Order sehingga barang belum tersedia, pembuatan akan dilakukan apabila pemesanan sudah melewati kuota atau sudah melewati tanggal yang ditentukan, saat itu tanggal yang ditentukan untuk produksi adalah minggu pertama di bulan Oktober. Setelah melakukan konfirmasi pemesanan selanjutnya saya harus mentransfer uang dan mengirimkan bukti transfer kepada penjual. Pengiriman gambar bukti transfer saya lakukan via LINE juga. setelah itu penjual akan menkonfirmasi pemesanan saya, dan selanjutnya saya harus menunggu sampai produk selesai dibuat.

Sebulan telah berlalu, melalui akun line penjual, diinfokan bahwa barang telah selesai di buat dan siap dikirimkan, untuk penerimaan barang penjual menawarkan jasa pengiriman dengan JNE atau mengambil sendiri di depan BAAK. Saya memutuskan untuk mengambil di depan BAAK setelah pulang kuliah. Barangpun saya terima dan kualitas bahan sangat bagus dan tebal, produk sesuai dengan iklan yang diberikan. 

Bukti Chat LINE : 


 
Bukti Transfer dan Produk : 
















Bhakti Muhtadin Rizaldi 
5115100169

Friday, October 23, 2015

Video Call : To See is To Believe


Assalamualaikum, pada tugas mata kuliah system teknologi informasi kali ini saya akan menceritakan “Video Call”, sebelum itu saya ingin sedikit menceritakan pengalaman saya saat menggunakan teknologi informasi ini.

Pada tahun 2012, saya terpilih sebagai peserta pertukaran pelajar selama 2 minggu dengan Pioneer Secondary School Singapore, itu adalah waktu dimana saya harus berada jauh dengan orang tua, sebenarnya itu tidak masalah bagi saya, tetapi ibu yang khawatir meminta untuk selalu menghubungi beliau. Sehari sebelum keberangkatan saya memutuskan untuk menggunakan sebuah terobosan dalam berkomunikasi dengan orang tua yang biasa menggunakan sms, chat, dan telepon, yaitu dengan menggunakan video call, ini menjadi pilihan yang tepat karena ketika ibu saya merindukan saya, beliau dapat langsung bertatap muka dengan saya walaupun terpisah berkilo-kilo meter jauhnya. Saya sangat senang dapat berkomunikasi dengan ayah,ibu, kakak dan adik saya di rumah, di samping itu penggunaan video call dengan aplikasi Sky*pe adalah pilihan yang ekonomis karena foster parents saya disana menyediakan Wi-Fi, mereka merekomendasikan saya untuk membeli nomer Singapore tapi setelah saya perhitungkan penggunaan dalam 2 minggu tidak akan cukup dengan budget saya, dan tentu saja dengan menggunakan Wi-fi yang disediakan oleh foster parents saya, dana yang tadinya saya gunakan untuk komunikasi dapat saya alokasikan kepada kegunaan yang lebih bermanfaat seperti mendatangi museum science atau berputar-putar dengan bus mengelilingi kota singa.

Video call, adalah system komunikasi yang disediakan oleh banyak aplikasi sekarang, mulai dari yang desktop sampai mobile dapat menerapkan system video call. Menurut saya teknologi informasi : video call adalah teknologi yang sangat bermanfaat karena dapat memenuhi rindu seseorang secara nyata, memperlihatkan keadaan pemakai sehingga pemakai dapat bertemu secara tidak langsung dengan pemakai lainnya. “To See is To Believe”, sebuah frase yang saya anggap sangat tepat untuk menggambarkan apa yang ibu saya pikirkan saat itu, dengan melihat wajah putranya lewat monitor setidaknya ibu dapat merasa aman dan percaya bahwa putranya baik-baik saja. Selain itu komunikasi dengan video call membuat komunikasi menjadi semakin interaktif karena bukan hanya menggunakan suara tetapi juga dengan video. Saya dapat memperlihatkan berbagai macam hal kepada ibu saya dirumah dengan menggunakan video call, tidak terbatas penjelasan lewat suara ataupun tulisan.
Sekian cerita saya, semoga di masa yang akan dating saya dapat mengembangkan bentuk komunikasi yang lebih efektif dari Video Call sehingga dapat menghubungkan dua insan yang terpisah jauh.

Bhakti Muhtadin (5115100169)